Pique: Ini Sudah Titik Nadir, Harus Ada Perubahan di Barcelona!

Rully Fauzi
Pique: Ini Sudah Titik Nadir, Harus Ada Perubahan di Barcelona!
Ekspresi kekecewaan bek Barcelona, Gerard Pique setelah timnya kalah 2-8 dari Bayern Munich pada laga perempatfinal Liga Champions 2019/2020 di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, Sabtu (15/8/2020) dini hari WIB. [RAFAEL MARCHANTE / POOL / AFP]

Gerard Pique menyerukan perubahan setelah Barcelona dibabat habis Bayern Munich 2-8.

Suara.com - Bek tengah Barcelona, Gerard Pique menyerukan perubahan radikal dari atas ke bawah setelah timnya dihancurkan 2-8 oleh Bayern Munich.

Barcelona tersingkir di babak perempatfinal Liga Champions 2019/2020, setelah dibabat habis Bayern pada laga yang dihelat di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, Sabtu (15/8/2020) dini hari WIB.

Kekalahan memalukan dengan skor mencolok ini dianggap Pique menjadi malam tergelap dalam sejarah klub Katalunya tersebut.

"Kami merasa hancur, malu adalah kata yang cocok menggambarkan perasaan saya atas kekalahan ini. Kami tidak mampu untuk bersaing seperti ini karena ini bukan yang pertama, kedua atau ketiga kalinya hal ini terjadi," kata Pique yang terlihat berkaca-kaca usai laga, seperti dilansir Tribal Football.

"Ini sangat menyakitkan, tetapi saya harap ini memiliki tujuan tertentu. Ini sudah yang paling bawah, Anda bisa bilang ini sudah di titik nadir. Harus ada perubahan di Barcelona," sambung bek berusia 33 tahun itu. 

Pique sendiri bahkan mengaku siap untuk meninggalkan Barcelona jika itu bisa membuat klub yang dicintainya itu bisa berubah menjadi lebih baik.

Pique juga menyiratkan bahwa para petinggi Barcelona bersalah, termasuk Josep Maria Bartomeu sebagai presiden klub, atas kesulitan yang dihadapi timnya saat ini dan ingin adanya perubahan di posisi teratas klub tersebut.

"Kami semua perlu merefleksikan secara mendalam, Klub membutuhkan banyak perubahan. Saya tidak berbicara tentang pelatih, pemain - saya tidak ingin menunjuk siapa pun tetapi klub membutuhkan perubahan pada level struktural," ucap Pique.

"Bila darah baru perlu datang untuk klub menjadi lebih baik maka saya siap diganti, dan saya akan menjadi orang pertama yang pergi bila perlu. Ya, karena tampaknya kami telah mencapai titik terendah," celotehnya.

"Kami semua harus merenungkan tentang apa yang terbaik untuk klub dan untuk Barca," tandas eks pemain Manchester United itu.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS