9 Pelatih Peraih Treble Winners, Salah Satunya Sir Alex Ferguson

Arief Apriadi

Selasa, 10 November 2020 | 16:10 WIB
9 Pelatih Peraih Treble Winners, Salah Satunya Sir Alex Ferguson
Manajer legendaris Manchester United Sir Alex Ferguson memenangkan trofi Liga Premier Inggris [AFP]

Setelah meraih gelar juara Piala Eropa 1971 di bawah arahan manajer Rinus Michels, peneurnya, Stefan Kovacs membawa klub Belanda itu ke tingkat yang lebih tinggi.

Johan Cruyff dan kawan-kawan tak hanya sukses mempertahankan gelar Piala Eropa dengan mengalahkan Inter Milan, mereka juga sukses meraih treble winners.

Kemenangan Ajax di Rotterdam dipandang oleh banyak orang sebagai "total football", untuk memadamkan momok catenaccio milik klub-klub Italia.

Pasukan Kovacs nyaris tak terkalahkan dan hanya menderita satu kekalahan sepanjang musim 1971-1972 (3-2 melawan Go Ahead Eagles).

3. Guus Hiddink (PSV)

Guus Hiddink. [Shutterstock]
Guus Hiddink. [Shutterstock]

Musim: 1987/88
Kompetisi: Eredivisie, Piala KNVB, dan Piala Eropa

Pada periode 1980-an, Ajax dan Feyenoord adalah dua klub raksasa di sepakbola Belanda. Namun, pembelian pemain yang cerdas menghantarkan PSV Eindhoven merusak dominasi kedua tim.

Di bawah asuhan Guus Hiddink yang datang pada 1987, PSV berubah menjadi klub yang disegani seantero Eropa. Di musim perdananya, dia meraih gelar-gelar penting termasuk Eredivisie, Piala KNVB, dan Piala Eropa.

4. Sir Alex Ferguson (Manchester United)

baca juga
Mantan manajer Manchester United Alex Ferguson meyaksikan derby Manchester di Etihad Stadium. PAUL ELLIS / AFP
Mantan manajer Manchester United Alex Ferguson meyaksikan derby Manchester di Etihad Stadium. PAUL ELLIS / AFP

Musim: 1998/99

Kompetisi: Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions

Enam tahun pertama karir Alex Ferguson di Manchester United bukanlah hal indah. Pelatih asal Skotlandia ini bahkan hampir terdepak lantaran buruknya laju The Red Devils.

Namun Manchester United tetap percaya terhadap Ferguson, dan kepercayaan itu dibalas tuntas dengan raihan treble winner luar biasa yang terjadi pada musim 1998/1999.

Sebelum meraih treble winner, Ferguson telah sukses menaikan drajat Manchester United di kompetisi domestik, namun kesulitan di kancah Eropa.

Tapi, kesabaran Ferguson akhirnya berbuah manis saat Setan Merah menjungkalkan Bayern Munich di final Liga Champions 1999.

Itu adalah salah satu kemenangan paling dramatis dalam sepakbola di mana MU baru bisa mencetak dua gol di menit akhir hingga menang dengan skor tipis 2-1.

Gelar Liga Champions jadi penutup musim yang indah bagi Manchester United yang sebelumnya juga telah mengamankan gelar Liga Inggris dan Piala FA.

5. Pep Guardiola (Barcelona)

Ekspresi manajer Manchester City, Pep Guardiola pada laga Liga Champions 2020/2021 kontra Olympiacos di Etihad Stadium, Manchester, Rabu (4/11/2020) dini hari WIB. [Paul ELLIS / AFP]
Ekspresi manajer Manchester City, Pep Guardiola pada laga Liga Champions 2020/2021 kontra Olympiacos di Etihad Stadium, Manchester, Rabu (4/11/2020) dini hari WIB. [Paul ELLIS / AFP]

Musim: 2008/2009

Kompetisi: Liga Spanyol, Copa del Rey, Liga Champions

Setahun setelah menghancurkan Chelsea di Moskow lewat adu penalti, Manchester United gagal mempertahankan gelar Liga Champions. Mereka tunduk dari Barcelona asuhan Pep Guardiola.

Barcelona, yang memenangkan Liga Champions kedua tiga tahun sebelumnya, menghancurkan Manchester United di laga final dengan skor 3-1.

Prestasi Pep Guardiola terbilang luar biasa mengingat di satu tahun sebelumnya, dia hanyalah pelatih tim B Barcelona. Tak ada yang meramalkan lelaki Spanyol itu bisa meraih treble winner di musim penuh pertamanya.

6. Jose Mourinho (Inter Milan)

Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho. [Adam Davy / POOL / AFP]
Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho. [Adam Davy / POOL / AFP]

Musim: 2009/2010

Kompetisi: Liga Italia, Coppa Italia, Liga Champions

Setahun setelah Pep Guardiola mengejutkan dunia sepakbola, Jose Mourinho berhasil meraih prestasi treble winner bersama Inter Milan.

Mourinho sukses memberikan sentuhan klub juara ke dalam skuat Inter Milan yang sebelum kedatangannya telah puasa gelar di kompetisi Eropa selama 45 tahun.

7. Jupp Heynckes (Bayern Munich)

Pelatih kepala Bayern Munich, Jupp Heynckes (AFP/OZAN KOSE)
Pelatih kepala Bayern Munich, Jupp Heynckes (AFP/OZAN KOSE)

Musim: 2012/2013

Kompetisi: Bundesliga, DFB-Pokal, Liga Champions

Mourinho tidak mampu mengangkat trofi Si Kuping besar saat menukangi Real Madrid di musim 2012/2013, lantaran keberhasilan itu diraih Jupp Heynckes bersama klub raksasa Jerman, Bayren Munich

Kendati tak bertahan lama sebagai pelatih Bavaria, Jupp sukses menancapkan prestasi yang belum pernah diraih klub raksasa Jerman itu sebelumnya yakni treble winner.

8. Luis Enrique (Barcelona)

Pelatih Timnas Spanyol, Luis Enrique. [LLUIS GENE / AFP]
Pelatih Timnas Spanyol, Luis Enrique. [LLUIS GENE / AFP]

Musim: 2014/2015

Kompetisi: Liga Spanyol, Copa del Rey, Liga Champions

Sama seperti mantan rekan setimnya Guardiola, Luis Enrique merasakan kesuksesan yang belum pernah terjadi sebelumnya di musim pertamanya sebagai manajer Barcelona.

Mengingat komposisi skuad Barcelona yang sangat mumpuni pada saat itu, Luis Enrique jelas dalam tekanan apabila gagal membawa Barcelona meraih prestasi.

Untungnya, eks pelatih AS Roma itu sukses meracik taktik yang tepat bagi hingga Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar menjadi mimpi buruk bek-bek lawan.

Treble winner diraih Enrique usai menghantarkan Barcelona meraih gelar Liga Champions dengan menundukan Juventus 1-3 di partai final.

Setelah itu, Enrique bertahan dua musim lagi di Camp Nou, sebelum mengambil cuti panjang dan baru-baru ini bersedia menukangi tim nasional Spanyol.

9. Hans-Dieter Flick (Bayern Munich)

Gestur pelatih Bayern Munich, Hansi Flick pada laga Liga Champions 2020/2021 kontra Lokomotiv Moskow yang dihelat di RZD Arena, Moskow, Rabu (28/10/2020) dini hari WIB. [MAXIM SHIPENKOV / POOL / AFP]
Gestur pelatih Bayern Munich, Hansi Flick pada laga Liga Champions 2020/2021 kontra Lokomotiv Moskow yang dihelat di RZD Arena, Moskow, Rabu (28/10/2020) dini hari WIB. [MAXIM SHIPENKOV / POOL / AFP]

Musim: 2019/2020

Kompetisi: Bundesliga, DFB-Pokal, Liga Champions

Keberhasilan Hans-Dieter Flick membawa Bayern Munich meraih treble winner masih segar dalam ingatan. Apalgi, dalam perjalanan menuju final, Bayern sukses mengalahkan Barcelona dengan agregat 8-2 di perempat final.

Sebelum meraih tiga gelar prestisius itu, mungkin tak ada yang menyangka mantan asisten pelatih di Timnas Jerman itu memiliki kemampuan menangani klub sebesar Bayern Muncih.

Pasalnya, Hans-Dieter Flick menukangi Bayern Munich musim lalu sebagai Caretaker atau pelatih sementara usai Niko Kovac dipecat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Timnas Inggris, Dean Henderson Bakal Tinggalkan MU?

Demi Timnas Inggris, Dean Henderson Bakal Tinggalkan MU?

Bola | Selasa, 10 November 2020 | 13:28 WIB

Samuel Eto'o Kabarkan Kondisinya Membaik setelah Alami Kecelakaan

Samuel Eto'o Kabarkan Kondisinya Membaik setelah Alami Kecelakaan

Bola | Selasa, 10 November 2020 | 11:49 WIB

Luis Suarez Enggan Selebrasi Jika Bobol Gawang Barcelona

Luis Suarez Enggan Selebrasi Jika Bobol Gawang Barcelona

Bola | Selasa, 10 November 2020 | 10:53 WIB

Deschamps: Paul Pogba Tak Bahagia di Manchester United

Deschamps: Paul Pogba Tak Bahagia di Manchester United

Bola | Selasa, 10 November 2020 | 10:17 WIB

Eks Striker Inter Milan dan Barcelona, Samuel Eto'o Alami Kecelakaan

Eks Striker Inter Milan dan Barcelona, Samuel Eto'o Alami Kecelakaan

Kalbar | Selasa, 10 November 2020 | 10:07 WIB

Terkini

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:16 WIB

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:10 WIB

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:59 WIB

Bersinar di Persija, Fajar Fathurrahman Juga Sandang Gelar Sarjana dan Raih Penghargaan Kampus

Bersinar di Persija, Fajar Fathurrahman Juga Sandang Gelar Sarjana dan Raih Penghargaan Kampus

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:29 WIB

Sandy Walsh Bersiap Jalani Latihan Perdana Bersama Persib Bandung, Igor Tolic Pastikan Skuad Kumpul

Sandy Walsh Bersiap Jalani Latihan Perdana Bersama Persib Bandung, Igor Tolic Pastikan Skuad Kumpul

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:08 WIB

Tak Sepakat Piala AFF Disebut Ecek-ecek, PSSI: Kita Belum Juara

Tak Sepakat Piala AFF Disebut Ecek-ecek, PSSI: Kita Belum Juara

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:02 WIB

Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya

Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:05 WIB

Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija

Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:04 WIB

Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026

Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:45 WIB

Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman

Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:18 WIB

×