Jadi Pahlawan Kemenangan AC Milan, Jens Petter Hauge Tuai Pujian

Arief Apriadi Suara.Com
Jum'at, 11 Desember 2020 | 08:41 WIB
Jadi Pahlawan Kemenangan AC Milan, Jens Petter Hauge Tuai Pujian
Gelandang AC Milan Jens Petter Hauge mencetak gol semata wayang timnya saat menghadapi Sparta Praha di matchday keenam Grup H Liga Europa, Jumat (11/12/2020) dini hari WIB. [Michal Cizek / AFP]

Suara.com - Penyerang AC Milan, Jens Petter Hauge mendapat pujian tinggi dari sang pelatih, Stefano Pioli, setelah jadi pahlawan kemenangan timnya di matchday terakhir Grup H Liga Europa.

AC Milan bertandang ke markas Sparta Praha dengan misi meraih kemenangan agar lolos ke babak 32 besar sebagai juara Grup H. Harapan itu diwujudkan Jens Petter Hauge.

Pada pertandingan di Generali Arena, Jumat (11/12/2020) dini hari WIB, striker Norwegia itu mencetak satu-satunya gol untuk membawa Milan menang 1-0 atas Praha.

Proses gol yang diciptakan Hauge cukup keren. Setelah menerima umpan Diogo Dalot dari sisi kanan, pemain 21 tahun itu mengecoh dua bek lawan sebelum merobek jala Sparta Praha lewat tendangan kaki kanan.

Pioli memuji performa Hauge. Sebagai pemain muda, juru taktik asal Italia ini menekankan bahwa anak latihnya itu masih bisa berkembang untuk jadi pesepakbola yang lebih baik lagi.

Aksi gelandang AC Milan, Jens Petter Hauge saat membobol gawang Celtic di ajang Liga Europa. (RUSSELL CHEYNE / POOL / AFP)
Aksi gelandang AC Milan, Jens Petter Hauge saat membobol gawang Celtic di ajang Liga Europa. (RUSSELL CHEYNE / POOL / AFP)

“Saat kami bertemu Hauge sebagai lawan, dia sudah membuktikan apa yang bisa dia lakukan, jadi kami berharap dia akan melanjutkan performa itu bersama kami," kata Pioli dikutip dari Football Italia, Jumat (11/12/2020).

"Dia belum lengkap, jadi bisa lebih berkembang lagi, dan kami sangat senang dengan penampilannya," tambahnya.

Kendati senang dengan apa yang ditunjukkan Hauge, Pioli mengungkapkan bahwa sang pemain masih punya kekurangan yang harus diperbaiki untuk menjadikannya pemain yang lebih lengkap.

“Saya pikir keterampilan terbaiknya adalah satu lawan satu. Dia lebih cepat saat menguasai bola dari pada tidak," kata Pioli.

Baca Juga: Leicester vs AEK Athena: Menang 2-0, The Foxes Juara Grup G

"Tapi saya pikir dia harus menemukan alternatif dan lebih baik saat berlari di belakang para bek untuk mendapatkan bola," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI