Skema Bola Mati Kian Jadi Momok Menakutkan Bagi Tottenham Hotspur

Arief Apriadi

Senin, 28 Desember 2020 | 09:41 WIB
Skema Bola Mati Kian Jadi Momok Menakutkan Bagi Tottenham Hotspur
Ekspresi manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho. [Andy Rain / POOL / AFP]

Suara.com - Tottenham Hotspur kembali gagal menang di laga lanjutan Liga Inggris. Teranyar, mereka ditahan imbang Wolverhampton Wanderers dengan skor 1-1 di pekan ke-15 Liga Inggris, Senin (28/12/2020) dini hari WIB.

Ini menjadi kali keempat secara beruntun The Lilywhites gagal meraih kemenangan di Liga Inggris musim ini setelah sebelumnya ditahan imbang Crystal Palace dan kalah dari Liverpool serta Leicester City.

Uniknya, dalam periode tersebut, Tottenham --kecuali lawan Leicester-- selalu kalah atau gagal menang karena satu faktor yang sama, yakni gol lawan yang tercipta lewat skema bola mati.

Saat ditahan imbang Crystal Palace pada 13 Desember lalu, The Lilywhites kebobolan gol penyama kedudukan di menit ke-81 lewat Jeffrey Schlupp yang memanfaatkan kemelut di muka gawang Hugo Lloris pasca tendangan bebas Eberechi Eze.

Begitupun saat kalah 1-2 dari Liverpool, Tottenham yang sudah mati-matian menerapkan pertahanan rapat, gagal memaksakan laga berakhir imbang.

Pasukan Mourinho kebobolan lewat sundulan Roberto Firmino di menit ke-90 yang memanfaatkan sepak pojok Andy Robertson.

Teranyar, skema bola mati masih menjadi mimpi buruk bagi tim asal London Utara tersebut saat menghadapi Wolves. Situasinya juga mirip di mana Tottenham lebih dulu unggul sebelum kebobolan di menit akhir.

Tottenham mampu mengawali pertandingan dengan baik setelah Tanguy Ndombele membawa pasukan Mourinho unggul saat laga baru berjalan satu menit.

Namun, Tottenham kesulitan untuk menambah keunggulan pasca gol pertama. Asyik menyerang membuat mereka lengah dan justru kebobolan dipenghujung laga.

baca juga

Gol penyama kedudukan Wolves yang sekaligus membuyarkan kemenangan Tottenham dicetak Romain Saiss lewat skema sepak pojok pada menit ke-86.

Jose Mourinho mengakui timnya kecolongan layaknya di dua laga sebelumnya. Namun, dia lebih menyesali kemampuan Harry Kane dan kawan-kawan yang kesulitan 'membunuh' lawannya lebih cepat.

"Tentu saya kita bisa kembali [membicarakan] soal sepak pojok. Kami dapat mengatakan bahwa saat menghadapi Liverpool kita bisa menang, tapi kami kalah lewat sepak pojok," kata Jose Mourinho dikutip dari Football London, Senin (28/12/2020).

"Kami [juga] bisa katakan di sini [menghadapi Wolves] kami harunya menang tapi kami justru bermain imbang lantaran [kebobolan lewat] tendangan sudut."

"Anda juga dapat mengatakan bahwa melawan Crystal Palace kami juga harusnya menang dan justru bermain imbang dengan tendangan bebas," tambahnya.

Menurut Mourinho, kebobolan lewat skema bola mati memang tidak bagus. Tetapi, dia tak mau melupakan fakta bahwa para pemainnya kesulitan untuk mencetak gol hingga lawan bisa kembali mendapat momentum untuk bangkit.

"Saya tidak berpikir itu sangat sangat jelas dengan hanya melihat ke arah tersebut dan tidak mencari sudut pandang lain," beber Mourinho.

"Sudut pandang lain menurut saya adalah Anda mencetak gol di menit pertama dan Anda memiliki 89 menit untuk mencetak lebih banyak gol dan kami tidak melakukannya," tandasnya.

Tambahan satu poin membuat Tottenham Hotspur gagal merangsek ke peringkat kedua klasemen. Hasil ini membuat mereka tertahan di peringkat kelima dengan koleksi 26 poin, tertinggal enam angka dari Liverpool.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembali Gagal Menang, Tottenham Dianggap Kurang Ambisi

Kembali Gagal Menang, Tottenham Dianggap Kurang Ambisi

Bola | Senin, 28 Desember 2020 | 08:35 WIB

Frustasi Liverpool Ditahan Imbang, Klopp Soroti Taktik Parkir Bus West Brom

Frustasi Liverpool Ditahan Imbang, Klopp Soroti Taktik Parkir Bus West Brom

Bola | Senin, 28 Desember 2020 | 08:00 WIB

Terkini

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:36 WIB

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:15 WIB

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis   Otoritas Jasa Keu

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keu

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB

5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya

5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya

Otomotif | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki

Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki

Bekaci | Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:53 WIB

Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual

Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:44 WIB

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

×