Krisis Finansial, Persik Nilai Liga 1 2021 Tanpa Degradasi Adalah Solusi

Arief Apriadi, Adie Prasetyo Nugraha

Sabtu, 16 Januari 2021 | 16:45 WIB
Krisis Finansial, Persik Nilai Liga 1 2021 Tanpa Degradasi Adalah Solusi
Presiden Persik Kediri, Abdul Hakim Bafagih. [ANTARA Jatim/ dokumen]

Suara.com - Macam-macam usulan telah disampaikan 18 klub peserta Liga 1 kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator terkait kompetisi, Jumat (16/1/2021). Selain ingin musim 2020 batalkan, ada masukan agar kompetisi 2021 tak memakai sistem degradasi.

Salah satu tim yang mengusulkan hal tersebut adalah Persik Kediri. Pandemi Covid-19 yang ada saat ini membuat banyak klub 'terluka' dan mati-matian bertahan dalam krisis finansial lantaran minimnya pemasukan selama kompetisi terhenti.

"Kami usulkan, format kompetisi dibuat tanpa degradasi. Pandemi [Covid-19] mereset banyak hal," kata Presiden Persik, kata Abdul Hakim Bafagih, dalam rilisnya, Sabtu (16/1/2021).

"Jadi, kurang pas apabila ada sistem degradasi. Biarkan klub-klub pulih terlebih dahulu," ia menambahkan.

Lelaki yang juga anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai PAN itu mengusulkan, Liga 1 2021 dimulai paling cepat Juli tahun ini. Pertimbangannya adalah proses vaksinasi yang mulai berjalan dan tren pandemi Covid-19 yang masih tinggi.

Selain itu, ia juga meminta segala tuntutan pemain dan pelatih akibat ketidakjelasan Liga 1 2020 menjadi tanggung jawab PSSI dan PT LIB

Usulan terakhir, Persik meminta rapat umum pemegang saham (RUPS) 2021 segera dilaksanakan. Agendanya, membahas hal-hal yang berkaitan dengan keuangan PT LIB dan proyeksi ke depan.

"Menurut kami, perlu ada evaluasi terhadap nilai kontrak sponsor kepada LIB. Karena kita layak menaikkan nilainya," pungkasnya.

Sebagai informasi, kompetisi sepakbola profesional Indonesia sudah terhenti sejak Maret 2020 akibat pandemi Covid-19 yang menghantam Tanah Air.

baca juga

PSSI dan PT LIB sempat berencana untuk melanjutkan kompetisi pada Oktober 2020, tetapi hal itu urung terwujud lantaran izin keramaian dari pihak kepolisian tak kunjung keluar.

Hingga tahun berganti, PSSI dan PT LIB masih mengusahakan agar kompetisi bisa kembali bergulir dan ditargetkan mulai digelar pada Februari 2021. Namun, rencana itu terancam gagal karena izin dari kepolisian tak juga didapatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanggapan Persija Terkait Pertemuan PT LIB dan Klub Liga 1

Tanggapan Persija Terkait Pertemuan PT LIB dan Klub Liga 1

Jakarta | Sabtu, 16 Januari 2021 | 16:10 WIB

Bhayangkara Solo FC Usul Liga 1 2021 Bergulir Juni hingga Desember

Bhayangkara Solo FC Usul Liga 1 2021 Bergulir Juni hingga Desember

Jawa Tengah | Sabtu, 16 Januari 2021 | 15:50 WIB

Liga 1 2021 Mungkin Tanpa Degradasi, Ini Komentar PT LIB

Liga 1 2021 Mungkin Tanpa Degradasi, Ini Komentar PT LIB

Bola | Sabtu, 16 Januari 2021 | 15:47 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×