Pergantian Kapolri Dinilai Terlambat, Guru Besar UII Sebut Prabowo Lamban Respons Aspirasi Publik

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:19 WIB
Pergantian Kapolri Dinilai Terlambat, Guru Besar UII Sebut Prabowo Lamban Respons Aspirasi Publik
Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Guru Besar UII Masduki menyatakan pergantian Kapolri kepada Komjen Suyudi Ario Seto terlambat dilakukan pemerintah.
  • Kepemimpinan sebelumnya dinilai merusak demokrasi karena sikap partisan serta tindakan represif terhadap kebebasan berpendapat masyarakat.
  • Kapolri baru harus mereformasi institusi, melepaskan tugas di luar fungsi utama, serta memberantas praktik KKN.

Suara.com - Guru Besar Universitas Islam Indonesia (PSAD UII), Masduki, menilai pergantian Kapolri menjadi Komjen Suyudi Ario Seto sudah sangat terlambat.

"Sebetulnya pergantian Kapolri yang hari ini diproses oleh Prabowo dan disetujui DPR ini sudah sangat-sangat terlambat," kata Masduki saat dihubungi Suara.com, Kamis (1/10/2026).

Menurut Masduki, gelombang tuntutan dan aspirasi masyarakat untuk mengganti kepemimpinan di tubuh kepolisian sebenarnya sudah mencuat sejak menjelang akhir masa jabatan Presiden Joko Widodo. Namun, langkah penanganan dan respons dari pemerintah dinilai lambat dalam menyikapi keresahan publik tersebut.

Ia menilai citra kepolisian di bawah kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo telah merosot tajam akibat berbagai tuduhan sikap partisan dan represi terhadap kebebasan berpendapat. Hal itu dinilai merusak nilai-nilai demokrasi dan fungsi utama kepolisian sebagai pengayom masyarakat.

"Jadi harusnya udah diganti jauh-jauh hari pada awal Prabowo berkuasa. Jadi ini sudah sangat terlambat. Ya sudah, gitu, artinya sejarah mencatat bahwa Prabowo sangat terlambat dan juga lamban lah intinya merespons dinamika masyarakat," tegasnya.

Ilustrasi pemerintah Indonesia (Instagram/prabowo)
Presiden Prabowo Subianto (Instagram/prabowo)

Kepala Pusat Studi Agama dan Demokrasi UII itu menekankan bahwa momentum pelantikan pimpinan baru ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memutus tradisi buruk kepolisian yang dinilai kerap berpihak pada kekuasaan ketimbang masyarakat.

Sebagai lembaga yang dibiayai anggaran negara, kepolisian dituntut untuk kembali pada jati dirinya sebagai pelindung warga negara.

"Polri harus kembali menjadi mitra atau pelindung dan pembela masyarakat warga negara, karena dia digaji oleh APBN. Dia harus mengabdi kepada negara, dalam hal ini masyarakat. Kalau presidennya keliru, dia harus ikut mengoreksi dan sebagainya," ujarnya.

Selain masalah netralitas, Masduki turut menyoroti keterlibatan personel kepolisian dalam berbagai program di luar tugas pokok pengamanan dan penegakan hukum.

baca juga

Penugasan tambahan seperti pengurusan sektor pangan hingga program sosial dinilai justru mengaburkan fokus kepolisian dan berpotensi memicu gesekan sosial di tingkat bawah.

"Polri harus profesional, antara lain dengan melepas seluruh beban-beban atau atau ambisi atau pemberian mandat yang di luar core business-nya," ucapnya.

Di sisi internal, agenda pembersihan korps dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta penyalahgunaan wewenang harus menjadi prioritas utama sejak hari pertama menjabat.

Tanpa langkah pembenahan internal yang tegas dan nyata, pergantian pucuk pimpinan dinilai tidak akan membawa perubahan substantif bagi perbaikan institusi kepolisian.

"Saya kira Polri harus melakukan reformasi ke dalam karena ada banyak sekali praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme di tubuh Polri. Jadi ini harus muncul di depan, di awal, apalagi awal-awal pelantikan hari ini, supaya masyarakat bisa berharap banyak kembali. Polri ini punya reputasi yang baik. Kalau tidak, ya ini sami mawon (sama saja) gitu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lepas Jabatan Kapolri, Listyo Sigit Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Prabowo

Lepas Jabatan Kapolri, Listyo Sigit Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Prabowo

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:14 WIB

Jokowi Resmi Jadi Kader PSI, Apa yang Berubah Menuju Pemilu 2029?

Jokowi Resmi Jadi Kader PSI, Apa yang Berubah Menuju Pemilu 2029?

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Resmi Jadi Kapolri, Ini Langkah Pertama Jenderal Suyudi Ario Seto Usai Gantikan Listyo Sigit

Resmi Jadi Kapolri, Ini Langkah Pertama Jenderal Suyudi Ario Seto Usai Gantikan Listyo Sigit

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Tetap Polisi Aktif Usai Dilantik Jadi Kepala KSP, Listyo Sigit Tepis Isu Pensiun

Tetap Polisi Aktif Usai Dilantik Jadi Kepala KSP, Listyo Sigit Tepis Isu Pensiun

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:04 WIB

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri yang Baru

DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri yang Baru

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Menakar 'Soft Landing' Jenderal Sigit dan Langkah Prabowo Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi

Menakar 'Soft Landing' Jenderal Sigit dan Langkah Prabowo Lepas dari Bayang-Bayang Jokowi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Profil Nurkholisoh Ibnu Aman: Wamenkeu Baru dari Bank Indonesia

Profil Nurkholisoh Ibnu Aman: Wamenkeu Baru dari Bank Indonesia

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:57 WIB

Suyudi Ario Seto Anak Siapa? Ini Silsilah Keluarga Kapolri Baru

Suyudi Ario Seto Anak Siapa? Ini Silsilah Keluarga Kapolri Baru

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Soroti Netralitas Polri, PDIP Warning Kapolri Baru Jangan Jadi Alat Kekuasaan

Soroti Netralitas Polri, PDIP Warning Kapolri Baru Jangan Jadi Alat Kekuasaan

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:43 WIB

IHSG Tetap Betah di Zona Merah Setelah Reshuffle Kabinet

IHSG Tetap Betah di Zona Merah Setelah Reshuffle Kabinet

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Terkini

5 Serum Ekstrak Ginseng untuk Mengencangkan Kulit, Wajah Jadi Awet Muda di Usia 45 Tahun

5 Serum Ekstrak Ginseng untuk Mengencangkan Kulit, Wajah Jadi Awet Muda di Usia 45 Tahun

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Arrmanatha Ungkap Detik-Detik Dipanggil ke Istana hingga Dilantik Jadi Menlu

Arrmanatha Ungkap Detik-Detik Dipanggil ke Istana hingga Dilantik Jadi Menlu

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Lepas Jabatan Kapolri, Listyo Sigit Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Prabowo

Lepas Jabatan Kapolri, Listyo Sigit Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Prabowo

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:14 WIB

Sidang Korupsi Haji: Terungkap Ada 'Jatah' THR hingga Uang Terima Kasih Rp100 Juta untuk Pejabat!

Sidang Korupsi Haji: Terungkap Ada 'Jatah' THR hingga Uang Terima Kasih Rp100 Juta untuk Pejabat!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Mengupas Sengketa Ijazah Gibran: Potensi Bencana Ketatanegaraan di Balik Putusan MK

Mengupas Sengketa Ijazah Gibran: Potensi Bencana Ketatanegaraan di Balik Putusan MK

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:09 WIB

MMA Indonesia Umumkan Daftar Pendek SMARTIES Indonesia 2026 Awards

MMA Indonesia Umumkan Daftar Pendek SMARTIES Indonesia 2026 Awards

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:07 WIB

Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi

Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi

Kaltim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:06 WIB

Kulit Auto Adem dan Lembap! 6 Cica Sheet Mask Korea untuk Redakan Kemerahan

Kulit Auto Adem dan Lembap! 6 Cica Sheet Mask Korea untuk Redakan Kemerahan

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Jokowi Resmi Jadi Kader PSI, Apa yang Berubah Menuju Pemilu 2029?

Jokowi Resmi Jadi Kader PSI, Apa yang Berubah Menuju Pemilu 2029?

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Review Serial Candy Caddy: Kisah Caddy Golf Melawan Stigma Sosial

Review Serial Candy Caddy: Kisah Caddy Golf Melawan Stigma Sosial

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:00 WIB

×