Suara.com - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan bahwa pembelian Ben Davies dari Preston North End tak hanya soal keterpaksaan di tengah badai cedera yang dialami lini belakang The Reds.
Menurut juru taktik asal Jerman itu, kehadiran Ben Davies yang dikontrak Liverpool dengan durasi jangka panjang itu dapat memberikan dimensi lain bagi tim.
Davies yang merupakan bek tengah serba bisa, disebut Jurgen Klopp bisa memperkaya taktikal lantaran mampu bermain di banyak posisi dan skema formasi entah tiga atau empat bek.
Fakta bahwa Ben Davies yang merupakan pemain kidal --dominan menggunakan kaki kiri-- juga jadi salah satu aspek yang membuat kehadirannya bakal menambah soliditas lini pertahanan Liverpool.
Saya sangat menyukai permainannya. Dia adalah pesepakbola yang sangat bagus, terlihat seperti pemimpin yang tepat di tim Preston ini, .. [dia] dapat memainkan posisi yang berbeda karena dia bermain dalam [formasi] tiga bek dan empat bek dan lainnya," kata Jurgen Klopp dikutip laman resmi klub.
"Itu membuatnya sangat menarik, jadi saya sangat menantikan untuk bekerja dengannya. Saya tahu baginya ini adalah kesempatan dan saya melihatnya sama persis bagi kami, bahwa itu hal yang sangat baik untuk dilakukan," tambahnya.
![Ben Davies, pemain bertahan Preston North End incaran Liverpool. [Dok. Instagram@bendavies1108]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/02/01/97852-pemain-bertahan-preston-north-end-ben-davies.jpg)
Davies datang ke Liverpool dari klub Divisi Championsip di usia yang terbilang matang, yakni 25 tahun.
Jurgen Klopp tak menampik akan ada beban berat di pundak Davies yang pindah dari klub kasta kedua ke jawara Liga Inggris.
Karenanya, eks pelatih Borussia Dortmund itu bakal berusaha membimbing sang pemain untuk bisa mengeluarkan potensi terbaiknya bersama The Reds.
"Hal itu sangat penting [memastikan dia merasa pantas berada di Liverpool]. Tapi fakta bahwa dia mengatakan ya [bersedia pindah] menunjukkan dia percaya diri," beber Klopp.
"Itulah yang kami butuhkan. Kami bisa saja bertanya dan dia berkata, 'Saya lebih suka tinggal di Preston atau pergi ke tempat lain di mana saya memainkan 40 pertandingan aneh per musim'," tandas Klopp.