Laga Tottenham vs Man United Disensor Habis-habisan di Iran, Kenapa?

Arief Apriadi

Rabu, 14 April 2021 | 20:50 WIB
Laga Tottenham vs Man United Disensor Habis-habisan di Iran, Kenapa?
Gelandang Manchester United, Paul Pogba (kiri) melakukan duel udara dengan bek Tottenham Hotspur Serge Aurier guna mendapatkan bola dalam laga lanjutan Liga Inggris (Tottenham vs Manchester United) di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (11/4/2021). [MATTHEW CHILDS / POOL / AFP].

Suara.com - Pertandingan pekan ke-31 Liga Inggris antara Tottenham Hotspur vs Manchester United nyatanya tak bisa disaksikan seluruh penggemar. Di Iran, laga big match itu disensor habis-habisan.

Melansir Mirror, Rabu (14/4/2021), lembaga penyiaraan pememrintah Iran melakukan sensor hampir 100 kali terhadap siaran laga yang dimenangkan Manchester United 3-1 itu.

Penyebabnya adalah keberadaan asisten wasit wanita yakni Sian Massey-Ellis yang memimpin pertandingan dengan menggunakan celana pendek dan tanpa penutup rambut.

Otoritas garis keras Iran tidak mengizinkan seorang wanita dengan rambut dan penampilan tidak tertutup untuk ditayangkan di saluran TV pemerintah.

My Stealthy Freedom, sebuah kelompok yang berkampanye menentang undang-undang gender yang diskriminatif di Iran menyindir kebijakan tersebut.

“Sensor ada dalam DNA Republik Islam Iran. Kita seharusnya tidak menormalkan praktik ini. Ini bukan budaya kita," tulis My Stealthy Freedom dikutip dari Mirror, Rabu (14/4/2021).

Asisten wasit Sian Massey-Ellis saat bertugas dalam laga Liga Inggris antara Tottenham Hotspur vs Manchester United di Tottenham Hotspur Stadium, London, Minggu (11/4/2021). [Adrian DENNIS / POOL / AFP].
Asisten wasit Sian Massey-Ellis saat bertugas dalam laga Liga Inggris antara Tottenham Hotspur vs Manchester United di Tottenham Hotspur Stadium, London, Minggu (11/4/2021). [Adrian DENNIS / POOL / AFP].

"Ini adalah ideologi dari rezim yang represif."

Ini bukan kali pertama lembaga penyiaran pemerintah Iran melakukan sensor terhadap tayangan sepakbola.

Sebelumnya, segmen undian Piala Dunia 2018 disensor oleh pemerintah Iran karena menampilkan co-host Maria Komandnaya yang menggunakan pakaian terlalu terbuka.

baca juga

Selama upacara pengundian Piala Dunia 2014, TV Iran menghentikan banyak bagian dari segmen tersebut karena karena tidak setuju dengan gaya berpakaian pembawa acara TV Brasil Fernanda Lima.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Tendang Jose Mourinho, Tottenham Dikabarkan Lirik Nuno Espirito Santo

Ingin Tendang Jose Mourinho, Tottenham Dikabarkan Lirik Nuno Espirito Santo

Bola | Rabu, 14 April 2021 | 17:12 WIB

Trezeguet Cedera Parah, Grealish dan Salah Panjatkan Doa

Trezeguet Cedera Parah, Grealish dan Salah Panjatkan Doa

Bola | Selasa, 13 April 2021 | 19:35 WIB

Dortmund Tidak Ingin Jual Erling Haaland di Musim Panas Ini

Dortmund Tidak Ingin Jual Erling Haaland di Musim Panas Ini

Bola | Selasa, 13 April 2021 | 17:18 WIB

Anak Solskjaer 'Serang' Jose Mourinho: Saya Selalu Dapat Makan Kok!

Anak Solskjaer 'Serang' Jose Mourinho: Saya Selalu Dapat Makan Kok!

Bola | Selasa, 13 April 2021 | 17:13 WIB

Operasi Patah Tulang di Wajahnya Sukses, Radamel Falcao: Pria Bertopeng!

Operasi Patah Tulang di Wajahnya Sukses, Radamel Falcao: Pria Bertopeng!

Bola | Selasa, 13 April 2021 | 16:16 WIB

Terkini

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

×