alexametrics

Jelang Everton vs Tottenham, Ancelotti Bela Mourinho dari Kritik

Arief Apriadi
Jelang Everton vs Tottenham, Ancelotti Bela Mourinho dari Kritik
Pelatih Everton, Carlo Ancelotti. [JAN KRUGER / POOL / AFP]

Menurut Ancelotti, Mourinho adalah manajer fantastis yang telah membuktikan diri bisa membawa tim yang dibesutnya bersaing di papan atas.

Suara.com - Manajer Everton, Carlo Ancelotti memberi pesan kepada kritikus Jose Mourinho jelang menjamu Tottenham Hotspur dalam laga pekan ke-32 Liga Inggris, Sabtu (16/4/2021) dini hari WIB.

Menurut Ancelotti, Mourinho adalah manajer fantastis yang telah membuktikan diri bisa membawa tim yang dibesutnya bersaing di papan atas.

Namun saat ini, situasi Mourinho bersama Tottenham Hotspur tidaklah ideal. Juru taktik yang menjuluki dirinya sendiri The Special One itu terlihat kesulitan mendongrak performa The Lilywhites.

Tottenham untuk sementara terdampar di peringkat ketujuh Liga Inggris dengan koleksi 52 poin, atau cuma terpaut satu poin dari Everton di bawahnya.

Baca Juga: Jose Mourinho Utamakan Empat Besar Ketimbang Juarai Piala Liga

Selain kesulitan bersaing di kancah domestik, performa Tottenham juga jadi sorotan setelah secara mengejutkan tersingkir dari Liga Europa.

Spurs disingkirkan Dinamo Zagreb setelah kalah 0-3 di leg kedua babak 16 besar. Padahal di leg pertama, mereka sudah memiliki modal besar karena menang 2-0.

Satu-satunya kesempatan Mourinho untuk memberikan trofi juara kepada Tottenham musim ini adalah lewat Piala Liga Inggris. Mereka akan menghadapi Manchester City di partai final.

Sebelum mereka melakukan perjalanan ke Wembley, Spurs harus menghadapi Everton. Pertandingan ini diyakini memiliki dampak besar dalam persaingan perebutan posisi empat besar Liga Inggris.

"Setiap manajer berusaha melakukan yang terbaik. Kami mencoba melakukan yang terbaik. Saya tidak bisa menilai pekerjaan [Jose] Mourinho. Menurut saya dia selalu melakukan pekerjaan yang fantastis," beber Ancelotti dikutip dari Football London, Jumat (16/4/2021).

Baca Juga: Lama Tak Juara, Tottenham Hotspur Diolok-olok Sponsornya Sendiri

"Tekanan pada seorang manajer adalah normal. Setiap manajer harus mengelola tekanan tersebut," tambahnya.

Komentar