alexametrics

Tottenham Pecundangi Southampton, Ryan Mason Ukir Sejarah Baru di Inggris

Syaiful Rachman
Tottenham Pecundangi Southampton, Ryan Mason Ukir Sejarah Baru di Inggris
Manajer Tottenham Hotspur Ryan Mason memberi selamat ke Son Heung-min usai pertandingan Liga Premier kontra Southampton di Tottenham Hotspur Stadium, Kamis (22/4/2021). [AFP]

Dipimpin Ryan Mason, Tottenham menang 2-1 atas Southampton.

Suara.com - Ryan Mason mengukir sejarah baru dalam sepak bola Inggris menyusul kemenangan Tottenham atas Southampton pada Kamis (22/4/2021) dini hari WIB. Lelaki berusia 29 tahun itu resmi tercatat sebagai manajer termuda dalam sejarah Liga Premier usai memenangi debutnya bersama Tottenham.

Mason, mengambil alih Spurs sebagai caretaker setelah pemecatan Jose Mourinho awal pekan ini.

Di laga debutnya sebagai juru taktik, Mason berhasil membawa Tottenham mengalahkan Southampton 2-1 dalam laga tandang di Tottenham Hotspur Stadium.

Usai laga debutnya sebagai juru taktik The Lilywhites, Mason tercatat berusia 29 tahun, 312 hari.

Baca Juga: Tottenham Pecundangi Southampton 2-1, Debut Gemilang Pengganti Mourinho

Pemain Tottenham Hotspur rayakan gol Son Heung-min ke gawang Southampton dalam pertandingan Liga Premier di Tottenham Hotspur Stadium, Kamis (22/4/2021). [AFP]
Pemain Tottenham Hotspur rayakan gol Son Heung-min ke gawang Southampton dalam pertandingan Liga Premier di Tottenham Hotspur Stadium, Kamis (22/4/2021). [AFP]

Mason mematahkan gelar manajer termuda Liga Premier sebelumnya, yang dibukukan oleh Attilio Lombardo ketika ia mengelola Crystal Palace pada usia 32 tahun, 67 hari pada tahun 1998.

Mason juga tercatat sebagai manajer termuda yang mengelola pertandingan papan atas kompetisi sepak bola Inggris sejak Frank Sibley (29 tahun 308hari) untuk QPR vs Everton pada Oktober 1977.

Terlepas dari rekor yang baru diukirnya, Mason enggan menanggapi dengan serius. Usai pertandingan, ia hanya mengaku bangga dengan performa para pemainnya.

"Saya pikir itu fantastis, sangat bangga dengan para pemain, kata Mason kepada Sky Sports usai pertandingan.

"Begitu banyak energi, begitu banyak keberanian, terutama setelah 20-30 menit pertama juga."

Baca Juga: Bungkam Soal ESL, Pelatih Barcelona Kritik UEFA: Mereka Cuma Peduli Uang

“Saya pikir [Southampton] keluar dari blok, mereka sangat bagus di babak pertama, kami sempat dibuat kesulitan."

Komentar