Antonio Conte Ungkap Rasakan Kesulitan Serupa Tangani Inter dan Juventus

Reky Kalumata

Minggu, 02 Mei 2021 | 15:38 WIB
Antonio Conte Ungkap Rasakan Kesulitan Serupa Tangani Inter dan Juventus
Ekspresi pelatih Inter Milan, Antonio Conte pada laga Liga Italia 2020/2021 kontra Bologna di Stadio Renato Dall'Ara, Minggu (4/4/2021). [Vincenzo PINTO / AFP]

Suara.com - Antonio Conte merasakan tantangan yang dihadapinya sebagai pelatih Inter Milan hampir serupa dengan kesulitan yang dialaminya saat masih pertama kali menangani Juventus satu dasawarsa silam.

Masa-masa di Juventus merupakan momen pemantik kegemilangan karier kepelatihan Conte, yang sempat terseok-seok dalam sekitar empat tahun pertamanya sebagai juru taktik.

Sebelum itu rekam jejak Conte hanyalah membawa Bari juara Serie B pada 2009 dan membawa Siena promosi ke Serie A dua musim kemudian.

Dua raihan menjanjikan itu membuat Conte dipercaya menduduki kursi pelatih Juventus, selepas pemecatan Luigi Delneri pada pengujung musim 2010/11.

Pelatih Inter Milan Antonio Conte meberikan arahan kepada pemain Inter Milan selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Udinese melawan Inter Milan di Dacia Arena, Minggu (24/1/2021) dini hari WIB.  [Vincenzo PINTO / AFP]
Pelatih Inter Milan Antonio Conte meberikan arahan kepada pemain Inter Milan selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Udinese melawan Inter Milan di Dacia Arena, Minggu (24/1/2021) dini hari WIB. [Vincenzo PINTO / AFP]

Conte tiba di Juventus yang dua musim beruntun cuma finis di posisi ketujuh, lima tahun setelah skandal calciopoli yang membuat mereka terdegradasi ke Serie B berlalu.

Menurut Conte, situasi yang dihadapinya di Juve sama beratnya dengan apa yang ia rasakan selama dua musim terakhir menangani Inter, yang sudah satu dasawarsa tidak juara ketika ia tiba di Giuseppe Meazza.

"Keduanya situasi yang sangat sulit, sebab saya bergabung dengan Juventus setelah meraih promosi bersama Siena dan Juve baru saja finis ketujuh di liga," kata Conte dilansir laman resmi Inter seperti dimuat Antara, Minggu ( WIB.

"Tidak ada visi yang jelas dan kami tidak diunggulkan, tetapi mampu mengalahkan tim-tim kuat. Sejak itu, siklus penting dimulai," ujarnya menambahkan.

Conte pada akhirnya jadi peletak batu pondasi dinasti Juventus dengan memenangi tiga dari sembilan gelar scudetto beruntun Si Nyonya Tua sebelum ia dipercaya menangani tim nasional Italia.

baca juga

Setelah tenor yang medioker di skuad Gli Azzurri, Conte hijrah ke Chelsea dan di musim pertamanya langsung membawa The Blues juara Liga Premier Inggris hanya untuk jadi korban rutinitas pemecatan Roman Abramovich semusim berselang.

Menganggur setahun, Conte kembali ke tanah kelahirannya dan menerima pinangan Inter, keputusan yang diakuinya sebagai sesuatu yang tidak mudah.

Sebab Conte tak semata harus menangani tim yang sudah lama tidak juara tetapi juga memenangi hati para tifosi yang menjadikannya sosok antagonis semasa melatih Juventus maupun kala mengemban ban kapten Si Nyonya Tua.

"Untuk datang ke sini adalah keputusan terberat saya, sebab banyak orang akan bersembunyi dari tantangan ini. Saya ingin menguji diri sendiri, saya menyukai tantangan dan saya selalu bilang saya adalah penggemar nomor satu setiap tim yang saya wakili," katanya.

"Tidak mudah memenangi hati para suporter dan saya paham itu, tetapi saya yakin selalu memberi segalanya untuk tim yang saya latih. Saya terlibat hanya untuk memberikan kemampuan terbaik dan saya puas sebab kami sudah melakukan hal yang luar biasa," ujar Conte melengkapi.

Atmosfer Positif

Musim lalu Conte mampu merejuvenasi Inter ke posisi runner-up Serie A dengan raihan 82 poin, hanya tertinggal satu poin dari Juve, serta mencapai final Liga Europa meskipun akhirnya dikalahkan Sevilla.

Kendati torehan di Eropa musim ini relatif memalukan karena Inter berakhir sebagai juru kunci fase penyisihan Grup B Liga Champions, Conte kini di ambang menyudahi paceklik gelar scudetto 11 tahun Nerazurri.

Inter yang baru saja mengalahkan Crotone 2-0 di Ezio Scida pada Minggu dini hari tadi, akan dipastikan menjuarai Liga Italia bila Atalanta gagal menang melawan Sassuolo pada Minggu malam nanti.

Conte mengakui bahwa ia dan skuadnya tinggal selangkah lagi masuk dalam catatan bersejarah Inter, tetapi ia menilai bahwa tantangannya yang dihadapinya beserta para pemainnya akan tetap berat.

Tantangan itu dirasakan sejak ia menerima pekerjaan di Giuseppe Meazza dan Conte merasa akan tetap terjadi di masa depan, kecuali jika atmosfer positif dari dunia luar bisa mengarah ke Inter.

"Ini planet baru bagi saya. Saat itu tidak mudah, sekarang tidak mudah dan rasanya di masa depan juga tidak akan mudah, sebab banyak aspek dinamis yang mempengaruhi," katanya.

"Dan orang-orang selalu menciptakan aura negatif di sekeliling Inter, bahkan dalam peluang sekecil apa pun. Jika saja lebih banyak atmosfer positif saat membicarakan Inter, itu akan menyenangkan," pungkas Conte.

Bila Atalanta menjegal pesta juara pekan ini, Conte berpeluang menyabet trofi Serie A keempatnya bila Inter sekurang-kurangnya main imbang saat menjamu Sampdoria di Giuseppe Meazza pada Sabtu (8/5) pekan depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029

Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:34 WIB

Raih Gelar Ganda, Inter Milan Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028

Raih Gelar Ganda, Inter Milan Perpanjang Kontrak Cristian Chivu hingga 2028

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 05:42 WIB

Aston Villa Bidik Kiper Timnas Jepang untuk Gantikan Emil Martinez

Aston Villa Bidik Kiper Timnas Jepang untuk Gantikan Emil Martinez

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:25 WIB

Berstatus Bebas Transfer, Juventus Pertimbangkan Rekrut John Stones

Berstatus Bebas Transfer, Juventus Pertimbangkan Rekrut John Stones

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:01 WIB

Juventus Berhasrat Boyong Rekan Duet Jay Idzes

Juventus Berhasrat Boyong Rekan Duet Jay Idzes

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:33 WIB

Juventus Masih Negosiasi dengan Aston Villa untuk Datangkan Emiliano Martinez

Juventus Masih Negosiasi dengan Aston Villa untuk Datangkan Emiliano Martinez

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:49 WIB

Dikaitkan Gabung Barcelona, Agen Pastikan Alessandro Bastoni Bertahan di Inter Milan

Dikaitkan Gabung Barcelona, Agen Pastikan Alessandro Bastoni Bertahan di Inter Milan

Bola | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:45 WIB

Cetak Gol Beruntun, Pio Esposito Tegaskan Selalu Maksimal untuk Italia

Cetak Gol Beruntun, Pio Esposito Tegaskan Selalu Maksimal untuk Italia

Bola | Senin, 08 Juni 2026 | 16:51 WIB

Juventus Siap Lepas Andrea Cambiaso, Chelsea dan Barcelona Siaga

Juventus Siap Lepas Andrea Cambiaso, Chelsea dan Barcelona Siaga

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:24 WIB

Faktor Finansial, Juventus Pastikan Lepas Dusan Vlahovic dengan Status Bebas Transfer

Faktor Finansial, Juventus Pastikan Lepas Dusan Vlahovic dengan Status Bebas Transfer

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:19 WIB

Terkini

Tinggalkan Keluarga 3 Tahun, Ini Alasan Emosional Darije Kalezic Kembali ke PSM Makassar

Tinggalkan Keluarga 3 Tahun, Ini Alasan Emosional Darije Kalezic Kembali ke PSM Makassar

Sulsel | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:22 WIB

Megawati Singgung Wajah Baru TIM: Dulu Milik Rakyat, Kini Terasa Borjuis

Megawati Singgung Wajah Baru TIM: Dulu Milik Rakyat, Kini Terasa Borjuis

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:21 WIB

Instagram Cristiano Ronaldo Diduga Menyukai Unggahan FIFA Soal 'Bantu' Argentina

Instagram Cristiano Ronaldo Diduga Menyukai Unggahan FIFA Soal 'Bantu' Argentina

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:21 WIB

3 Zodiak yang Diprediksi Menarik Kekayaan Besok 22 Juli 2026, Pintu Rezeki Terbuka

3 Zodiak yang Diprediksi Menarik Kekayaan Besok 22 Juli 2026, Pintu Rezeki Terbuka

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:19 WIB

Pindar Samir Tumbuh 84% di Semester Pertama 2026

Pindar Samir Tumbuh 84% di Semester Pertama 2026

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:18 WIB

Mulai 2027 Bensin Wajib Dicampur Etanol, Demi Kurangi Impor BBM

Mulai 2027 Bensin Wajib Dicampur Etanol, Demi Kurangi Impor BBM

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:17 WIB

Ghosting, Breadcrumbing, dan Situationship: Bahasa Baru dalam Dunia Asmara

Ghosting, Breadcrumbing, dan Situationship: Bahasa Baru dalam Dunia Asmara

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:15 WIB

BKPM Cabut Izin Perusahaan 10 Investor Bodong, Modal Rp10 Miliar Cuma Fiktif

BKPM Cabut Izin Perusahaan 10 Investor Bodong, Modal Rp10 Miliar Cuma Fiktif

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:14 WIB

Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Pastikan Berpisah dengan Belgia

Gagal di Piala Dunia 2026, Rudi Garcia Pastikan Berpisah dengan Belgia

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:12 WIB

Proyek Hidrogen Dimulai Meski Harga Masih Mahal

Proyek Hidrogen Dimulai Meski Harga Masih Mahal

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:08 WIB

×