Karhutla Gunung Semeru Padam, Lebih dari 3.000 Hektare Area Terdampak

Bella

Minggu, 06 September 2026 | 20:56 WIB
Karhutla Gunung Semeru Padam, Lebih dari 3.000 Hektare Area Terdampak
Suasana api membakar kawasan hutan di lereng Gunung Semeru, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Lumajang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026). [ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/agr]
baca 10 detik
  • Petugas gabungan menyatakan penanganan kebakaran hutan di Gunung Semeru, Jawa Timur, selesai pada Sabtu, 5 September 2026.
  • Kebakaran hebat tersebut menghanguskan kawasan seluas lebih dari 3.000 hektare yang tersebar di berbagai titik wilayah terdampak.
  • Sebagai langkah pencegahan, petugas gabungan terus melakukan patroli intensif serta pembasahan area untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

Suara.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Semeru, Jawa Timur, dinyatakan selesai setelah petugas gabungan tidak lagi menemukan titik api. Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan telah mencapai lebih dari 3.000 hektare.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Isnugroho mengatakan kegiatan penanganan karhutla dinyatakan selesai pada Sabtu (5/9/2026). Pemantauan selanjutnya dilakukan melalui patroli untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

"Kami berkoordinasi dengan Seksi PTN wilayah III TNBTS Ranupani di Lumajang karena per tanggal 5 September 2026, kegiatan dinyatakan selesai karena sudah tidak ada titik api dan selanjutnya akan di laksanakan patroli oleh pihak TNBTS," kata Isnugroho, Minggu.

Berdasarkan informasi dari pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), luas area yang terbakar hingga 1 September mencapai 3.072 hektare. Sementara luas terbaru hingga Sabtu masih dihitung oleh petugas TNBTS di lapangan.

"Luas yang terbakar tersebar di beberapa dengan lokasi di antaranya Diblok Dingklik, Pacis bincil, Kedaluh, Penanjakan sebanyak 211,24 ha, kemudian di Bantengan, Watangan, Jantur, dan B29 seluas 881,78 ha, dan dampak karhutla yang terluas berada di Ranu Kumbolo dan sekitarnya mencapai 1.887 ha," tuturnya.

Penghitungan luas area terdampak masih dilakukan, terutama di Blok Krepelan, Desa Ranupani. Petugas TNBTS masih melakukan pendataan sehingga luas kawasan yang terbakar di lokasi tersebut belum diketahui.

Meski tidak lagi menemukan titik api, petugas tetap melakukan pembasahan untuk mencegah munculnya kembali kebakaran. Tim regu siaga BPBD Lumajang bersama tim gabungan bergerak menuju area pembasahan di Blok Krepelan arah Ranupani dengan menggunakan jet shooter dan blower.

"Tim regu siaga BPBD Kabupaten Lumajang bersama tim gabungan lainnya berangkat menuju area pembasahan di Blok Krepelan arah ke Ranupani dengan menggunakan alat jet shoter dan blower," katanya.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lumajang juga melakukan patroli di jalur pendakian Gunung Semeru hingga pos 2. Dari pemantauan tersebut, petugas tidak menemukan titik api baru.

baca juga

Penanganan karhutla melibatkan TNBTS, Dalkar Hutan Manggala Agni, BPBD Jawa Timur, BPBD Kabupaten Lumajang, Polsek Senduro, Koramil Senduro, ABI Jatim di Lumajang, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta Kementerian Kehutanan.

Sementara itu, hujan mulai turun di sejumlah wilayah Kabupaten Lumajang. Hujan antara lain dilaporkan terjadi di Kecamatan Pronojiwo dan kawasan Kota Lumajang, yang diharapkan turut membantu proses pemadaman dan pendinginan kawasan terdampak karhutla.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunung Anak Krakatau Erupsi, PM Malaysia Titip Pesan ke Jokowi Ucap Solidaritas

Gunung Anak Krakatau Erupsi, PM Malaysia Titip Pesan ke Jokowi Ucap Solidaritas

News | Minggu, 06 September 2026 | 16:06 WIB

Karhutla Kalimantan Disorot Internasional, NASA: Terus Terbakar hingga Musim Hujan

Karhutla Kalimantan Disorot Internasional, NASA: Terus Terbakar hingga Musim Hujan

Tekno | Minggu, 06 September 2026 | 13:03 WIB

Mengenal Fakfak, Surga Pala di Papua Barat yang Kini Dikepung Api

Mengenal Fakfak, Surga Pala di Papua Barat yang Kini Dikepung Api

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 12:50 WIB

Semeru Erupsi Lagi Minggu Pagi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter ke Langit

Semeru Erupsi Lagi Minggu Pagi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter ke Langit

News | Minggu, 06 September 2026 | 09:25 WIB

Regulasi Kehutanan Dinilai Mandul, Hutan Indonesia Terancam Karhutla

Regulasi Kehutanan Dinilai Mandul, Hutan Indonesia Terancam Karhutla

News | Sabtu, 05 September 2026 | 23:05 WIB

Perintah Padamkan Api Mudah, Eksekusinya Sulit: Peneliti UI Ungkap Derita di Lokasi Karhutla

Perintah Padamkan Api Mudah, Eksekusinya Sulit: Peneliti UI Ungkap Derita di Lokasi Karhutla

News | Sabtu, 05 September 2026 | 20:47 WIB

Titik Api Sudah Terpetakan, Kenapa Korporasi Sulit Dijerat? Pakar UGM Bongkar Caranya

Titik Api Sudah Terpetakan, Kenapa Korporasi Sulit Dijerat? Pakar UGM Bongkar Caranya

News | Sabtu, 05 September 2026 | 20:23 WIB

Anggaran Cegah Karhutla Seret, Pemerintah Baru Bisa Bergerak Saat Api Membesar

Anggaran Cegah Karhutla Seret, Pemerintah Baru Bisa Bergerak Saat Api Membesar

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 18:56 WIB

Pakar UMY Kritik Keras Penanganan Karhutla: Memidana 400 Orang Tak Bakal Buat Jera

Pakar UMY Kritik Keras Penanganan Karhutla: Memidana 400 Orang Tak Bakal Buat Jera

News | Sabtu, 05 September 2026 | 19:00 WIB

3 Negara Tetangga Menjerit! Kebakaran di Indonesia Hasilkan 23 Juta Metrik Ton Emisi Karbon

3 Negara Tetangga Menjerit! Kebakaran di Indonesia Hasilkan 23 Juta Metrik Ton Emisi Karbon

News | Sabtu, 05 September 2026 | 16:35 WIB

Terkini

Survei CELIOS: 75 Persen Masyarakat Stres akibat Kebijakan Pemerintah, 67 Persen Soroti Prabowo

Survei CELIOS: 75 Persen Masyarakat Stres akibat Kebijakan Pemerintah, 67 Persen Soroti Prabowo

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:17 WIB

Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029

Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:17 WIB

Hiromu Tanaka Tampil Beringas Saat Lumpuhkan PSM Makassar

Hiromu Tanaka Tampil Beringas Saat Lumpuhkan PSM Makassar

Sulsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 07:11 WIB

Makan Telur Mentah Apakah Aman untuk Kesehatan? Ini Faktanya

Makan Telur Mentah Apakah Aman untuk Kesehatan? Ini Faktanya

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 06:57 WIB

Sassuolo Tahan AC Milan 1-1, Jay Idzes Masih Absen karena Cedera

Sassuolo Tahan AC Milan 1-1, Jay Idzes Masih Absen karena Cedera

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Warna Keberuntungan 12 Shio Oktober 2026: Shio Babi Pakai Hitam agar Rezeki Lancar

Warna Keberuntungan 12 Shio Oktober 2026: Shio Babi Pakai Hitam agar Rezeki Lancar

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 06:26 WIB

Diskon Wingstop 40% Bersama BRI, Berlaku Hingga Akahir Tahun

Diskon Wingstop 40% Bersama BRI, Berlaku Hingga Akahir Tahun

Bri | Senin, 12 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Bezzecchi Juara di Mandalika, Aprilia Cetak Sejarah

Bezzecchi Juara di Mandalika, Aprilia Cetak Sejarah

Foto | Senin, 12 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Gara-gara Lirik Lagu, Pria di Simalungun Tembak Tetangga

Gara-gara Lirik Lagu, Pria di Simalungun Tembak Tetangga

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Dari Pertemanan hingga Aksi Sosial, Perjalanan Anak Muda di Balik Nada Kasih

Dari Pertemanan hingga Aksi Sosial, Perjalanan Anak Muda di Balik Nada Kasih

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×