alexametrics

Final Liga Champions Man City Vs Chelsea, Guardiola: Sepak Bola Bukan Sekedar Taktik

Syaiful Rachman
Final Liga Champions Man City Vs Chelsea, Guardiola: Sepak Bola Bukan Sekedar Taktik
Para pemain Manchester City bersama manajer Pep Guardiola merayakan keberhasilan mereka lolos ke semifinal Liga Champions setelah mengalahkan Borussia Dortmund di leg kedua perempat final Liga Champions di Dortmund. WOLFGANG RATTAY / AFP / POOL

Guardiola beberkan resep sukses membangun tim jelang final Liga Champions antara Man City vs Chelsea.

Suara.com - Manajer Man City Josep Guardiola menegaskan jika taktik bukanlah satu-satunya faktor penting dalam membangun tim yang kompetitif. Hal itu diungkapkan Guardiola jelang final Liga Champions.

Sebagaimana diketahui, Manchester City akan melakoni laga hidup mati kontra Chelsea di final kompetisi kasta tertinggi Eropa. Laga tersebut akan digelar di Estadio do Dragao, Minggu (30/5/2021) dini hari WIB.

Menurut Guardiola banyak faktor untuk menjadikan sebuah tim kompetitif. Di antaranya adalah pemain berkualitas yang didukung fasilitas dan staf pelatih yang kompeten.

Gelandang Manchester City Riyad Mahrez dikerumuni rekan satu timnya setelah mencetak gol pembuka  selama pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions antara Manchester City melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Stadion Etihad, Rabu (5/5/2021) dini hari WIB.  Paul ELLIS / AFP
Gelandang Manchester City Riyad Mahrez dikerumuni rekan satu timnya setelah mencetak gol pembuka selama pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions antara Manchester City melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Stadion Etihad, Rabu (5/5/2021) dini hari WIB. Paul ELLIS / AFP

"Organisasi yang kuat, banyak investasi, banyak pemain berkualitas, penggemar yang baik, staf ruang belakang yang baik, tim dengan prinsip untuk [menjadi sukses]: ini adalah yang paling penting," kata Guardiola.

Baca Juga: Final Liga Champions: Manchester City Tak Ada Tandingan, Kecuali...

"Tetapi Anda selalu harus melihat pada pemain yang Anda miliki karena jika pemain tidak menyesuaikan atau beradaptasi dengan prinsip atau cara Anda ingin bermain, itu lebih sulit," sambungnya dikutip laman resmi UEFA.

"Beberapa hal datang dari tempat saya lahir: Barcelona. Anda tahu, mencoba memiliki peran hidup dalam permainan, bermain [di setengah area lawan], dan mencoba memenangkan pertandingan. Tidak ada lagi rahasia selain itu."

"Itu [tentang] kualitas para pemain, mencoba memahami keterampilan mereka, menciptakan lingkungan yang baik dan suasana hati yang baik."

"Karena sepak bola bukan hanya taktik, tetapi juga emosi dan hubungan antarpemain dan bahkan dengan staf ruang belakang. Ini yang paling penting."

"Faktor-faktor itulah yang membuat tim berkembang dan performa gemilangnya bertahan lama. Di Manchester City, hal ini sudah terjadi di sini selama lima tahun."

Baca Juga: Chelsea akan Pakai Jersey Buatan Indonesia di Final Liga Champions

Komentar