Timnas Indonesia Vs UEA, Misi Mustahil Garuda di Laga Pamungkas Kualifikasi Piala Dunia

Syaiful Rachman

Jum'at, 11 Juni 2021 | 18:45 WIB
Timnas Indonesia Vs UEA, Misi Mustahil Garuda di Laga Pamungkas Kualifikasi Piala Dunia
Gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas (tengah) melakukan selebrasi usai membobol gawang Thailand dalam pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Jumat (4/6/2021) pagi WIB. [ANTARA FOTO/Humas PSSI/handout]

Suara.com - Laga pamungkas dalam Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia antara Timnas Indonesia vs UEA (Uni Emirat Arab) di Stadion Zabeel, Dubai, Jumat (11/6/2021) mulai pukul 23.45 WIB, menjadi misi rumit yang harus dituntaskan oleh skuad Garuda.

Di satu sisi, skuad Garuda mengincar kemenangan atau setidak-tidaknya hasil seri demi melipur lara setelah dihajar Vietnam 0-4 pada Senin (7/6/2021).

Poin dari pertandingan melawan Arab akan menjadi penutup Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang 'tidak pahit-pahit amat' bagi Indonesia. Bagaimana tidak, sebelumnya Indonesia baru mendapatkan satu poin dari tujuh laga Grup G.

Namun, di sisi lain, timnas Indonesia bisa dikatakan belum mencapai level yang sama dengan UEA. Singkatnya, misi untuk mendulang angka sulit dilakukan.

Pertandingan Timnas Indonesia vs Vietnam di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab. (dok. PSSI).
Pertandingan Timnas Indonesia vs Vietnam di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab. (dok. PSSI).

Ditambah lagi, Indonesia akan berlaga tanpa didampingi pelatih kepala Shin Tae-yong di pinggir lapangan dan ruang ganti karena juru taktik asal Korea Selatan tersebut terkena akumulasi kartu kuning.

Timnas UEA merupakan kesebelasan yang paling subur di Grup G. Dari enam laga di Grup G, anak-anak asuh Bert van Marwijk sudah melesakkan 15 gol dan baru kemasukan lima gol.

Catatan itu berbanding terbalik dengan Indonesia yang menjadi tim dengan torehan kebobolan terburuk di Grup G. Sudah 22 gol yang bersarang dalam gawang Garuda dari tujuh pertandingan.

Sementara untuk urusan mencetak gol, Indonesia merupakan tim paling 'gersang' di Grup G karena baru membuat lima gol.

Perbedaan peringkat FIFA kedua tim juga sangat jauh. Sampai Jumat (11/6), Indonesia berada di peringkat 173 FIFA dan UEA bertengger di posisi ke-73.

baca juga

Perbandingan yang cukup jomplang tersebut membuat Indonesia semakin tidak diunggulkan kala bersua UEA.

Akan tetapi, skuad Garuda menolak kalah sebelum berlaga.

Timnas Indonesia Siap Tampil Habis-habisan di Laga Pamungkas

Di tengah masalah nonteknis dan perbedaan kualitas pemain, tim nasional Indonesia bertekad tampil habis-habisan saat berjumpa UEA.

Asisten pelatih timnas Indonesia Choi In-cheol menyebut bahwa anak-anak asuhnya siap memberikan segenap kemampuan di lapangan.

"Walau tak bisa lolos ke babak selanjutnya, kami tetap akan bekerja keras. Pemain-pemain muda ini akan memaksimalkan performanya," ujar Choi.

Timnas Indonesia, pria berkewarganegaraan Korea Selatan itu melanjutkan, sudah mengantongi kelemahan UEA yang akan dieksploitasi dalam pertandingan.

Pelatih Tim Nasional Indonesia Shin Tae-yong (kelima dari kiri) memimpin latihan skuadnya di Dubai, Uni Emirat Arab, Kamis (20/5/2021) / [Antara]
Pelatih Tim Nasional Indonesia Shin Tae-yong (kelima dari kiri) memimpin latihan skuadnya di Dubai, Uni Emirat Arab, Kamis (20/5/2021) / [Antara]

Meski tidak membeberkan secara detail soal taktik dan strategi, timnas Indonesia tampaknya akan tetap turun dengan formasi 4-4-2 yang menjadi andalan Shin Tae-yong.

Yang mungkin akan berubah adalah susunan sebelas pertama. Di belakang, mulai dari kiper Nadeo Argawinata sampai kwartet bek Asnawi Mangkualam, Arif Satria, Rizky Ridho dan Pratama Arhan sangat mungkin dipertahankan.

Pergantian diprediksi terjadi di lini tengah. Rachmat Irianto, yang sebelumnya bermain sejak menit awal versus Vietnam, berpotensi digantikan oleh I Kadek Agung. Kadek merupakan salah satu pencetak gol ke gawang Thailand, Kamis (3/6), dalam pertandingan yang berakhir imbang 2-2.

Selain itu, Shin bisa saja mengembalikan susunan pemain seperti ketika melawan Thailand. Egy Maulana dan Witan Sulaeman, yang dicadangkan kontra Vietnam, sangat mungkin kembali ke starting eleven, mendampingi Syahrian Abimanyu.

Di depan, sang kapten Evan Dimas sulit untuk digantikan karena perannya yang vital. Sebagai rekan Evan di lini serang, Shin seharusnya dapat mempertimbangkan untuk mengganti Kushedya Yudo dengan nama baru seperti Saddam Gaffar atau Muhammad Rafli.

Indonesia mau tidak mau akan bermain dengan mentalitas defensif jika tidak ingin pertahanan mereka dibombardir oleh UEA yang acap kali menerapkan formasi penyerang tunggal 4-2-3-1.

Sekadar mengingatkan, penyerang UEA Ali Mabkhout untuk sementara berstatus pemain tersubur kedua di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia dengan delapan gol. Jumlah itu hanya berbeda sebiji dari koleksi pencetak gol terbanyak Takumi Minamino (Jepang) yang sudah menciptakan sembilan gol.

Pada dua laga UEA di Dubai sebelum bersua Indonesia, yakni kala menundukkan Malaysia 4-0 dan Thailand 3-1, Mabkhout menghadirkan dua gol dan satu assist untuk negaranya.

Di Grup G, pemain berusia 30 tahun tersebut pernah membuat trigol ke gawang Indonesia, tepatnya kala UEA memaksa skuad Garuda, yang kala itu masih dibesut Simon McMenemy, menelan kekalahan 0-5 pada Oktober 2019.

Demi meredam keagresifan penyerang UEA, Indonesia wajib bermain disiplin di semua posisi. Mereka mesti mengurangi kesalahan di lapangan dan sesekali mengincar kesempatan untuk melakukan serangan balik.

Skuad Garuda pun sebaiknya mengurangi jumlah operan lambung karena postur pemain UEA yang tinggi dapat mementahkannya dengan mudah.

Walau kualitas timnya lebih superior dari Indonesia nyaris di semua aspek, pelatih UEA Bert van Marwijk menyadari bahwa sang lawan dapat menyulitkan andai pasukannya lengah.

Untuk itu, pria asal Belanda yang membawa Feyenoord juara Piala UEFA musim 2001-2002 tersebut meminta pemainnya untuk tidak menganggap remeh lawan.

"Kami selalu menanggapi lawan dengan serius. Kami mempersiapkan diri dengan kerja keras yang sama untuk setiap pertandingan. Laga melawan Indonesia tidak akan mudah karena mereka tim bagus. Kami menghormati mereka," tutur van Marwijk.

Timnas Indonesia sendiri sejatinya tidak perlu berkecil hati misalnya kalah dari UEA.

Seperti disampaikan gelandang Syahrian Abimanyu, yang terpenting adalah semua pemain mengambil pelajaran dari pertandingan tersebut. Masih banyak waktu untuk membenahi diri.

"Setidak-tidaknya, pertandingan itu akan menjadi pengalaman yang bagus untuk semua pemain," tutur pesepak bola berusia 22 tahun itu.

Lagipula, sebagai juru kunci Grup G, Indonesia sudah menyegel satu tempat di playoff Kualifikasi Piala Asia 2023. Kualifikasi tersebut akan dilaksanakan pada September dan Oktober 2021.

Apapun yang terjadi, tetap tegakkan kepalamu, Garuda! (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia

Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik

Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka

Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Media Italia Beberkan Keuntungan Juventus Andai Merekrut Emil Audero

Media Italia Beberkan Keuntungan Juventus Andai Merekrut Emil Audero

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 14:41 WIB

Maarten Paes Mulai Tersisih di Ajax, Ter Stegen Kini Jadi Kiper Utama di 2 Kompetisi

Maarten Paes Mulai Tersisih di Ajax, Ter Stegen Kini Jadi Kiper Utama di 2 Kompetisi

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:19 WIB

Shin Tae-yong Puas Persija Kalahkan Police Tero, tapi Ada Satu Masalah yang Masih Mengganjal

Shin Tae-yong Puas Persija Kalahkan Police Tero, tapi Ada Satu Masalah yang Masih Mengganjal

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 13:04 WIB

Siapa Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia atau Singapura?

Siapa Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia atau Singapura?

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Bikin Bobotoh Harap-Harap Cemas, Kok Bisa Akun IG 3,1 Juta Follower Thom Haye Hilang?

Bikin Bobotoh Harap-Harap Cemas, Kok Bisa Akun IG 3,1 Juta Follower Thom Haye Hilang?

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Lawan Vietnam di Final Piala AFF 2026, Pelatih Thailand Singgung Timnas Indonesia

Lawan Vietnam di Final Piala AFF 2026, Pelatih Thailand Singgung Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Jadwal Lengkap Persija di Super League 2026/2027: Ujian Berat Pasukan STY di Dua Pekan Pertama

Jadwal Lengkap Persija di Super League 2026/2027: Ujian Berat Pasukan STY di Dua Pekan Pertama

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×