Prediksi Italia vs Wales: Antara Rotasi Azzurri dan Kesempatan Wales

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Minggu, 20 Juni 2021 | 19:34 WIB
Prediksi Italia vs Wales: Antara Rotasi Azzurri dan Kesempatan Wales
Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini (kanan), saat memimpin salah satu sesi latihan timnya di Grup A Euro 2020. [ANDREAS SOLARO / AFP]

Suara.com - Untuk kesepuluh kalinya laga Italia vs Wales akan digelar lagi dan menjadi yang pertama sejak dua leg kualifikasi Euro 2004 yang keduanya dimenangkan timnas Italia. Kali ini, timnas Wales akan coba menaklukkan Italia di partai terakhir penyisihan Grup A Euro 2020.

Dalam laga yang akan dimainkan Minggu malam --kick-off mulai pukul 23.00 WIB-- bersamaan dengan pertandingan Swiss vs Turki, Wales tentu tak mau disepelekan dan tetap akan menargetkan kemenangan. Sementara Italia yang sudah menapak ke babak 16 Besar, pelatihnya bisa jadi tergoda untuk menurunkan unit keduanya.

Dari berbagai catatan di sejarah pertemuan mereka, Italia masih di atas angin. Azzurri juga tak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhirnya dan selama 965 menit tak ada yang bisa menjebol gawangnya, sebaliknya membobol gawang lawan 31 kali.

Dalam tiga tahun terakhir Italia bahkan tak terkalahkan dalam 29 pertandingan sejak kalah 0-1 melawan Portugal pada September 2018.

Seandainya Wales kalah dalam laga pamungkas Grup A ini, maka Italia akan menyamai rekor kemenangan berturut-turut paling lama dalam sejarah negeri itu, 30 laga, yang tercipta dari 1935 sampai 1939.

Tapi pelatih Roberto Mancini sepertinya tak terlalu mempedulikan rekor-rekor itu. Satu-satunya yang dia cari adalah mengantarkan Italia sejauh mungkin melangkah untuk akhirnya menjadi juara Eropa setelah 53 tahun tak pernah bisa melakukannya lagi.

Kalaupun ada ambisi tambahan, maka itu adalah penegasan bahwa Italia telah kembali ke panggung dunia setelah tiga tahun lalu gagal mengikuti Piala Dunia 2018, padahal 12 tahun sebelum itu Azzurri menjuarai turnamen ini.

Ambisi itu tergambar dari langkah-langkah Mancini yang terencana dan sangat kalkulatif selama melatih Italia. Salah satunya tergambar jelas dari rancangan pragmatis dia dalam mengistirahatkan pemain-pemain pentingnya saat melawan Wales nanti karena menginginkan skuadnya siap 100 persen menjalani laga 16 besar yang kemungkinan melawan tim-tim lebih kuat ketimbang yang ada di Grup A.

Tetapi dari skema UEFA untuk 16 Besar Euro 2020, calon lawan terberat Italia dalam 16 besar adalah Ukraina atau Austria. Azzuri tak mungkin bertemu terlalu awal dengan Belanda, Inggris, Spanyol atau tiga raksasa Grup F (Portugal, Jerman dan Prancis).

Tetap saja, Mancini sangat kalkulatif. Apalagi jika dia benar menurunkan banyak pemain lapis kedua melawan Wales. Dan terlebih setelah ada kritik bahwa Italia belum teruji oleh tim-tim besar. "Saya tak menganggap mereka sudah sungguh teruji," kata mantan gelandang Prancis Patrick Vieira seperti dikutip Reuters.

Mungkin karena memang menghitung kualitas calon lawannya nanti yang diperkirakan semakin kuat, Mancini menyimpan pemain-pemain terbaiknya. Tapi bukan berarti separuh skuad Azzurri lainnya berkualitas lebih rendah.

"Kami punya 26 starter," tandas winger Federico Chiesa yang melukiskan tak ada satu pun dari 26 pemain skuad Italia yang kualitasnya lebih rendah dari yang selama ini selalu menjadi starter. Chiesa disebut-sebut bakal menggantikan Lorenzo Insigne saat melawan Wales.

Namun apa pun yang dipasang Italia, Wales tak terpengaruh. Meskipun gelandang Daniel James meminta timnya tidak dianggap sebelah mata karena Italia memasang tim kedua, Wales sebenarnya makin nyaman jika Italia menyimpan energi untuk babak knockout.

"Tak ada tekanan. Kami akan pergi ke sana dan menikmatinya," kata bek kanan Wales Connor Roberts.

Lagi pula suasana hati Wales sedang baik setelah mengalahkan Turki 2-0 dan seri melawan Swiss pada dua pertandingan pertama.

Jika menang, Wales ke 16 besar dengan status juara grup. Jika seri, Wales tetap ke 16 besar dengan status runner up. Bahkan jika kalah pun, Wales tetap bisa berstatus runner-up, jika Swiss tak bisa mengalahkan Turki.

Megabintang Timnas Wales, Gareth Bale (kanan) merayakan gol kedua timnya ke gawang Turki pada laga Grup A Euro 2020 di Baku Olympic Stadium, Azerbaijan, Kamis (17/6/2021) dini hari WIB. [VALENTYN OGIRENKO / POOL / AFP]
Megabintang Timnas Wales, Gareth Bale (kanan), saat merayakan gol kedua timnya ke gawang Turki pada laga Grup A Euro 2020 di Baku Olympic Stadium, Azerbaijan, Kamis (17/6/2021) dini hari WIB. [VALENTYN OGIRENKO / POOL / AFP]

Kalau pun mereka kalah melawan Italia, dan Swiss mengalahkan Turki, Wales tetap mempunyai peluang ke 16 besar dengan predikat salah satu dari empat peringkat ketiga terbaik.

Oleh karena itu, laga Italia melawan Wales bisa berjalan datar karena semua sudah aman, kecuali lapis kedua Azzurri ingin menunjukkan kualitas mereka.

Skenario Pertandingan

Sudah menggenggam tiket babak knockout, Roberto Mancini dipastikan menurunkan tim kedua melawan Wales agar pemain-pemain intinya segar menghadapi 16 Besar.

Misi Mancini adalah menguji lapisan keduanya dan menjaga pemain intinya siap bertarung dalam energi besar pada 16 besar dengan lawan yang mungkin lebih kuat.

Oleh karena itu dia mungkin mengistirahatkan Lorenzo Insigne dan Ciro Immobile dengan mengundang masuk Federico Chiesa dan Andrea Belotti dalam barisan starter.

Marco Verratti yang sudah bugar juga mungkin menjadi starter, sehingga gelandang kreatif Nicolo Barella bisa ditaruh di bangku cadangan. Tetapi Mancini duo lapangan tengah yang instrumental bagi Azzurri, yakni Manuel Locatelli dan Jorginho, tetap di tempatnya. Jika yang dua ini juga diistirahatkan, maka Gaetano Castrovilli atau Bryan Cristante akan diberi kesempatan merasakan atmosfer turnamen besar.

Di lini belakang, Giorgio Chiellini sudah pasti tak bermain karena perlu istirahat untuk memulihkan cedera. Tapi mitranya di jantung pertahanan, Leonardo Bonucci, mustahil tergeser. Sebaliknya dia bakal didampingi Francesco Acerbi.

Giovanni Di Lorenzi juga kembali mengisi bek kanan mengingat Alessandro Florenzi masih cedera. Demikian pula Leonardo Spinazzola yang tetap starter di sayap lain pertahanan Italia.

Dari Wales, pelatih kepala Robert Page lagi senang karena reformasi sistem berbuah manis dengan kemenangan atas Turki sehingga tak ada alasan mengubah formasi tim yang terbukti menang.

Namun Italia bakal menggoda Page untuk memainkan dua bek sayap Connor Roberts dan Ben Davies dalam posisi lebih ke dalam guna membantu pertahanan untuk meredam Domenico Berardi dan Federico Chiesa, selain bek kiri Leonardo Spinazzola yang hobi overlapping menusuk dari sayap.

Page juga memasang Ethan Ampadu yang mumpuni dalam menguasai bola, untuk membentengi duo bek tengah Joe Rodon dan Chris Mepham di jantung pertahanan Wales.

Masuknya Ampadu membuat Joe Allen menjadi lebih bebas dalam mengelola bola. Bersama Aaron Ramsey, Allen akan bahu membahu memasok bola dengan target dua sprinter, Gareth Bale dan Daniel James, yang kerap memudahkan ujung tombak Kieffar Moore dalam mencari ruang dan menciptakan peluang.

Statistik Kedua Tim

Italia sudah lolos ke 16 besar setelah menang 3-0 dalam dua pertandingan pertama melawan Turki dan Swiss, Wales menempati urutan kedua dengan empat poin setelah seri 1-1 melawan Swiss dan menang 2-0 dari Turki.

Italia memenangi tujuh dari sembilan laga terdahulu melawan Wales yang mengalahkan Italia pada Euro 2002. Jadi ini pertemuan kesepuluh mereka dan yang pertama sejak kualifikasi Euro 2004 di mana kedua leg kualifikasi dimenangi Italia.

Ini juga putaran final Euro kesepuluh yang diikuti Italia. Hanya dua kali Azzurri gagal masuk putaran final Euro, pada 1996 dan 2004.

Kemenangan atas Turki dan Swiss pada Euro 2020 membuat rekor Azzurri di Roma menjadi 37 kali menang, 18 seri, 6 kali kalah.

Italia tak terkalahkan di Roma baik dalam putaran final Euro maupun putaran final Piala Dunia. Catatannya, 10 kali menang, 2 kali kalah.

Ini partisipasi kedua berturut-turut Wales dalam putaran final Euro menyusul debut 2016.

Euro 2016 juga menjadi putaran final turnamen besar kedua yang diikuti Wales sejak mencapai perempat final Piala Dunia 1958.

Prediksi line-up pemain Italia vs Wales

Italia (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Giovani Di Lorenzo, Leonardo Bonucci, Franceso Acerbi, Leonardo Spinazzola; Manuel Locatelli, Jorginho, Marco Verratti; Domenico Berardi, Andrea Belotti, Federico Chiesa.

Wales (4-2-3-1): Daniel Ward; Conor Roberts, Chris Mepham, Joe Rodon, Ben Davies; Ethan Ampadu, Joe Allen; Gareth Bale, Aaron Ramsey, Daniel James; Kieffar Moore. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ranieri Buka Peluang Tangani Timnas Italia, Opsi Duet dengan Allegri Menguat

Ranieri Buka Peluang Tangani Timnas Italia, Opsi Duet dengan Allegri Menguat

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:55 WIB

Italia Tolak Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Dinilai Tidak Pantas

Italia Tolak Usulan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Dinilai Tidak Pantas

Bola | Jum'at, 24 April 2026 | 12:50 WIB

Skenario Darurat FIFA: Italia Masuk Radar Playoff Piala Dunia 2026, Bagaimana Timnas Indonesia?

Skenario Darurat FIFA: Italia Masuk Radar Playoff Piala Dunia 2026, Bagaimana Timnas Indonesia?

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 16:55 WIB

Media Italia Coret Timnas Indonesia dari Calon Tim Playoff Darurat Piala Dunia 2026

Media Italia Coret Timnas Indonesia dari Calon Tim Playoff Darurat Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 18:05 WIB

Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni

Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni

Bola | Senin, 13 April 2026 | 10:41 WIB

Timnas Indonesia Hadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026?

Timnas Indonesia Hadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026?

Bola | Sabtu, 11 April 2026 | 09:45 WIB

Presiden Napoli Izinkan Antonio Conte Latih Timnas Italia

Presiden Napoli Izinkan Antonio Conte Latih Timnas Italia

Bola | Rabu, 08 April 2026 | 12:29 WIB

Antonio Conte Buka Peluang Kembali Latih Timnas Italia

Antonio Conte Buka Peluang Kembali Latih Timnas Italia

Bola | Rabu, 08 April 2026 | 11:54 WIB

Ventura Beri Nasihat untuk Gennaro Gattuso Usai Mundur dari Timnas Italia

Ventura Beri Nasihat untuk Gennaro Gattuso Usai Mundur dari Timnas Italia

Bola | Senin, 06 April 2026 | 20:07 WIB

Bela Alessandro Bastoni, Lautaro Martinez Sebut Penurunan Performa Hal yang Manusiawi

Bela Alessandro Bastoni, Lautaro Martinez Sebut Penurunan Performa Hal yang Manusiawi

Bola | Senin, 06 April 2026 | 13:00 WIB

Terkini

Persib Bisa Gagal Juara Super League 2025/2026 di Pekan Akhir, Borneo FC Berpeluang jadi Kampiun

Persib Bisa Gagal Juara Super League 2025/2026 di Pekan Akhir, Borneo FC Berpeluang jadi Kampiun

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 11:13 WIB

Jadwal Pekan Pamungkas Super League 2025/2026: Gelar Juara Persib Bisa Melayang

Jadwal Pekan Pamungkas Super League 2025/2026: Gelar Juara Persib Bisa Melayang

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 11:01 WIB

Persija Juara U-20, Berikut Daftar Penerima Penghargaan EPA Super League 2025/2026

Persija Juara U-20, Berikut Daftar Penerima Penghargaan EPA Super League 2025/2026

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 10:44 WIB

Krisis Timnas Tunisia Jelang Kick Off Piala Dunia 2026! Pemain Tolak Bela Tim Nasional

Krisis Timnas Tunisia Jelang Kick Off Piala Dunia 2026! Pemain Tolak Bela Tim Nasional

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 10:13 WIB

Dia Mungkin Marah ke Saya! Pengakuan Deschamps Usai Coret Camavinga dari Skuat Prancis

Dia Mungkin Marah ke Saya! Pengakuan Deschamps Usai Coret Camavinga dari Skuat Prancis

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 10:06 WIB

Wow! Piala Dunia 2026: Buka 824 Ribu Lapangan Pekerjaan, Sumbang Rp656 T untuk Ekonomi Dunia

Wow! Piala Dunia 2026: Buka 824 Ribu Lapangan Pekerjaan, Sumbang Rp656 T untuk Ekonomi Dunia

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 09:57 WIB

FIFA Gelar Pertemuan Mendadak dengan Federasi Iran di Turki, Ada Masalah Apa?

FIFA Gelar Pertemuan Mendadak dengan Federasi Iran di Turki, Ada Masalah Apa?

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 09:49 WIB

Xabi Alonso Kirim Sinyal Bahaya ke Premier League Usai Gabung Chelsea

Xabi Alonso Kirim Sinyal Bahaya ke Premier League Usai Gabung Chelsea

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 09:43 WIB

Calvin Verdonk Berpeluang Cetak 2 Sejarah Besar usai Lille Resmi Lolos ke Liga Champions

Calvin Verdonk Berpeluang Cetak 2 Sejarah Besar usai Lille Resmi Lolos ke Liga Champions

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Tangis Neymar Pecah Jelang Pengumuman Skuad Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026

Tangis Neymar Pecah Jelang Pengumuman Skuad Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 18 Mei 2026 | 08:53 WIB