- Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari jabatan petinggi FIGC pada Juli 2026 setelah bertugas selama enam belas hari.
- Keputusan pengunduran diri tersebut diambil akibat kegagalan FIGC mengangkat Andrea Pirlo sebagai pelatih kepala tim nasional Italia.
- Kegagalan penunjukan pelatih baru itu memperpanjang masa krisis sepak bola Italia dalam beberapa tahun terakhir.
Suara.com - Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) kembali diterpa gejolak setelah dua petinggi barunya, Paolo Maldini dan Leonardo, memutuskan mengundurkan diri hanya 16 hari setelah resmi bergabung dalam proyek pembenahan Timnas Italia.
Melansir Goal, Selasa (28/7/2026), keputusan keduanya dipicu kegagalan FIGC mengangkat Andrea Pirlo sebagai pelatih kepala tim nasional. Pirlo, yang menjadi kandidat utama pilihan Maldini, batal ditunjuk setelah muncul penolakan terkait hubungan komersialnya dengan sebuah perusahaan taruhan asal Rusia.
Maldini sebelumnya ditunjuk sebagai Direktur Teknik FIGC pada 11 Juli 2026 dengan mandat memimpin proses restrukturisasi tim nasional Italia. Salah satu tugas utamanya adalah mencari pengganti Gennaro Gattuso yang meninggalkan kursi pelatih Gli Azzurri.
Dalam menjalankan tugas tersebut, Maldini mengajak Leonardo, mantan pemain tim nasional Brasil, sebagai penasihat untuk membantu menyusun arah baru sepak bola Italia.
Namun, proyek tersebut berumur singkat. Hanya berselang 16 hari sejak pengangkatan, Maldini dan Leonardo memilih mundur setelah federasi tidak menyetujui kandidat yang mereka usulkan.
![Andrea Pirlo, dari gagal di Inter hingga jadi legenda Juventus. [Dok. IG Andrea Pirlo Offciail]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/10/29/72365-andrea-pirlo-dari-gagal-di-inter-hingga-jadi-legenda-juventus.jpg)
Pirlo Gagal Jadi Pelatih
Andrea Pirlo sempat menjadi kandidat terdepan untuk menangani tim nasional Italia setelah Pep Guardiola dikabarkan menolak pendekatan awal dari FIGC.
Akan tetapi, peluang Pirlo pupus menyusul kontroversi mengenai kerja sama komersialnya dengan perusahaan taruhan asal Rusia. Isu tersebut memicu kritik dari berbagai kalangan sepak bola Italia sehingga membuat pencalonannya dinilai sulit dilanjutkan.
Kegagalan menunjuk Pirlo disebut menjadi alasan utama di balik keputusan Maldini dan Leonardo meninggalkan jabatan mereka.
Pengunduran diri dua tokoh tersebut menjadi pukulan bagi Presiden FIGC Giovanni Malago yang baru memulai masa kepemimpinannya. Federasi kini kembali dihadapkan pada ketidakpastian terkait arah pembangunan tim nasional, termasuk pencarian pelatih baru.
Situasi itu memperpanjang periode sulit yang dialami sepak bola Italia dalam beberapa tahun terakhir. Selain gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun, performa klub-klub Italia di kompetisi Eropa juga belum mampu memenuhi ekspektasi.
Kini, FIGC dituntut segera menemukan solusi agar proses pembenahan tim nasional tidak kembali terhambat. Federasi juga harus menentukan sosok pelatih baru yang mampu membawa Italia keluar dari krisis dan mengembalikan daya saing Gli Azzurri di level internasional.