Sejarah Sepakbola Hingga Jadi Olahraga Populer di Dunia

Arief Apriadi | Suara.com

Jum'at, 02 Juli 2021 | 16:00 WIB
Sejarah Sepakbola Hingga Jadi Olahraga Populer di Dunia
Diego Maradona kala memperkuat Napoli pada 1988 silam. [BON ISHIKAWA / AFP]

Suara.com - Dibalik kemeriahannya kini, sepak bola memiliki cerita yang cukup panjang dan berliku. Berikut sejarah yang mengiringi perkembangan sepakbola dunia.

Permainan sepakbola yang dikenal saat ini sudah lebih dahulu populer di Inggris pada abad ke-19.

Olahraga ini banyak dimainkan di desa maupun di kota kota di Inggris tetapi dengan peraturan yang berbeda-beda, tak seperti sekarang yang telah memiliki aturan baku di bawah naungan FIFA.

Namun, merujuk catatan sejarah, Inggris bukan satu-satunya negara yang punya andil mempopulerkan sepakbola. Ada peradaban lain yang turut melakukannya.

Dilansir dari buku berjudul "Sepak Bola (2019)" yang ditulis oleh Ina Hasanah, sepakbola ternyata sudah dikenal antara tahun 255-260 sebelum Masehi.

Di daratan Asia, olahraga serupa sepakbola ditemukan di wilayah China. Di sana olahraga tersebut disebut Cuju. Cu berarti menendang sementara Ju berarti pola kulit.

Sesuai dengan makna namanya, bola dalam permainan ini memang terbuat dari kulit binatang yang diisi rambut.

Gawang yang digunakan pun terbuat dari jaring yang dipasang pada dua buah bambu. Kala itu Cuju dimainkan sebagai olahraga militer di kota Lin Zi untuk melatih fisik para tentara.

Peradaban Romawi kuno ternyata juga telah mengenal olahraga sepakbola. Olahraga ini juga digunakan sebagai salah satu latihan kemiliteran. Bahkan konon orang-orang Roma lah yang membawa sepakbola ke Inggris.

Di Inggris, sepakbola dimainkan di jalan-jalan maupun tempat yang lapang. Namun permainan ini juga sempat dilarang oleh otoritas kota karena dinilai membahayakan.

Sebab saat itu permainan sepakbola belum diatur secara baku. Pola permainannya pun lebih kasar dan disertai kekerasan bahkan sampai menghilangkan nyawa.

Hingga akhirnya berabad-abad kemudian baru dilakukan upaya standardisasi aturan pada tahun 1843. Salah satunya yang dilakukan oleh university of Cambridge.

Mereka membuat aturan sepakbola sendiri yang kemudian disebarkan melalui para alumni yang mendirikan klub sepak bola.

Meski demikian, aturan tersebut belum dapat diterima secara universal di Inggris hingga pada 1863 dibuatlah aturan yang lebih umum.

Organisasi Fremasons Tavern menjadi salah satu yang berjasa membuat aturan baku permainan sepak bola.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Euro 2020 Dipenuhi Penonton Sementara Liga 1 Ditunda, Ini Tanggapan Marco Motta

Euro 2020 Dipenuhi Penonton Sementara Liga 1 Ditunda, Ini Tanggapan Marco Motta

Bola | Jum'at, 02 Juli 2021 | 14:10 WIB

Melihat Venue Sepak Bola PON XX Papua

Melihat Venue Sepak Bola PON XX Papua

Foto | Jum'at, 02 Juli 2021 | 13:10 WIB

Sempat Hilang di London, Wanita Malaysia Ditemukan Tewas Tanpa Kepala

Sempat Hilang di London, Wanita Malaysia Ditemukan Tewas Tanpa Kepala

News | Jum'at, 02 Juli 2021 | 13:22 WIB

Dulu Viral Lulus Diantar Bapak Naik Becak, Raeni Kini Jadi Doktor di Birmingham Inggris

Dulu Viral Lulus Diantar Bapak Naik Becak, Raeni Kini Jadi Doktor di Birmingham Inggris

News | Jum'at, 02 Juli 2021 | 12:30 WIB

Media Inggris Ikut-ikutan Sorot Yuni Shara soal Edukasi Seks Anak

Media Inggris Ikut-ikutan Sorot Yuni Shara soal Edukasi Seks Anak

Entertainment | Jum'at, 02 Juli 2021 | 08:45 WIB

Terkini

Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 Jangan Terbuai Usai Berhasil Mengalahkan China

Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 Jangan Terbuai Usai Berhasil Mengalahkan China

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:01 WIB

Jelang Drawing Piala Asia 2027, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Potensi Bahaya dari Pot 4

Jelang Drawing Piala Asia 2027, Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Potensi Bahaya dari Pot 4

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:55 WIB

Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal

Diwarnai Kontroversi, David Beckham Sebut Atletico Madrid Seharusnya Dapat Penalti Lawan Arsenal

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:02 WIB

Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol

Siapa Keanu Sanjaya? Pahlawan Timnas Indonesia U-17 yang Pernah Cicipi Latihan di Klub Spanyol

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:31 WIB

Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga

Respons Vincent Kompany Usai Mikel Arteta Sindir Soal Jadwal Liga

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:31 WIB

Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta

Arsenal ke Final Liga Champions, Wenger Bungkam Kritik soal Selebrasi Arteta

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:14 WIB

Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?

Berapa Kali Arsenal Pernah Lolos ke Final Liga Champions?

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:04 WIB

Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar

Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:57 WIB

Athletic Club Resmi Tunjuk Edin Terzic sebagai Pelatih Baru

Athletic Club Resmi Tunjuk Edin Terzic sebagai Pelatih Baru

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:47 WIB

Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030

Phil Foden akan Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2030

Bola | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:43 WIB