Sayangnya, karier Jordi Cruyff bersama Manchester United tak berjalan mulus. Dia justru pernah menyesal pindah ke Liga Inggris.
Sebab, saat itu usianya masih terlalu muda. Dia pun akhirnya kesulitan beradaptasi bersama Man United.
3. Gerrard Pique
![Bek sentral Barcelona, Gerard Pique. [LLUIS GENE / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/05/03/59149-gerard-pique-barcelona.jpg)
Sejak tahun 1997, ketika usianya masih 10 tahun, Gerrard Pique telah berlatih bersama akademi Barcelona, atau yang biasa disebut La Masia.
Masuk tahun 2004, Pique memutuskan untuk bergabung dengan Manchester United.
Namun, sayangnya karier Pique bersama Man United yang saat itu dilatih oleh Sir Alex Ferguson tak berlangsung indah.
Selama empat musim bermain di MU, termasuk masa peminjaman di Real Zaragoza selama semusim, Pique hanya mencatatkan 23 laga bersama Setan Merah.
Akhirnya, pada tahun 2008, Pique memutuskan untuk pulang ke Barcelona. Bersama raksasa La Liga itu, kariernya justru melesat dan mendapat banyak gelar juara.
4. David de Gea
![Kiper Manchester United, David De Gea usai melakukan penyelamatan saat menghadapi AS Roma dalam laga leg kedua babak semifinal Liga Europa di Old Trafford, Jumat (7/5/2021) dini hari WIB. [Filippo MONTEFORTE / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/05/07/67313-kiper-manchester-united-david-de-gea.jpg)
Sejak direkrut Manchester United dari Atletico Madrid pada tahun 2011, David de Gea selalu menjadi pilihan utama di sektor penjaga gawang.
Saat itu, kiper timnas Spanyol ini didatangkan Manchester United dengan biaya transfer sebesar 18,5 juta pounds.
Dengan biaya transfer sebesar itu, De Gea tercatat menjadi kiper termahal se-inggris raya. Ia memecahkan transfer sebelumnya milik Craig Gordon yang direkrut Sunderland dengan harga sembilan juta pounds.
Pelatih Man United saat itu, Sir Alex Ferguson, memang tengah mencari pengganti kiper legendaris, Edwin Van Der Sar.
5. Ander Herrera

Ander Herrera sebetulnya menjadi salah satu pemain penting di sektor lini tengah Manchester United sejak direkrut dari Athletic Bilbao pada 2014.
Saat itu, usia gelandang asal Spanyol ini masih 24 tahun. Sejak itu pula, ia menjadi salah satu idola bagi publik Old Trafford.
Namun, pemain timnas Spanyol itu akhirnya memilih angkat kaki untuk bermain bersama Paris Saint-Germain pada tahun 2019.
Kabarnya, Herrera tak menerima perpanjangan kontrak dari manajemen Manchester United karena permintaan gajinya tak dipenuhi.
Saat itu, ia meminta kenaikan gaji senilai 300 ribu pounds atau setara dengan Rp 5,3 miliar per pekan.
5. Victor Valdes

Setelah menolak kontrak baru di Barcelona, Victor Valdes memutuskan untuk memulai petualangan barunya di Liga Inggris.
Klub yang menjadi pelabuhannya tak lain ialah Manchester United. Saat itu, MU mendapatkan Valdes tanpa biaya, sebab status si pemain yang bebas transfer.
Transfer itu terjadi pada Januari 2015. Sayangnya, Valdes tak mendapat tempat utama di skuad Setan Merah.
Akhirnya, Valdes memilih angkat kaki untuk memperkuat Middlesbrough dengan status yang sama pada tahun 2016.
6. Erick Bailly

Erick Bailly menjadi pemain yang direkrut pertama kali oleh Jose Mourinho saat pertama kali datang di Manchester United pada 2016.
Saat itu, pemain timnas Pantai Gading ini tercatat sebagai penggawa klub Spanyol, Villarreal.
Per tanggal 8 Juni 2016, pemain yang kini berusia 27 tahun itu resmi menjalani pengabdian selama empat tahun bersama Setan Merah.
Kini, Baily juga telah resmi memperpanjang masa pengabdiannya bersama Manchester United setelah menandatangani kontrak baru.
Dengan kontrak ini, Baily akan tetap bertahan di Old Trafford hingga tahun 2024, dengan opsi perpanjangan satu tahun.
Kontributor: Muh Adif
