alexametrics

Thierry Henry - Dennis Bergkamp, Duet Maut yang Sukses Jadikan Arsenal The Invincibles

Syaiful Rachman
Thierry Henry - Dennis Bergkamp, Duet Maut yang Sukses Jadikan Arsenal The Invincibles
Duet maut Arsenal Thierry Henry dan Dennis Bergkamp. [AFP]

Duet Thierry Henry dan Dennis Bergkamp adalah duet terbaik yang pernah dimiliki Arsenal.

Suara.com - Duet Thierry Henry - Dennis Bergkamp disebut-sebut sebagai duet terbaik yang pernah dimiliki oleh Arsenal di sepanjang sejarah klub tersebut.

Di atas lapangan, komunikasi antara Thierry Henry dengan Dennis Bergkamp seolah-olah menggunakan telepati. Keduanya sudah memahami karakter satu sama lain dan mampu menerjemahkannya di atas lapangan.

Sebetulnya, duet magis antara Henry dan Bergkamp tak tercipta secara instan. Sebab, keduanya melewati sejumlah fase hingga akhirnya mampu menjadi duo menakutkan di lini depan.

Duet maut Arsenal Thierry Henry dan Dennis Bergkamp. [AFP]
Duet maut Arsenal Thierry Henry dan Dennis Bergkamp. [AFP]

Ketika itu manajer Arsenal, Arsene Wenger, mencoba tiga pemain untuk mengisi lini serang. Selain Henry-Bergkamp, ada satu sosok striker lain yang dipasang, yakni Nwankwo Kanu.

Baca Juga: Prediksi Norwich City vs Liverpool, Laga Putaran Ketiga Piala Liga Inggris

Ketika itu, Henry sukses mengemas 17 gol untuk Arsenal. Sementara Bergkamp memberikan kreativitas untuk lini serang, sekaligus mengoleksi enam gol di liga.

Sayangnya, Arsenal masih belum mampu mematahkan dominasi Manchester United. Mereka belum muncul sebagai ancaman bagi tim asuhan Sir Alex Ferguson.

Sebab, pada akhir musim, Setan Merah sukses meraih gelar juara Liga Inggris dengan margin 18 poin dari Arsenal yang duduk di peringkat kedua.

Lahirnya Duet Naut Henry-Bergkamp

Musim 2001/2002 menandai awal kejayaan Arsenal di bawah asuhan Arsene Wenger. Masa-masa keemasan ini tak lepas dari duet maut Thierry Henry dan Dennis Bergkamp.

Baca Juga: Sudah Ditunggu Chelsea dan PSG, Manchester City Fokus Lawan Wycombe Dulu

Sejak saat itu, dua pemain ini menjadi duo yang paling ikonik dalam sejarah penyelenggaraan Liga Premier Inggris.

Komentar