Daftar Nomor Punggung yang Dipensiunkan di Serie A

Arief Apriadi | Suara.com

Sabtu, 25 September 2021 | 16:20 WIB
Daftar Nomor Punggung yang Dipensiunkan di Serie A
Banner tribute untuk Diego Maradona yang terpampang di Stadio San Paolo markas Napoli. [MARIO LAPORTA / AFP]

Suara.com - Sepak bola tak hanya soal hiburan. Urusan sentimen pun acap kali hadir di lapangan hijau. Salah satunya adalah dipensiunkannya nomor punggung pemain yang berjasa besar bagi klub.

Memensiunkan nomor punggung di sepak bola bukanlah perkara mudah seperti olahraga basket. Urusan sentimen ini terkadang terbentur oleh regulasi yang berwenang.

Sebagai contoh, ada aturan nomor punggung yang berlaku di Spanyol. Pihak La Liga selaku regulator mengatur bahwa tim utama hanya boleh menggunakan nomor punggung 1 hingga 25.

Aturan ini membuat setiap klub peserta La Liga tak bisa serta merta memensiunkan nomor punggung pemainnya yang berjasa atau begitu membekas di sanubari.

Saat Lionel Messi meninggalkan Barcelona, ada wacana bahwa nomor ikonik 10 yang ia pakai akan dipensiunkan oleh Blaugrana.

Namun hal itu urung terjadi karena otoritas La Liga memiliki aturan pembatasan nomor punggung sehingga kini nomor ikoniknya itu dipakai oleh Ansu Fati.

Berbeda dengan La Liga, liga-liga lain memiliki aturan cukup longgar soal nomor punggung. Hal ini membuat setiap klub bisa memensiunkan nomor punggung pemain berjasanya.

Di Premier League, terdapat beberapa nomor punggung yang tak lagi bisa dipakai. Contoh nomor 25 milik Gianfranco Zola di Chelsea dan nomor 23 milik Marc Vivien Foe di Manchester City.

Lalu, bagaimana dengan Serie A? Kompetisi teratas Italia ini malah menjadi salah satu liga yang bisa dikatakan banyak memensiunkan nomor punggung.

Lantas, nomor punggung siapa saja yang dipensiunkan oleh klub-klub Serie A?

1. Roberto Baggio (Brescia)

Roberto Baggio. (Twitter)
Roberto Baggio. (Twitter)

Roberto Baggio dikenal sebagai salah satu penyerang hebat yang pernah dimiliki Italia. Dalam kariernya, ia tercatat banyak membela tim-tim besar.

Inter Milan, AC Milan, Juventus, pernah merasakan jasanya saat bermain. Namun, penghargaan tertinggi sebagai pemain didapatkan justru saat berkarier di Brescia.

Baggio yang bermain di Brescia selama 4 musim, mendapat penghormatan atas jasa-jasanya di mana nomor 10 yang ia kenakan dipensiunkan oleh Il Rondinelle.

2. Federico Pisani (Atalanta)

Tak banyak yang mengenal nama Federico Pisani. Namun bagi para pendukung Atalanta, namanya harum semerbak dan akan selalu dikenang.

Pisani adalah bomber tajam didikan Atalanta yang melakukan debutnya pada usia 17 tahun di tahun 1992. Kemampuan yang ia miliki membuat kariernya melonjak dan menjadi salah satu talenta muda terbaik yang dimiliki La Dea.

Sayang pada usia 22 tahun, Pisani meninggal dunia akibat kecelakaan mobil. Demi mengenang jasanya, Atalanta pun akhir memensiunkan nomor 14 yang ia kenakan semasa bermain.

3. Davide Astori (Fiorentina)

Kapten Fiorentina Davide Astori [AFP]
Kapten Fiorentina Davide Astori [AFP]

Davide Astori merupakan salah satu pemain yang dicintai publik Firenze. Ia merupakan kapten dan tulang punggung Fiorentina semasa bermain.

Naasnya, Astori harus pergi terlalu cepat. Ia meninggal dunia akibat serangan jantung saat tengah tertidur di hotel jelang pertandingan melawan Udinese.

Karena jasanya dan figurnya di kalangan publik Firenze, Fiorentina pun lantas memensiunkan nomor punggung 13 yang ia kenakan.

4. Giacinto Facchetti (Inter Milan)

Kapten timnas Italia, Giacinto Facchetti, memimpin rekan-rekannya tampil di final Euro 1968 melawan Yugoslavia. (Twitter/@OldDaysFootball)
Kapten timnas Italia, Giacinto Facchetti, memimpin rekan-rekannya tampil di final Euro 1968 melawan Yugoslavia. (Twitter/@OldDaysFootball)

Jika melihat nomor punggung skuad Inter Milan, maka pecinta sepak bola tak bakal menemukan nomor punggung 3.

Ya, nomor punggung 3 tersebut telah dipensiunkan oleh Inter untuk mengenang Giacinto Facchetti yang meninggal pada 2006.

Facchetti merupakan pemain yang loyal bagi Inter. 18 tahun lamanya ia mengabdi di Giuseppe Meazza dan menjadi salah satu bek tangguh yang pernah dimiliki Nerazzurri.

5. Javier Zanetti (Inter Milan)

Setelah nomor punggung 3, nomor punggung 4 pun juga dipensiunkan Inter Milan untuk mengenang jasa Javier Zanetti di Giuseppe Meazza.

Zanetti merupakan legenda hidup Nerazzurri di mana ia mengabdi selama 19 tahun. Dalam periode tersebut, ia mencatatkan 615 penampilan.

Figur Zanetti banyak disukai dan dielu-elukan pendukung Inter karena jiwa kepemimpinannya dan sosoknya yang bisa diandalkan selama bermain. Tak ayal, beragam posisi pernah ia tempati dari lini belakang hingga lini depan.

6. Franco Baresi (AC Milan)

Kapten dan bek AC Milan Franco Baresi (kanan) menyundul bola dari gelandang Marseille Abedi Pelé dari Ghana selama final Piala Champions Eropa 26 Mei 1993 di Munich. AFP PHOTO/PATRICK HERTZOG.
Kapten dan bek AC Milan Franco Baresi (kanan) menyundul bola dari gelandang Marseille Abedi Pelé dari Ghana selama final Piala Champions Eropa 26 Mei 1993 di Munich. AFP PHOTO/PATRICK HERTZOG.

Tak hanya Inter, AC Milan pun juga punya tradisi memensiunkan nomor punggung. Kali ini ada nomor punggung 6 yang tak lagi dipakai oleh Rossoneri.

AC Milan memensiunkan nomor punggung 6 untuk menghormati pengabdian Franco Baresi yang berseragam Rossoneri selama 20 tahun.

Selain nomor 6 milik Baresi, AC Milan juga memensiunkan nomor 3. Tapi khusus nomor punggung 3 milik Paolo Maldini itu, ada aturan khusus di mana nomor ini bisa dipakai kembali.

Maldini mengizinkan nomor punggung 3 ini boleh dipakai kembali jika ada keturunannya yang bermain di AC Milan kelak dan ingin mengenakan nomor tersebut.

7. Diego Maradona (Napoli)

Diego Maradona kala memperkuat Napoli pada 1988 silam. [BON ISHIKAWA / AFP]
Diego Maradona kala memperkuat Napoli pada 1988 silam. [BON ISHIKAWA / AFP]

Diego Maradona merupakan salah satu pesepak bola terbaik sepanjang sejarah dan pemain terbaik yang pernah dimiliki Napoli.

Untuk alasan itu, Napoli pun kemudian memensiunkan nomor punggung 10 yang pernah ia kenakan bersama Partenopei.

Tak cukup sampai di situ, markas Napoli yakni Stadion San Paolo pun kini berganti nama menjadi Stadion Diego Maradona untuk menghormati jasanya pasca Maradona meninggal dunia.

Kontributor: Zulfikar Pamungkas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Aine Coutinho, Istri Setia The Magician dalam Suka Maupun Duka

Profil Aine Coutinho, Istri Setia The Magician dalam Suka Maupun Duka

Bola | Sabtu, 25 September 2021 | 13:05 WIB

Paulo Dybala Segera Teken Kontrak Baru di Juventus

Paulo Dybala Segera Teken Kontrak Baru di Juventus

Bola | Jum'at, 24 September 2021 | 21:35 WIB

Jadwal Liga Italia Akhir Pekan Ini, Ada Derby Lazio vs AS Roma

Jadwal Liga Italia Akhir Pekan Ini, Ada Derby Lazio vs AS Roma

Bola | Jum'at, 24 September 2021 | 13:59 WIB

Catatkan Rekor Kemenangan 100%, Napoli Kembali Kuasai Puncak Serie A Italia

Catatkan Rekor Kemenangan 100%, Napoli Kembali Kuasai Puncak Serie A Italia

Your Say | Jum'at, 24 September 2021 | 11:52 WIB

Sampdoria vs Napoli: Menang Telak, Spalletti Sanjung Kualitas Individu Pemainnya

Sampdoria vs Napoli: Menang Telak, Spalletti Sanjung Kualitas Individu Pemainnya

Bola | Jum'at, 24 September 2021 | 09:30 WIB

Terkini

John Herdman Tunjuk Damian van Rensburg, Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era Kluivert

John Herdman Tunjuk Damian van Rensburg, Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era Kluivert

Bola | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:41 WIB

Tak Merasa Bersalah dengan Selebrasi Provokatif, Vinicius Junior: Dulu Mereka Tertawakan Saya

Tak Merasa Bersalah dengan Selebrasi Provokatif, Vinicius Junior: Dulu Mereka Tertawakan Saya

Bola | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:34 WIB

Sadio Mane Sindir CAF! Pemain Senegal Ngamuk Setelah Gelar Piala Afrika 2025 Dicabut

Sadio Mane Sindir CAF! Pemain Senegal Ngamuk Setelah Gelar Piala Afrika 2025 Dicabut

Bola | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:24 WIB

Deretan Fakta Menarik Jelang Potensi Duel Timnas Indonesia Vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Deretan Fakta Menarik Jelang Potensi Duel Timnas Indonesia Vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bola | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:22 WIB

Simon Grayson Mampir ke Leeds United Sebelum Gabung Timnas Indonesia, Bujuk Pascal Struijk?

Simon Grayson Mampir ke Leeds United Sebelum Gabung Timnas Indonesia, Bujuk Pascal Struijk?

Bola | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:15 WIB

Bongkar Taktik John Herdman: Prediksi Formasi 3 Bek Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Bongkar Taktik John Herdman: Prediksi Formasi 3 Bek Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Bola | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:11 WIB

5 Senjata Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Pilar Penting di 3 Lini

5 Senjata Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Pilar Penting di 3 Lini

Bola | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:02 WIB

Bedah Staf Kepelatihan Timnas Indonesia Era John Herdman: Simon Grayson Paling Senior

Bedah Staf Kepelatihan Timnas Indonesia Era John Herdman: Simon Grayson Paling Senior

Bola | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:50 WIB

Persib Masuk Dunia Streetwear Global Lewat Kolaborasi dengan Brand Inggris

Persib Masuk Dunia Streetwear Global Lewat Kolaborasi dengan Brand Inggris

Bola | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:44 WIB

Marc Klok Beri Pesan Khusus ke John Herdman: Bangun Timnas untuk Masa Depan

Marc Klok Beri Pesan Khusus ke John Herdman: Bangun Timnas untuk Masa Depan

Bola | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:39 WIB