alexametrics

Fokus 100 Persen untuk Belgia vs Prancis, Roberto Martinez Tak Punya Waktu untuk Barcelona

Rully Fauzi
Fokus 100 Persen untuk Belgia vs Prancis, Roberto Martinez Tak Punya Waktu untuk Barcelona
Pelatih Timnas Belgia, Roberto Martinez. [YURI CORTEZ / AFP]

Mungkin nanti Martinez akan mempertimbangkan tawaran melatih dari Barca, namun untuk saat ini fokusnya 100 persen tercurah untuk Belgia.

Suara.com - Pelatih Timnas Belgia, Roberto Martinez mengaku tak memikirkan rumor yang mengaitkannya dengan posisi pelatih baru Barcelona, menggantikan Ronald Koeman yang diyakini hanya tinggal menunggu waktu untuk dipecat.

Martinez menegaskan jika fokusnya saat ini 100 persen tercurah untuk Belgia, terlebih Rode Duivels --julukan Timnas Belgia-- sudah ditunggu partai penting.

Belgia akan menantang Prancis pada laga semifinal UEFA Nations League di Allianz Stadium, Turin, Italia, Jumat (7/10/2021) dini hari WIB nanti.

Mungkin nanti Martinez akan mempertimbangkan tawaran melatih dari Barcelona, namun untuk saat ini fokusnya sepenuhnya untuk Belgia.

Nama Martinez sendiri cukup santer masuk dalam bursa pelatih baru Barca pengganti Koeman, bersama nama-nama macam Xavi Hernandez dan Erik ten Hag.

Martinez ditenggarai dalam waktu dekat tidak akan memperpanjang kontraknya bersama Belgia yang bakal habis per Juni 2022.

Lahir di Katalunya yang merupakan basis dari FC Barcelona juga membuat Martinez makin terlihat pas menjadi nahkoda Blaugrana yang baru.

Meski demikian, untuk saat ini Belgia masih akan mendapat curahan perhatian penuh dari juru taktik berusia 48 tahun itu.

"Jujur saja, saya belum berpikir terlalu jauh soal masa depan. Saya tidak pernah membuat rencana soal dimana nanti saya akan bekerja. Fokus dari proyek ke proyek adalah jalan hidup saya," ucap Martinez kepada GOAL Intl.

"Untuk sekarang, saya merasa bahagia dengan Belgia dan ingin terus meraih prestasi. Saya sekarang adalah pealtih Belgia, karena itu fokus saya 100 persen untuk timnas ini. Ini tanggung jawab saya! Jika terlalu banyak cabang pikiran, maka bisa saja berpengaruh pada performa tim," celotehnya.

"Nantinya jika tiba waktu untuk membuat keputusan, maka saya akan memilih dengan sendirinya. Saya akan mengambil langkah yang sekiranya terbaik untuk semua pihak," tandas eks pelatih Wigan dan Everton itu.

Komentar