Asal Usul dan Sejarah Aturan Jumlah Pemain Sepakbola 11 vs 11

Rully Fauzi

Rabu, 13 Oktober 2021 | 20:18 WIB
Asal Usul dan Sejarah Aturan Jumlah Pemain Sepakbola 11 vs 11
Ilustrasi sepakbola. (Shutterstock)

Suara.com - Saat ini, pertandingan sepakbola mempertemukan dua tim yang masing-masing tim diperkuat 11 pemain. Namun, dalam sejarah perjalanannya, jumlah ini sempat mengalami perubahan.

Aturan jumlah pemain untuk masing-masing tim ini sudah diatur dalam peraturan permainan atau Laws of The Game FIFA yang dirilis oleh International Football Association Board (IFAB).

Organisasi ini merupakan Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional yang menentukan Aturan Permainan sepak bola (Laws of The Game).

Dari aturan tersebut, ada pasal yang menyebut bahwa “Sebuah pertandingan wajib dimainkan oleh dua tim yang masing-masing diperkuat maksimal 11 pemain”.

Salah satu pemain yang hukumnya wajib ada ialah penjaga gawang. Sementara untuk pemain di posisi lainnya, tak ada regulasi yang mengaturnya.

Sementara itu, sebuah pertandingan tidak bisa dimulai atau dilanjutkan andai salah satu tim tak memiliki jumlah pemain sekurang-kurangnya tujuh.

Oleh sebab itu, sebetulnya pertandingan sepak bola resmi yang berada di bawah naungan FIFA pun tak harus berlangsung dengan melibatkan 11 lawan 11 pemain.

Pasalnya, ada kondisi-kondisi tertentu yang terkadang memaksa sebuah klub kehilangan pemainnya akibat berbagai alasan, termasuk cedera.

Namun demikian, apabila dalam sebuah pertandingan terdapat salah satu kesebelasan yang mendapat lima kartu merah, maka pertandingan otomatis dianggap selesai.

baca juga

 Sebab, tim tersebut tak memenuhi syarat karena jumlah pemainnya kurang dari tujuh. Akan tetapi, apabila wasit hanya mengeluarkan empat kartu merah dan menyisakan tujuh pemain, laga tetap dapat dilanjutkan.

Sejarah Munculnya 11 Lawan 11

Sebetulnya, aturan pemain dalam masing-masing tim yang berjumlah 11 orang muncul pada sekitar tahun 1897. Aturan ini muncul bersamaan dengan durasi waktu pertandingan, yakni 2x45 menit, dan luas lapangan yang digunakan.

Sebab, sebelumnya tak ada aturan khusus yang menentukan jumlah pemain di atas lapangan. Jumlah ini hanya disesuaikan dengan ukuran lapangan yang digunakan.

Andai lapangannya memiliki luas yang cukup besar, maka jumlah pemain dari kedua kubu lebih banyak. Namun, situasi ini dianggap tidak ideal karena pertandingan menjadi kacau akibat banyaknya pemain di lapangan.

Aturan minimal pemain yang bertanding di atas lapangan yang berjumlah tujuh pemain seperti yang disebutkan di atas bukan tanpa alasan.

Sebab, permainan sepak bola di masa silam tak mengenal istilah pergantian pemain. Penerapan pergantian pemain baru pertama kali digunakan pada Piala Dunia 1970.

Saat itu, pemain USSR (saat ini Rusia) Anatoliy Pusazh, menjadi pemain pertama yang bertanding saat laga sudah dimulai.

Padahal, sebelumnya, tak ada pergantian pemain yang diizinkan dalam sebuah pertandingan resmi di bawah naungan FIFA.

[Muh Adif Setiawan]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:00 WIB

RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!

RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!

Entertainment | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:27 WIB

Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton

Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:05 WIB

Tak Sekadar Kejar Juara, Turnamen Sepak Bola Usia Muda Ajarkan Sportivitas dan Kerja Sama

Tak Sekadar Kejar Juara, Turnamen Sepak Bola Usia Muda Ajarkan Sportivitas dan Kerja Sama

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:55 WIB

Main di Film Bapakmu Kiper, Vidi Bule Ungkap Alasan Nyeleneh Suka Jadi Penjaga Gawang

Main di Film Bapakmu Kiper, Vidi Bule Ungkap Alasan Nyeleneh Suka Jadi Penjaga Gawang

Entertainment | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:16 WIB

Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang

Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:02 WIB

Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja

Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 06:00 WIB

Liga Aspal dan Mimpi Anak-anak di Tengah Kota Jakarta

Liga Aspal dan Mimpi Anak-anak di Tengah Kota Jakarta

Foto | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:00 WIB

Erick Thohir Apresiasi Timnas Putri usai Juara AFF Women's Cup 2026

Erick Thohir Apresiasi Timnas Putri usai Juara AFF Women's Cup 2026

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 14:50 WIB

Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai

Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:26 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Horor Biasa, 'Munafik: Melawan Iblis' Hadir dengan Unsur Religi Serta Budaya Jawa

Bukan Sekadar Horor Biasa, 'Munafik: Melawan Iblis' Hadir dengan Unsur Religi Serta Budaya Jawa

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Sambut HUT Ke-81 RI, BRI Hadirkan Promo Kuliner, Liburan, hingga Hiburan

Sambut HUT Ke-81 RI, BRI Hadirkan Promo Kuliner, Liburan, hingga Hiburan

Jabar | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:03 WIB

Warna Baju yang Bawa Energi Positif Chi untuk Tarik Keberuntungan

Warna Baju yang Bawa Energi Positif Chi untuk Tarik Keberuntungan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:00 WIB

HUT RI ke-81: Dari Antusiasme Warga hingga Persiapan di Istana

HUT RI ke-81: Dari Antusiasme Warga hingga Persiapan di Istana

Video | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Rumah ASN PUPR dan Anggota DPRD Digeledah, KPK Temukan Bukti Kasus Suap Rejang Lebong

Rumah ASN PUPR dan Anggota DPRD Digeledah, KPK Temukan Bukti Kasus Suap Rejang Lebong

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:58 WIB

Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan

Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan

Bogor | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:57 WIB

10 Manfaat Spiritual Membaca Doa Shalat Dhuha Setiap Hari

10 Manfaat Spiritual Membaca Doa Shalat Dhuha Setiap Hari

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Epson Hidupkan Pengalaman Visual di Live Showcase Naura Ayu lewat Projection Mapping

Epson Hidupkan Pengalaman Visual di Live Showcase Naura Ayu lewat Projection Mapping

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:54 WIB

HUT ke-81 RI Makin Meriah dengan Promo Spesial BRI

HUT ke-81 RI Makin Meriah dengan Promo Spesial BRI

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Usut Korupsi Rp35,7 M, KPK Bedah Keuangan KSO Pembangun Gedung Pemkab Lamongan

Usut Korupsi Rp35,7 M, KPK Bedah Keuangan KSO Pembangun Gedung Pemkab Lamongan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:47 WIB

×