alexametrics

Presiden FIFA Gianni Infantino Ingin Piala Dunia Digelar di Israel - Palestina

Syaiful Rachman
Presiden FIFA Gianni Infantino Ingin Piala Dunia Digelar di Israel - Palestina
Presiden FIFA Gianni Infantino saat berbicara di Kongres badan sepak bola Dunia ke-70 yang berlangsung secara daring di Zurich, 18 September 2020. [Kurt SCHORRER / FIFA / AFP]

Hal itu diungkapkan Gianni Infantino dalam kunjungannya ke Israel.

Suara.com - Presiden Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) Gianni Infantino mengusulkan Israel dan Palestina sebagai tuan rumah ajang Piala Dunia.

Usul Gianni Infantino ini mencuat setelah sang Presiden FIFA melakukan kunjungan resmi ke Israel. Kunjungan tersebut merupakan yang pertama baginya.

Ketika melakukan kunjungan Gianni Infantino membahas kemungkinan Israel menjadi tuan rumah pesta sepak bola dunia empat tahunan tersebut.

Presiden FIFA Gianni Infantino saat berbicara di Kongres badan sepak bola Dunia ke-70 yang berlangsung secara daring di Zurich, 18 September 2020. [Kurt SCHORRER / FIFA / AFP]
Presiden FIFA Gianni Infantino saat berbicara di Kongres badan sepak bola Dunia ke-70 yang berlangsung secara daring di Zurich, 18 September 2020. [Kurt SCHORRER / FIFA / AFP]

Akan tetapi, Infantino tidak menunjuk Israel sendiri sebagai tuan rumah, ia juga memasukkan Palestina untuk menemani negara tetangganya itu.

Baca Juga: Sepak Bola PON Papua: Pecundangi Aceh, Tuan Rumah Sabet Emas

Selain itu, Kesepakatan Abraham terkait normalisasi situasi yang ditandatangani Israel, Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan dan Maroko juga turut dibahas.

Langkah tersebut diambil Infantino karena FIFA memiliki agenda memperluas Piala Duna menjadi event yang digelar sebanyak satu kali dalam dua tahun.

Gagasan Infantino menjadikan Israal-Palestina sebagai negara tuan rumah Piala Dunia tentu akan menimbulkan polemik, mengingat kedua negara tersebut berkonflik.

"Mengapa kita tak memimpikan Piala Dunia digelar di Israel dan negara tetangganya," ucap Gianni Infantino dikutip dari The Athletic.

"Menggunakan Kesepakatan Abraham, mengapa kita tidak menggelar di Israel dan tetangganya di Timur Tengah, termasuk Palestina?" imbuhnya.

Baca Juga: Papua vs Aceh, Simak Road to Final Sepakbola Putra PON Papua

Namun begitu, melalui cuitan juru bicara FIFA pada akun Twitter pribadi, FIFA lebih mengutamakan Uni Emirat Arab sebagai penyelenggara Piala Dunia.

Mengingat Israel dan Palestina masih berada dalam konflik, meski begitu tak menutup kemungkinan dua negara ini kemudian bersatu untuk gelaran tersebut.

"Dalam diskusi, Presiden FIFA mengemukakan gagasan Israel sebagai tuan rumah Piala Dunia 2030," tulis Bennett.

"Bersama dengan negara-negara tetangga, utamanya bersama Uni Emirat Arab." tulisnya lagi.

Seperti yang diketahui bersama jika Israel dan Palestina hingga saat ini masih terlibat konflik politik terkait pencaplokan wilayah.

Tak jarang aksi saling serang hingga menewaskan banyak orang kerap kali terjadi, utamanya di perbatasan-perbatasan negara tersebut.

Konflik yang sejatinya menjadi sorotan megabintang Manchester United asal Portugal, Cristiano Ronaldo yang secara terang-terangan membela Palestina.

[Penulis: Eko Isdiyanto]

Komentar