alexametrics

Sadar Waktunya Tak Lama Lagi, Ronald Koeman Ingin Enjoy Latih Barcelona

Rully Fauzi
Sadar Waktunya Tak Lama Lagi, Ronald Koeman Ingin Enjoy Latih Barcelona
Pelatih Barcelona, Ronald Koeman. [LLUIS GENE / AFP]

Hal ini diutarakan pelatih bertubuh gempal itu jelang laga tandang Barca kontra Rayo Vallecano.

Suara.com - Pelatih Barcelona, Ronald Koeman sadar waktunya sudah tak banyak sebagai juru taktik Blaugrana. Pelatih bertubuh tambun asal Belanda itu pun mengaku ingin enjoy melatih Barca di sisa waktunya ini, meski sedang menghadapi tantangan berat.

Inkonsisten dan hasil-hasil buruk yang dipetik Barcelona musim ini membuat posisi Koeman sebagai pelatih kian under pressure.

Ia pun diyakini di ambang pemecetan setelah Barcelona tumbang 1-2 di kandang sendiri dari rival abadinya, Real Madrid pada laga lanjutan Liga Spanyol 2021/2022 akhir pekan lalu.

Barcelona kini terpaku di peringkat kesembilan klasemen sementara LaLiga dengan baru meraih 15 poin dari sembilan pertandingan.

Baca Juga: Mobilnya Digeruduk Fans Barcelona, Ronald Koeman: Orang-orang yang Tak Tahu Aturan

Jelang laga pekan ke-11 Liga Spanyol, di mana Barca akan melawat ke kandang Rayo Vallecano pada Kamis (27/10/2021) dini hari WIB nanti, Koeman pun seakan tahu bahwa dirinya tinggal menghitung hari sebagai juru taktik Barcelona.

"Saya ingin menikmati waktu yang tersisa, apakah itu delapan tahun, enam bulan, satu tahun, atau beberapa minggu. Saya ingin enjoy melatih Barca, klub besar, klub fantastis yang sangat luar biasa," ucap Koeman seperti dilansir BBC, Rabu (27/10/2021).

"Saya sudah dewasa dan saya tahu bagaimana hal ini bekerja," sambung mantan bek Barcelona yang juga eks pelatih Ajax, Benfica, Valencia, Everton dan Timnas Belanda itu.

Setelah kekalahan di El Clasico akhir pekan lalu, Koeman sendiri mengalami insiden yang tak mengenakkan. Mobil sang pelatih digeruduk fans Barcelona saat ingin keluar dari area Camp Nou, yang menjadi bukti kekesalan para Cules atas performa buruk tim sepanjang musim ini.

"Ini adalah masalah sosial. Itu adalah orang-orang tidak berpendidikan yang tidak memahami aturan dan nilai," kecam Koeman.

Baca Juga: 5 Pemain dengan Gol Terbanyak di El Clasico

"Di dalam stadion, lingkungannya benar-benar berbeda dan itulah yang saya ingat. Suasana meriah itu, fans mendukung dengan luar biasa meski akhirnya kita kalah. Ya, bukan dengan orang-orang seperti itu," tukasnya.

[Aulia Ivanka Rahmana / Rully Fauzi]

Komentar