alexametrics

Timnas U-23 Gagal ke Piala Asia, Bagaimana Nasib Shin Tae-yong?

Arief Apriadi | Adie Prasetyo Nugraha
Timnas U-23 Gagal ke Piala Asia, Bagaimana Nasib Shin Tae-yong?
Pelatih Shin Tae-yong saat memberikan arahan kepada skuad Timnas Indonesia U-23 (dok. PSSI).

PSSI telah mengeluarkan pernyataan terkait nasib Shin Tae-yong sebagai pelatih timnas Indonesia.

Suara.com - Shin Tae-yong kembali gagal memberikan hasil positif bagi timnas Indonesia. Teranyar, dirinya tak mampu membawa timnas Indonesia U-23 lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2022.

Meski demikian, nasib Shin Tae-yong sebagai juru taktik Skuad Garuda nyatanya masih aman. PSSI masih memberikan waktu bagi pelatih asal Korea Selatan itu setidaknya hingga akhir tahun.

Seperti diketahui, Garuda Muda gagal melaju ke putaran final usai dikalahkan Australia di babak kualifikasi dalam dua pertemuan.

Pada perjumpaan pertama, Bagus Kahfi dan kawan-kawan kalah 2-3, sebelum dipermalukan 0-1 di laga kedua.

Baca Juga: Australia Cetak Gol Cepat, Timnas Indonesia Tertinggal Satu Gol di Babak Pertama

Hasil itu memperpanjang rekor buruk Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 yang sebelumnya juga hanya mampu mencapai babak kualifikasi sejak ajang tersebut digulirkan pada 2013.

"Insya Allah Shin Tae-yong sampai akhir tahun ini aman. Tapi kami akan evaluasi seperti apa yang akan dia lakukan untuk timnas Indonesia ke depan," kata Sekjen PSSI, Yunus Nusi kepada awak media, Jumat (29/10/2021).

Teranyar, Shin Tae-yong akan fokus menggembleng skuad Garuda untuk mengikuti ajang Piala AFF 2020 yang bakal bergulir Desember 2021 hingga Januari 2022 di Singapura.

Hasil akhir dari ajang tersebut kemungkinan bakal menjadi bahan evaluasi PSSI terkait mempertahankan atau mendepak pelatih 52 tahun tersebut.

Piala AFF 2020 akan digelar terpusat di Singapura. Timnas Indonesia berada di Grup B bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Laos.

Baca Juga: Persis Solo Dikabarkan Incar 2 Bintang Timnas Indonesia, Ini Sosoknya

PSSI punya target tinggi buat Timnas Indonesia dalam kejuaraan ini. Bagaimana tidak, rekor terbaik skuad Garuda adalah semifinal belum pernah juara.

Komentar