alexametrics

Taktik Madrid Bikin Possesion Inter Milan Semu, Ini Kata Ancelotti

Arief Apriadi
Taktik Madrid Bikin Possesion Inter Milan Semu, Ini Kata Ancelotti
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti. [GABRIEL BOUYS / AFP]

Real Madrid mengalahkan Inter Milan 2-0.

Suara.com - Real Madrid sukses melaju ke 16 besar Liga Champions dengan status juara Grup D setelah mengalahkan Inter Milan 2-0 dalam laga terakhir, Rabu (8/12/2021) dini hari WIB.

Dalam pertandingan di Santiago Bernabeu, Real Madrid membiarkan Inter Milan menguasai bola lebih banyak. Los Blancos lebih memilih pendekatan serangan balik.

Skema yang diterapkan Ancelotti terbukti jitu. Possesion Inter Milan dibuat semu sementara di sisi lain, Real Madrid begitu klinis di depan gawang.

Pertandingan ini berjalan mirip dengan kemenangan 1-0 Madrid di Giuseppe Meazza di matchday pertama penyisihan grup. Los Merengues berhasil menang meski terus dikurung Inter.

Baca Juga: Madrid vs Inter: Bikin Nerazzurri Ompong, Los Blancos Juara Grup

Real Madrid mencetak dua gol dalam laga ini lewat upaya tembakan jarak jauh yang menakjubkan dari Toni Kroos dan Marco Asensio. Sepakan kedua pemain membuat Samir Handanovic tak berdaya.

Di antara dua gol Madrid, Inter diterpa bencana setelah Nicol Barella dikartu merah akibat emosi pasca dilanggar Eder Militao.

Gelandang Real Madrid asal Spanyol, Marco Asensio (kiri) melakukan selebrasi dengan rekan-rekannya setelah mencetak gol kedua timnya dalam laga terakhir grup D Liga Champions antara Real Madrid vs Inter Milan di stadion Santiago Bernabeu, Rabu (8/12/2021) dini hari WIB.OSCAR DEL POZO / AFP.
Gelandang Real Madrid asal Spanyol, Marco Asensio (kiri) melakukan selebrasi dengan rekan-rekannya setelah mencetak gol kedua timnya dalam laga terakhir grup D Liga Champions antara Real Madrid vs Inter Milan di stadion Santiago Bernabeu, Rabu (8/12/2021) dini hari WIB.OSCAR DEL POZO / AFP.

Ancelotti paham Inter berada dalam tekanan jelang pertandingan karena membutuhkan kemenangan untuk merebut posisi puncak klasemen dari Madrid.

Kondisi itu membuat Inter mau tidak mau tampil lebih menekan dan Real Madrid memanfaatkan hal itu lewat permainan reaktif yang mengandalkan serangan balik cepat.

“Ketika Inter memiliki kontrol lebih di babak pertama, kami masih menghadapi risiko yang relatif sedikit dan tidak perlu melakukan sesuatu yang luar biasa, terutama setelah memimpin,” kata Ancelotti kepada Sky Sport Italia.

Baca Juga: Milan vs Liverpool: Kalah di San Siro, Rossoneri Angkat Koper dari Liga Champions

“Kami berbahaya dalam serangan balik, bisa saja mendapat [gol lagi] beberapa saat sebelum jeda. Jadi semuanya berjalan dengan baik."

Komentar