alexametrics

Tottenham Dihantam COVID-19, Ada 13 Kasus Positif Jelang Lawan Rennes

Rully Fauzi
Tottenham Dihantam COVID-19, Ada 13 Kasus Positif Jelang Lawan Rennes
Manajer Tottenham Hotspur, Antonio Conte. [ADRIAN DENNIS / AFP]

Manajer Tottenham, Antonio Conte mengaku kesulitan saat ini dengan sedikitnya pemain yang tersedia.

Suara.com - Manajer Tottenham Hotspur, Antonio Conte mengonfirmasi ada 13 kasus positif COVID-19 yang melibatkan delapan pemain dan lima staf klub COVID-19 di klub London Utara tersebut.

Tottenham dijadwalkan bermain kandang melawan Rennes di laga terakhir fase grup Liga Conference Europa pada Jumat (10/12/2021) dini hari WIB, dan Badan Sepak Bola Eropa (UEFA) mengatakan "pertandingan akan berlangsung sesuai jadwal".

Mereka kemudian akan bermain tandang melawan Brighton pada Minggu (12/12/2021) malam WIB dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris 2021/2022.

"Setiap hari kasus positif kami bertambah. Ini benar-benar bukan situasi yang baik," keluh Antonio Conte seperti dilansir Sky Sports.

Baca Juga: Link Live Streaming Liga Champions: Bayern Munich vs Barcelona

Setelah pertandingan melawan Brighton, Tottenham akan menghadapi Leicester City pada 17 Desember dan Liverpool pada 19 Desember di Liga Inggris, sebelum melawan West Ham United di perempatfinal Piala Liga Inggris pada 23 Desember 2021.

"Untuk berbicara tentang sepakbola hari ini tidak mungkin. Situasi terakhir membuat saya sangat kesal. Situasinya serius. Ada infeksi besar," kata Conte.

"Kami bersiap untuk pertandingan melawan Rennes, tetapi itu sangat sulit," keluh pelatih asal Italia itu. 

"Sekali lagi satu pemain positif, staf (pelatih) lain positif - besok giliran siapa? Sekarang tentu saja, kami sedikit takut karena besok kami tidak tahu apa yang terjadi." 

Conte menambahkan; "Ini pasti membuat saya kesal karena saya di sini untuk berbicara tentang sepakbola, tentang pemain saya dan atmosfer yang ingin saya lihat besok (melawan Rennes."

Baca Juga: Link Live Streaming Atalanta vs Villarreal di Liga Champions

"Sebaliknya kita berbicara tentang orang-orang yang positif COVID," tandas eks pelatih Juventus, Chelsea dan Inter Milan itu.

Komentar