Namun emosi pemain Singapura mereda setelah Song Ui-young menyeimbangkan papan skor menjadi 1-1. Skor imbang menutup babak pertama.
Empat menit bola bergulir di babak pertama, peluang didapat Ricky Kambuaya. Sayang peluang yang didapatnya gagal dikonversi menjadi gol setelah bola yang disepaknya melayang tinggi di atas mistar.
Memasuki menit 51 peluang Timnas Indonesia untuk mencetak gol kembali tercipta. Menusuk di sisi kanan kotak penalti lawan, Witan melepaskan umpan cantik ke depan gawang. Sayang, Ezra terlambat menyambut bola.
Tekanan terus dilancarkan para pemain Indonesia. Beberapa peluang di depan gawang di dapat, namun benteng pertahanan Singapura tak juga runtuh.
Meski bermain dengan 10 pemain, Singapura masih mampu menebar ancaman. Serangan cepat yang dibangun lewat umpan-umpan jauh beberapa kali membahayakan gawang Nadeo.
Perubahan strategi dilakukan pelatih Shin Tae-yong di menit 64. Rizky Ridho, Ramai Rumakiek dan Ricky Kambuaya ditarik keluar.
Sebagai gantinya, Shin Tae-yong memasukkan Elkan Baggott, Egy Maulana Vikri dan juga Irfan Jaya.
Baru masuk, Irfan Jaya langsung mendapat peluang. Namun penyerang Indonesia tersebut disikut dan dijatuhkan Irfan Fandi.
Wasit pun mengeluarkan kartu merah dan mengusir Irfan Fandi, sehingga Singapura harus bermain dengan sembilan orang.
Bermain dengan sembilan orang, Singapura justru membalikka keunggulan. Lewat skema tendangan bebas, Shahdan Sulaiman mengubah skor menjadi 1-2.
Tertinggal, konsentrasi pemain Timnas Indonesia seakan terganggu. Unggul pemain, Indonesia justru banyak melakukan kesalahan ketika melancarkan serangan.
Sementara bagi Singapura, berkurangnya dua pemain tidak membuat mereka patah semangat dalam menghadapi skuad Garuda.
Memasuki menit 87, Timnas Indonesia berhasil mengubah papan skor. Berawal dari tendangan keras Witan yang ditepis Hassan Sunny, bola liar disambut Pratama Arhan yang melesakkannya ke dalam gawang.
Namun Singapura kembali mendapat peluang setelah wasit menunjuk titik penalti di menit 88. Beruntung bagi Indonesia, penalti yang dieksekusi Faris Ramli berhasil digagalkan Nadeo Argawinata.
Serangan cepat yang dibangun Indonesia nyaris berbuah gol. Namun aksi gemilang Hassan Sunny masih menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.
Papan skor kembali berubah di awal babak tambahan yang pertama.
Pergerakan Egy Maulana Vikri di sisi kanan membuat lini belakang Singapura ketar ketir dan bola yang dilepaskan pemain FK Senica tersebut masih mampu dibendung Hassan Sunny.
Akan tetapi, bola liar yang menggelinding di depan gawang disambar Irfan Jaya. Skor berubah 3-2.
Di menit ke-100, dua kali Irfan Jaya melepaskan tembakan tepat ke gawang. Namun peluang tersebut digagalkan Hassan Sunny.
Dua menit berselang, penyelamatan gemilang kembali dilakukan Hassan. Kali ini tendangan keras Arhan Pratama yang berhasil dibendung.
Memasuki menit ke-105, upaya keras penggawa Garuda berbuah manis. Egy Maulana Vikri mengubah papan skor menjadi 4-2 usai memanfaatkan kemelut di depan gawang Hassan Sunny.
Namun gemilangnya penampilan Hassan Sunny ternoda di menit 118. Penjaga gawang andalan Singapura tersebut mendapat kartu merah setelah menjegal Irfan Jaya.
Bermain dengan delapan pemain, Ikhsan Fandi pun menggantikan Hassan Sunny sebagai penjaga gawang. Tak lama kemudian wasit pun membunyikan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Menang 4-2, Timnas Indonesia berhak atas satu tiket final Piala AFF 2020.
Susunan Pemain:
Timnas Indonesia (4-2-3-1): Nadeo Argawinata; Asnawi Mangkualam, Fachruddin Aryanto, Rizky Ridho, Pratama Arhan; Alfeandra Dewangga, Rachmat Irianto; Witan Sulaeman, Ricky Kambuaya, Ramai Rumakiek; Ezra Walian.
Pelatih: Shin Tae-yong (Korea Selatan).
Singapura (4-4-2): Hassan Sunny; Nur Adam Abdullah, Safuan Baharudin, Irfan Fandi, Zulqarnaen Suziman; Hami Syahin, Harris Harun, Shahdan Sulaiman, Song Ui-young; Amy Recha, Hafiz Nor.
Pelatih: Tatsuma Yoshida (Jepang).
