Media Vietnam Sindir Timnas Indonesia yang Dapat Penghargaan Fair Play di Piala AFF 2020

Arif Budi

Minggu, 02 Januari 2022 | 15:39 WIB
Media Vietnam Sindir Timnas Indonesia yang Dapat Penghargaan Fair Play di Piala AFF 2020
Pesepak bola Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam (kedua kanan) menghalau bola dari pesepak bola Timnas Thailand Tristan Do (kanan) dalam pertandingan Babak Final Leg 1 Piala AFF 2020 di National Stadium, Singapura, Rabu (29/12/2021). [ANTARA FOTO/Flona Hakim]

Suara.com - Timnas Indonesia mendapatkan penghargaan Fair Play di Piala AFF 2020. Hal itu membuat media Vietnam tak terima dan menyampaikan sindiran.

Piala AFF 2020 sudah selesai dengan Thailand keluar sebagai juara. Timnas Indonesia sendiri harus puas sebagai runner-up karena kalah telak dari tim Gajah Perang dengan agregat 6-2.

Setelah leg kedua final Piala AFF 2020 berakhir, skuad Garuda kemudian mendapatkan penghargaan, yaitu sebagai tim Fair Play. Evan Dimas yang bertindak sebagai kapten tim maju untuk menerima penghargaan itu.

Mengetahui timnas Indonesia mendapatkan penghargaan Fair Play, media Vietnam The Thao247 kemudian tak terima hingga memaparkan data yang ada.

"Pelanggaran terbanyak di Piala AFF, Indonesia tetap mendapatkan penghargaan Fair Play," tulis judul laporan media Vietnam itu.

Lebih lanjut, mereka menyampaikan bahwa timnas Indonesia merupakan tim yang paling banyak melakukan pelanggaran. Tercatat total 131 kali anak asuh Shin Tae-yong melakukan pelanggaran.

Pemain Indonesia Alfeandra Dewangga Santosa (kiri) berebut bola dengan pemain Thailand Teerasil Dangda pada pertandingan leg kedua final sepak bola Piala Suzuki AFF 2020 antara Thailand dan Indonesia di Stadion Nasional Singapura, pada (1/12/2022). [ROSLAN RAHMAN / AFP]
Pemain Indonesia Alfeandra Dewangga Santosa (kiri) berebut bola dengan pemain Thailand Teerasil Dangda pada pertandingan leg kedua final sepak bola Piala Suzuki AFF 2020 antara Thailand dan Indonesia di Stadion Nasional Singapura, pada (1/12/2022). [ROSLAN RAHMAN / AFP]

Dari semua itu, ada 13 kartu kuning yang didapatkan pemain skuad Garuda. Artinya rata-rata per pertandingan timnas Indonesia membuat 16 pelanggaran dan 1,6 kartu kuning.

Hal itu kemudian membuat media Vietnam bertanya-tanya mengapa Asnawi Mangkualam cs mendapatkan penghargaan Fair Play.

Bahkan media Vietnam itu juga mengungkit laga antara skuad Garuda melawan Golden Stars Warrior di fase grup. Menurut mereka, anak asuh Shin Tae-yong melakukan berbagai pelanggaran yang berbahaya.

baca juga

Selain pelanggaran, media Vietnam itu juga menyoroti aksi Asnawi Mangkualam ke Faris Ramli yang gagal mengeksekusi penalti.

Sebagaimana diketahui, eks PSM Makassar itu melakukan aksi tengil kepada Faris Ramli yang gagal penalti. Aksi Asnawi itu juga disebut mencederai fair play.

Terakhir, media Vietnam itu menyebut bahwa penghargaan Fair Play ini seperti hiburan bagi runner-up Piala AFF. Sebab pada edisi 2018 lalu, Malaysia yang jadi juara dua juga mendapatkan penghargaan sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Bubble Piala AFF 2020 yang Rugikan Timnas Indonesia: Nasi Kotak, hingga Orang Mabuk

Aturan Bubble Piala AFF 2020 yang Rugikan Timnas Indonesia: Nasi Kotak, hingga Orang Mabuk

Bola | Minggu, 02 Januari 2022 | 14:20 WIB

Lagu 'Lagi Syantik' Menggema di Final Piala AFF 2020, Bikin Suporter Langsung Joget

Lagu 'Lagi Syantik' Menggema di Final Piala AFF 2020, Bikin Suporter Langsung Joget

Bola | Minggu, 02 Januari 2022 | 13:16 WIB

Pelatih Thailand Sanjung Permainan Timnas Indonesia: Berani Dan Masa Depan Cerah

Pelatih Thailand Sanjung Permainan Timnas Indonesia: Berani Dan Masa Depan Cerah

Bola | Minggu, 02 Januari 2022 | 12:58 WIB

Shin Tae-yong Ungkap Sektor Terlemah Timnas Indonesia, Pemainnya Paling Sulit Dicari!

Shin Tae-yong Ungkap Sektor Terlemah Timnas Indonesia, Pemainnya Paling Sulit Dicari!

Bola | Minggu, 02 Januari 2022 | 12:47 WIB

Timnas Indonesia Jadi Runner-up, Witan Sulaeman Dapat Suntikan Semangat dari Kekasih

Timnas Indonesia Jadi Runner-up, Witan Sulaeman Dapat Suntikan Semangat dari Kekasih

Bola | Minggu, 02 Januari 2022 | 12:45 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×