facebook

Respons Shin Tae-yong Usai Timnas Indonesia Batal Hadap Bangladesh

Arief Apriadi | Adie Prasetyo Nugraha
Respons Shin Tae-yong Usai Timnas Indonesia Batal Hadap Bangladesh
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong bersama staf saat sedang menyaksikan duel Persib Bandung vs Bali United di Stadion Ngurah Rai, Bali, Kamis (13/1/2022). (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Timnas Indonesia batal menghadapi Bangladesh karena sang lawan terbentur aturan vaksinasi Covid-19.

Suara.com - Timnas Indonesia dipastikan batal menghadapi Bangladesh. Permasalahan vaksin menjadi salah satu faktor yang membuatnya kedua tim gagal bertanding.

Semula, pertandingan menghadapi Bangladesh dijadwalkan pada 24 dan 27 Januari 2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Disebutkan PSSI, setidaknya ada 10 anggota tim Bangladesh belum divaksin sehingga tidak bisa masuk ke Indonesia.

Semula, aturan di Indonesia mengharuskan setiap WNA sudah divaksin sebanyak dua kali. Selain itu, mereka juga harus menjalani karantina sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga: Laga Persahabatan Timnas Indonesia Vs Bangladesh Batal Digelar, Ini Reaksi Shin Tae-yong

"Tadi pagi (kemarin) kami habis meeting dengan PSSI. Memang ada beberapa pemain (Bangladesh) belum ada yang dapat vaksin, jadi tidak bisa," kata Shin Tae-yong saat ditemui di Stadion Ngurah Rai, Bali, Kamis (13/1/2022).

Juru formasi asal Korea Selatan itu memaklumi situasi yang ada saat ini. Pelatih 51 tahun tersebut pun tidak masalah Timnas Indonesia batal lawan Bangladesh.

"Saat ini memang sedang pandemi. Jadi memang susah memprediksinya. Jadi kita harus mempersiapkannya dengan sebaik-baik mungkin," ia menambahkan.

Rencananya, Timnas Indonesia akan mulai TC pada 19 atau 20 Januari mendatang. Belum diketahui berapa total pemain dan durasi pemusatan latihan tersebut.

Namun, TC sengaja digelar di Bali agar pemain lebih mudah bolak-balik ke timnya masing-masing, mengingat BRI Liga 1 sedang berlangsung di Pulau Dewata.

Baca Juga: Timnas Indonesia Batal Hadapi Bangladesh

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar