facebook

Warganet Serukan Haruna Out, Ketum PSSI: Ini Demokrasi

Syaiful Rachman
Warganet Serukan Haruna Out, Ketum PSSI: Ini Demokrasi
Anggota Exco PSSI, Haruna Soemitro, Ketum PSSI, Mochamad Iriawan, dan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat rapat evaluasi (dok. Mochamad Iriawan).

Haruna Soemitro membuat berang warganet dengan kritiknya terhadap Shin Tae-yong.

Suara.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menganggap tanda pagar (tagar) #HarunaOut di media sosial, yang dimunculkan warganet sebagai bentuk kritik terhadap anggota Komite Eksekutif PSSI Haruna Soemitro, merupakan bagian dari demokrasi.

"Ini, kan, zaman demokrasi. Orang boleh berpendapat dan lain sebagainya," ujar Iriawan di Jakarta, Selasa (18/1/2022).

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu menegaskan, gejolak di media sosial adalah sesuatu yang wajar.

Spanduk dukungan untuk Shin Tae-yong dan kritik Hanura Soemitro (@nuhagunawan)
Spanduk dukungan untuk Shin Tae-yong dan kritik Hanura Soemitro (@nuhagunawan)

Setiap pengguna, Iriawan melanjutkan, bebas untuk mengutarakan pandangan-pandangannya.

Baca Juga: Dikritik Haruna Soemitro, Ini 3 Alasan Shin Tae-yong Lebih Hebat dari Eks Pelatih Timnas Indonesia Lainnya di Piala AFF

Tagar #HarunaOut merebak di media sosial selama dua hari terakhir setelah video siniar anggota Komite Eksekutif PSSI Haruna Soemitro dalam kanal Youtube JPNN.COM, menyebar. Haruna ketika itu mengkritik pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong.

Menurut eks petinggi klub Madura United itu, Shin sosok yang cepat tersinggung. Komunikasi antara PSSI dan Shin Tae-yong juga dikatakannya tersendat. Kemudian, Haruna menilai kualitas Shin sama saja dengan pelatih timnas Indonesia lainnya karena hanya sanggup membawa skuad "Garuda" ke babak final Piala AFF 2020.

Hal tersebut membuat mayoritas warganet Indonesia berang. Mereka lalu memunculkan #HarunaOut, sebagai desakan agar Haruna keluar dari PSSI. Bersamaan dengan itu, warganet memberikan dukungan kepada Shin Tae-yong.

Melihat ramainya #HarunaOut, Iriawan merasa masyarakat seperti menganggap Shin Tae-yong akan diganti oleh PSSI. Padahal, hal itu tidak benar.

PSSI memastikan Shin Tae-yong tetap akan bersama timnas Indonesia sampai kontraknya habis, yaitu akhir tahun 2023. Kontrak Shin bisa saja diperpanjang jika performa timnas terus membaik.

Baca Juga: Tunggak Cicilan karena Sudah 3 Bulan Tak Gajian, Kiper Timnas Malaysia Khairul Fahmi Diburu Bank

"Mungkin 'netizen' atau publik berpikir Shin Tae-yong akan diganti. Itu yang saya tangkap. Tentu tidak demikian koridornya. Shin Tae-yong akan berada di posisinya hingga habis kontrak. Kalau ternyata performa timnas makin bagus, tentu kontrak itu akan diperpanjang," tutur Iriawan seperti dimuat Antara.

Komentar