facebook

Siap-siap! TNI AD Bakal Gelar Liga Santri Pertengahan Tahun Ini

Bangun Santoso | Ria Rizki Nirmala Sari
Siap-siap! TNI AD Bakal Gelar Liga Santri Pertengahan Tahun Ini
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman bersama Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Selasa (18/1/2022). (Dok.Dispenad).

Liga Santri 2022 ini akan memperebutkan Piala Kasad

Suara.com - TNI Angkatan Darat bakal menggelar turnamen sepak bola liga santri yang memperebutkan Piala Kasad. Rencananya turnamen itu bakal digelar pada pertengahan 2022.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman saat menerima kunjungan Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan beserta Sekjen PSSI Yunus Nusi, Direktur Teknik Indra Sjafri dan Dirut PT Liga Indonesia Akhmad Hadian Lukito di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Selasa (18/1/2022).

Turnamen itu merupakan program kerja sama antara TNI AD dengan PSSI. Adapun peserta yang mengikuti turnamen itu berasal dari pesantren.

"Akan diikuti oleh pesantren di seluruh Indonesia yang ada di 34 provinsi," kata Dudung dalam keterangan persnya dikutip Suara.com, Rabu (19/1/2022).

Baca Juga: PSSI: Pergantian Dua Staf Pelatih Timnas Indonesia Permintaan Langsung dari Shin Tae-yong

Penyelenggaraan turnamen itu akan berjalan sekitar empat hingga enam bulan. Nantinya turnamen tersebut dikelola melalui sentuhan manajemen event profesional disertai sentuhan teknologi.

Adapun nantinya pertandingan akan dilaksanakan di lapangan komplek TNI AD serta pesantren yang standar dan sudah terverifikasi.

Untuk babak penyisihan, dari 34 juara tingkat provinsi akan diciutkan menjadi 16 besar, delapan besar, putaran semi final dan final.

Turnamen ini sendiri bertujuan untuk mendapatkan bibit-bibit berbakat pesepakbola nasional dari kalangan santri yang berasal dari 26 ribu Pondok Pesantren di Indonesia, sekaligus untuk mempererat tali silaturahmi.

Dudung sempat menyinggung nama-nama besar seperti Asnawi Mangkualam Bahar, Witan Sulaiman, Evan Dimas Darmono, Nadeo Argawinata dan Dedik Setiawan juga pernah mengikuti pendidikan di pesantren.

Baca Juga: Dikritik Haruna Soemitro, Ini 3 Alasan Shin Tae-yong Lebih Hebat dari Eks Pelatih Timnas Indonesia Lainnya di Piala AFF

“Semoga ini akan membangkitkan kembali semangat berolahraga, sekaligus mendukung program pemerintah sesuai Inpres Nomor 3 tahun 2019, tentang percepatan pembangunan persepakbolaan nasional,” ujar Dudung.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar