Marselino Ferdinan dan Kisah Ledakan Bintang Muda di BRI Liga 1

Arief Apriadi | Suara.com

Senin, 28 Februari 2022 | 09:55 WIB
Marselino Ferdinan dan Kisah Ledakan Bintang Muda di BRI Liga 1
Wonderkid Persebaya Surabaya, Marselino Ferdinan saat berlatih dengan Timnas Indonesia jelang hadapi Timor Leste (dok. PSSI)

Suara.com - Ledakan jadi tanda dari lahir atau matinya sebuah bintang di alam semesta. Dan hal yang sama dengan konteks berbeda juga tengah terjadi di ajang BRI Liga 1 2021/2022.

Jika ledakan bintang diamati ilmuan dari jarak ribuan tahun cahaya, para penikmat sepak bola Tanah Air cukup beruntung karena bisa menyaksikan hal serupa dari jarak yang cukup dekat.

"Ledakan bintang" tercipta pada pekan kedua BRI Liga 1 2021/2022 saat Persebaya Surabaya menaklukan Tira Persikabo 3-1 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, 11 September tahun lalu.

Dalam laga itu, pelatih Persebaya, Aji Santoso memberikan debut kepada bocah yang kala itu baru berusia 17 tahun 2 hari bernama Marselino Ferdinan.

Mantan gelandang timnas U-16 itu menjalani debutnya dari bangku cadangan untuk menggantikan pemain Brasil Bruno Moreira pada menit ke-65.

Bermain selama 25 menit, penampilan Marselino menarik perhatian. Meski tak menciptakan gol atau assist, Aji Santoso melayangkan pujian tinggi kepada adik kandung dari Oktafianus Fernando itu.

“Marselino tadi tampil cukup bagus, baru pertama kali main pasti ada sedikit terburu-buru,” kata Aji Santoso dalam konferensi pers pasca laga kala itu.

“Tapi ada beberapa momen yang menurut saya menilai dia memiliki masa depan yang cukup bagus di sepak bola Indonesia,” tambahnya memuji.

Keputusan Aji memberikan debut kepada Marselino secara tak langsung jadi pemicu "ledakan bintang". Kemunculan Marselino mewarnai sepak bola Indonesia  yang tengah berjuang bangkit di tengah pandemi Covid-19.

Gelandang serang kelahiran Jakarta, 9 September 2004 itu kini menjelma sebagai salah satu talenta muda paling prospek di Tanah Air.

Lahirnya Bintang

Melansir Scientific American, sebuah bintang lahir ketika atom unsur ringan mendapat tekanan yang cukup untuk intinya memulai reaksi fusi.

Proses itu bisa terjadi jika terdapat keseimbangan gaya: gaya gravitasi menekan atom dalam gas antarbintang sampai reaksi fusi dimulai. Selama gaya gravitasi ke dalam dan gaya luar yang dihasilkan oleh reaksi fusi sama, bintang tetap stabil.

Marselino Ferdinan layaknya sebuah atom. Dia mendapatkan tekanan dari pelatih Aji Santoso yang memberikannya kesempatan debut.

Saat itulah "reaksi fusi" dimulai. Tekanan dan ekspektasi dari luar dijawab Marselino Ferdinan dengan penampilan kelas wahid bagi pemain seusianya. Bintang muda pun lahir.

Pemain Timnas Indonesia U-16 Marselino Ferdinan melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Kepulauan Mariana Utara pada Kualifikasi Piala AFC U-16 2020 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (18/9). Timnas Indonesia U-16 menang dengan skor 15-1. [Suara.com/Arya Manggala]
Pemain Timnas Indonesia U-16 Marselino Ferdinan melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Kepulauan Mariana Utara pada Kualifikasi Piala AFC U-16 2020 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (18/9). Timnas Indonesia U-16 menang dengan skor 15-1. [Suara.com/Arya Manggala]

Pasca menjalani debut bersama tim senior Persebaya di BRI Liga 1, Marselino tampil layaknya pemain yang sudah bertahun-tahun mengenyam atmosfer sepak bola Indonesia.

Dia begitu tenang, terampil, dan cukup cerdas dalam mengorkestrasi lini tengah Persebaya Surabaya. Hingga pekan ke-27, Marselino bahkan telah terlibat dalam 22 persen dari 46 gol yang diciptakan Bajul Ijo musim ini.

Menyitat data Transfermarkt, Marselino Ferdinan telah bermain sebanyak 19 kali untuk Persebaya musim ini dengan catatan empat gol dan enam assist.

Torehan assist gelandang timnas Indonesia itu bahkan membuatnya masuk ke dalam tiga besar pemain dengan umpan menjadi gol terbanyak di BRI Liga 1.

Dia cuma kalah dari rekan satu timnya, Taisei Murakawa (9 assist) dan winger eksplosif Persija Jakarta, Riko Simanjuntak yang untuk sementara mengoleksi tujuh assist.

Bergelimang Rekor

Penampilan apik bersama Persebaya Surabaya membuat Marselino Ferdinan mendapat banyak pujian. Di samping itu, berbagai rekor pun diciptakannya baik di level klub maupun tim nasional.

Marselino menjadi pesepak bola Indonesia kedua setelah Egy Maulana Vikri yang masuk dalam daftar 60 wonderkid terbaik di dunia 2021 versi media kenamaan Inggris, The Guardian.

Penghargaan itu membuatnya sejajar dengan para talenta muda terbaik dunia seperti Youssoufa Moukoko (Borussia Dortmund), Luka Romero (Lazio), hingga Gavi (Barcelona).

Di luar penghargaan, nama Marselino kian mencuri perhatian setelah menyabet rekor sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah BRI Liga 1. Saat itu, dia mencetak gol spektakuler dari jarak jauh untuk membobol gawang Arema FC pada 6 November 2021 lalu.

Gol debut di usia 17 tahun dan 1 bulan itu membuat Marselino memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah BRI Liga 1.

Aksi pemain Timnas Indonesia U-23 Marselino Ferdinan saat behadapan dengan Australia di babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 (dok. PSSI).
Aksi pemain Timnas Indonesia U-23 Marselino Ferdinan saat behadapan dengan Australia di babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 (dok. PSSI).

Seiring performanya yang kian meningkat dan penting untuk Persebaya, Marselino diganjar pemanggilan timnas Indonesia. Kemampuannya sukses memikat pelatih Shin Tae-yong.

Dia dipanggil juru taktik asal Korea Selatan itu saat timnas Indonesia menghadapi dua laga uji coba kontra Timor Leste dalam jeda internasional FIFA pada akhir Januari lalu.

Shin Tae-yong pun memberi kesempatan debut pada Marselino dalam laga uji coba yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (27/1/2022).

Pada laga yang dimenangkan Indonesia 4-1 itu, Marselino tampil sejak menit ke-66 untuk menggantikan Evan Dimas Darmono. Dia memang tidak mencetak gol dalam laga itu, tetapi mampu melesakan dua tembakan dan terlibat aktif dalam membangun serangan.

Pertandingan kontra Timor Leste pun membuat Marselino mengukir tinta emas. Bersama Ronaldo Kwateh --yang juga menjalani debut di laga tersebut-- Marsel menyabet predikat sebagai pemain termuda yang pernah membela timnas senior Indonesia.

Marselino menjalani debut di timnas senior saat berusia 17 tahun, 4 bulan, 18 hari, atau cuma lebih tua dari Ronaldo Kwateh (17 tahun, 3 bulan, 8 hari).

Mereka melampaui rekor yang sebelumnya dipegang pemain Ansan Greeners, Asnawi Mangkualam. Saat menjalani debut di timnas senior pada 21 Maret 2017, eks pemain PSM Makassar itu berusia 17 tahun, 5 bulan, dan 17 hari.

Diantara Tantangan dan Harapan

Pesepak bola Persebaya Marselino Ferdinan (kedua kanan) bersama rekan setimnya berselebrasi usai Bruno Moreira (kedua kiri) mencetak gol ke gawang Persiraja Banda Aceh pada pertandingan Liga 1 di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Sabtu (19/2/2022). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/aww.
Pesepak bola Persebaya Marselino Ferdinan (kedua kanan) bersama rekan setimnya berselebrasi usai Bruno Moreira (kedua kiri) mencetak gol ke gawang Persiraja Banda Aceh pada pertandingan Liga 1 di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Sabtu (19/2/2022). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/aww.

Penampilan impresif Marselino Ferdinan di BRI Liga 1 musim ini adalah sebuah awal dari perjalanan panjang pemain kelahiran Jakarta itu dalam tekad menjadi pesepak bola top di Indonesia.

Meski demikian, Marselino harus hati-hati dan tetap fokus mengingat sudah banyak contoh pemain muda Indonesia yang layu sebelum berkembang.

Kasus pemain jebolan timnas U-19 yang menjuarai Piala AFF U-19 2013 bisa dijadikan contoh. Sembilan tahun berselang pasca kejayaan itu, mayoritas pemain asuhan Indra Sjafri itu tenggelam.

Bahkan, pada Piala AFF 2020 lalu, hanya Evan Dimas Darmono pemain jebolan timnas U-19 2013 yang masih bertahan sebagai tulang punggung Skuad Garuda.

Meski demikian, banyak juga kasus yang membuat Marselino dan publik sepak bola Indonesia patut optimis. Para penggawa muda timnas Indonesia banyak yang terbilang berada di jalur yang benar dengan meniti karier di luar negeri.

Mereka antara lain Asnawi Mangkualam (Ansan Greeners), duo FK Senica Egy Maulana Virki dan Witan Sulaeman, hingga yang teranyar Pratama Arhan yang bergabung dengan klub kasta kedua Liga Jepang (J2 League) Tokyo Verdy.

Evan Dimas selaku pemain yang bisa dikatakan selamat dalam menghadapi transisi level junior ke senior, bahkan berharap Marselino bisa mengikuti jejak Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan untuk berkarier di luar negeri.

"Memang masuk di timnas Indonesia dengan usia muda itu tidak mudah, kami juga perlu adaptasi. Tapi saya lihat Marselino dan Ronaldo ini pemain yang sangat potensial," kata Evan beberapa waktu lalu.

"Saya bilang memang untuk mencapainya (masuk timnas-Red) gampang, tapi untuk mempertahankannya tidak mudah."

"Yang penting kamu harus jaga mental, dan jangan seperti saya ketika muda. Penyesalan itu datang belakangan, kalau ada kesempatan untuk main di luar negeri, main di luar negeri," sambung Evan.

Marselino sendiri menyambut tantangan sekaligus harapan itu dengan antusias. Dia ingin dan siap jika mendapat kesempatan berkarier di luar Indonesia.

"Pastinya ada lah [keinginan tampil di luar negeri], semua pemain muda yang ada di sini yang seumuran saya, Akbar (Akbar Supriyanto), Supri (Supriyadi) punya keinginan yang sama untuk bermain di luar," kata Marselino Ferdinan dikutip dari potongan wawancara kanal Youtube Ram Surahman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Persipura Jayapura vs Borneo FC di BRI Liga 1 Malam Ini

Prediksi Persipura Jayapura vs Borneo FC di BRI Liga 1 Malam Ini

Bola | Senin, 28 Februari 2022 | 09:51 WIB

5 Hits Bola: Ngeri! Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023

5 Hits Bola: Ngeri! Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023

Bola | Senin, 28 Februari 2022 | 09:43 WIB

Prediksi PSIS Semarang vs Tira Persikabo di BRI Liga 1 2021/2022 Sore Ini

Prediksi PSIS Semarang vs Tira Persikabo di BRI Liga 1 2021/2022 Sore Ini

Bola | Senin, 28 Februari 2022 | 09:19 WIB

Madura United vs Persebaya Surabaya di Liga 1 Malam Ini, Siapa yang Berjaya?

Madura United vs Persebaya Surabaya di Liga 1 Malam Ini, Siapa yang Berjaya?

Your Say | Senin, 28 Februari 2022 | 08:01 WIB

Gagal Manfaatkan Peluang Emas, Asnawi Diamuk Pelatih Ansan Greeners

Gagal Manfaatkan Peluang Emas, Asnawi Diamuk Pelatih Ansan Greeners

Banten | Senin, 28 Februari 2022 | 07:46 WIB

Terkini

Tak Anggap Remeh, Bintang Bulgaria Puji Timnas Indonesia: Jelas Lebih Berkelas

Tak Anggap Remeh, Bintang Bulgaria Puji Timnas Indonesia: Jelas Lebih Berkelas

Bola | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:20 WIB

Eredivisie Tegaskan Polemik Paspor Dean James dan Nathan Tjoe-A-On, Tolak Laga Ulang

Eredivisie Tegaskan Polemik Paspor Dean James dan Nathan Tjoe-A-On, Tolak Laga Ulang

Bola | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:59 WIB

Cetak Banyak Gol, Andrew Jung Tegaskan Target Juara Bersama Persib

Cetak Banyak Gol, Andrew Jung Tegaskan Target Juara Bersama Persib

Bola | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:10 WIB

Dion Markx Anggap Sembilan Laga Sisa Seperti Final

Dion Markx Anggap Sembilan Laga Sisa Seperti Final

Bola | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:02 WIB

Miro Petric Sebut Kondisi Fisik Layvin Kurzawa Semakin Bagus

Miro Petric Sebut Kondisi Fisik Layvin Kurzawa Semakin Bagus

Bola | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:48 WIB

Bojan Hodak Dukung Frans Putros Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia 2026

Bojan Hodak Dukung Frans Putros Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:35 WIB

Adu Kuat Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026

Adu Kuat Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026

Bola | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:53 WIB

3 Pemain Bulgaria yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026

3 Pemain Bulgaria yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026

Bola | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:10 WIB

John Herdman Puji Kreativitas Ole Romeny Saat Timnas Indonesia Gilas Saint Kitts and Nevis

John Herdman Puji Kreativitas Ole Romeny Saat Timnas Indonesia Gilas Saint Kitts and Nevis

Bola | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:18 WIB

Calvin Verdonk Terpukau Atmosfer SUGBK Saat Timnas Indonesia Gulung Saint Kitts and Nevis

Calvin Verdonk Terpukau Atmosfer SUGBK Saat Timnas Indonesia Gulung Saint Kitts and Nevis

Bola | Minggu, 29 Maret 2026 | 11:06 WIB