facebook

5 Pesepak Bola yang Putuskan Peluk Agama Islam Saat Bermain di Indonesia, Ada yang Nyantri di Pesantren

Syaiful Rachman
5 Pesepak Bola yang Putuskan Peluk Agama Islam Saat Bermain di Indonesia, Ada yang Nyantri di Pesantren
Mantan striker Timnas Indonesia, Cristian Gonzales (kanan). [BAY ISMOYO / AFP]

Salah satunya pernah menjadi pencetak gol terbanyak di tiga musim beruntun.

Suara.com - Pesepak bola asing di Indonesia tak hanya tertarik meniti karier, tetapi juga kehidupan baru di Tanah Air dan bahkan sampai memperdalam ilmu agama khususnya Islam sampai memutuskan untuk mualaf.

Tak sedikit pesepak bola asing yang memutuskan memeluk agama Islam setelah berkarier cukup lama di Indonesia.

Memahami kultur budaya hingga mayoritas agama yang dipeluk masyarakat Indonesia, menjadi salah satu ketertarikan tersendiri.

Berikut ini lima pesepak bola top Indonesia yang memutuskan untuk mualaf setelah memperdalam ilmu agama Islam bahkan sampai ada yang mondok di pesantren.

Baca Juga: Bungkam Watford, Liverpool Gusur Manchester City dari Puncak Klasemen Liga Inggris

Striker Rans Cilegon FC, Cristian Gonzales berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Badak Lampung dalam laga Grup B Liga 2 2021 di Stadion Madya Senayan, Jakarta. [PT Liga Indonesia Baru]
Striker Rans Cilegon FC, Cristian Gonzales berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Badak Lampung dalam laga Grup B Liga 2 2021 di Stadion Madya Senayan, Jakarta. [PT Liga Indonesia Baru]

Cristian Gonzales

Jauh sebelum membela timnas Indonesia di Piala AFF 2010, Cristian Gonzales sudah lebih dulu menjadi muslim setelah mualaf pada 9 Oktober 2003.

Pesepak bola asal Uruguay itu memutuskan memeluk agama Islam setelah menikah dengan perempuan asal Indonesia, Eva Nurida Siregar.

Gonzales pun memiliki nama muslim yakni Mustafa Habibi, karier mentereng di Liga Indonesia pada masanya membuat sang pemain masuk dalam jajaran striker top Tanah Air.

Tercatat Gonzales sukses merengkuh gelar pribadi sebagai pencetak gol terbanyak Liga Indonesia pada 2005, 2006, 2007-2008.

Baca Juga: Fisik Digenjot dengan Cara Naik Turun Bukit, Pemain Timnas Indonesia U-19: Lelah, Tapi Menyenangkan

Danilo Fernando

Menjadi salah satu legenda sepak bola di Jawa Timur, nama Danilo Fernando tentu sangat dikenal fans Persebaya Surabaya dan Persik Kediri.

Danilo memutuskan menjadi mualaf pada 24 Januari 2008, saat itu ia masih bermain untuk Persik Kediri dan menjadi rekan setim Cristian Gonzales.

Sama seperti Gonzales, pria yang saat ini berusia 42 tahun itu juga memiliki nama muslim meskipun tak sepenuhnya diganti, yakni Muhammad Danilo Fernando.

Abanda Herman

Mantan pemain Persija Jakarta dan Persib Bandung berpaspor Kamerun ini memutuskan mualaf saat masih memperkuat Pangeran Biru.

Tepatnya pada 18 April 2013 di Masjid Nurul Iman, Bandung, keputusan menjadi mualaf tak lepas dari ketenangan yang didapat Abanda Herman.

Saat melihat para pemain Persib Bandung menjalankan sholat berjamaah.

Esteban Vizcarra

Sama seperti Abanda Herman, Esteban Vizcarra memutuskan menjadi mualaf saat memperkuat Persib Bandung tiga tahun setibanya di Indonesia pada 2012.

Kala itu keputusan mualaf Esteban Vizcarra tak lepas dari keinginannya mempersunting sang istri, Resti Ayu Ferdina.

Selain itu Vizcarra juga sudah berstatus WNI yang didapat pada 2018 silam, meski hanya baru satu kali membuat penampilan bersama timnas Indonesia.

Carlos Raul Sciucatti

Tujuh tahun berkarier di Indonesia, medio 2008-2015 membuat Carlos Raul Sciucatti memiliki kesan tersendiri terhadap Indonesia.

Saat membela Mitra Kukar, penyerang berpaspor Argentina ini memiliki mempelajari agama Islam dan bahkan sampai mondok di Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning, Kutai Barat.

Dalam laman resmi pondok pesantren tersebut, disebutkan bahwa Carlos terpanggil hatinya untuk mempelajari Islam dan ia pun mendapat nama muslim, Muhammad Carlos Raul.

[Penulis: Eko Isdiyanto]

Komentar