Bagaimana Pesepakbola Dunia Hadapi Homofobia?

Siswanto, BBC

Jum'at, 20 Mei 2022 | 13:47 WIB
Bagaimana Pesepakbola Dunia Hadapi Homofobia?
BBC

Suara.com - Pemain klub sepakbola Paris St-Germain, Idrissa Gueye, menolak bertanding untuk timnya demi menghindari mengenakan seragam bercorak pelangi yang menyiratkan dukungan kepada hak-hak kelompok LGBTQ+.

Informasi ini didapatkan jurnalis BBC Sport, walau pelatih PSG, Mauricio Pochettino, menyebut pemain asal Senegal itu absen dari pertandingan karena alasan pribadi.

Gueye, mantan gelandang klub Aston Villa dan Everton berusia 32 tahun, absen dalam kemenangan 4-0 PSG atas Montpellier, Sabtu (14/05).

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) dilaporkan telah melayangkan surat kepada Gueye untuk mengklarifikasi mengapa ia absen dalam pertandingan tersebut.

BBC Sport telah menghubungi perwakilan Gueye untuk memberikan tanggapan.

Adapun, Cheikhou Kouyate dari Crystal Palace dan Ismaila Sarr dari Watford mengunggah dukungan terhadap sikap rekan senegara mereka di media sosial.

Kouyate mengunggah foto dirinya bersama Gueye di Instagram dengan keterangan yang menyebut Gueye "pria sejati". Sementara Sarr mengunggah foto dirinya dan Gueye yang disertai dengan tiga emoji hati dan keterangan "100%".

Menanggapi unggahan Sarr, Watford menegaskan komitmen mereka terhadap kesetaraan dan keragaman. "Ini termasuk kesediaan untuk menawarkan pendidikan dan dukungan kepada setiap stafnya."

Pada konferensi pers Rabu lalu, manajer Crystal Palace, Patrick Vieira, mengatakan akan berbicara dengan pemainnya sehubungan dengan unggahan yang berkaitan dengan Gueye. "Ini akan menjadi pembicaraan internal," tambahnya.

baca juga

Homoseksualitas perbuatan ilegal di Senegal. Pelakunya bisa dihukum penjara hingga lima tahun. Homoseksualitas juga dinyatakan ilegal di Qatar, negara asal pemilik PSG dan tempat Piala Dunia 2022 akan digelar pada akhir tahun ini.

Tren teratas Twitter pada Rabu lalu adalah tagar #WeareallIdrissa di mana cuitan yang diunggah berisi dukungan terhadap sikap Gueye.

Sikap Gueye itu kontras dengan tanggapan yang positif dari penggemar sepak bola kepada pemain depan Blackpool berusia 17 tahun, Jake Daniels yang mengungkap orientasi seksualnya sebagai seorang gay pada Senin lalu.

Jake Daniels disebut sebagai pesepakbola profesional gay pertama di Inggris setelah Justin Fashanu mengaku gay 30 tahun lalu.

Terkait isu ini, sepak bola disebut tertinggal jauh dari olahraga lainnya, termasuk jika dibandingkan sepak bola perempuan.

Terdapat 40 pesepakbola perempuan yang secara terbuka menyatakan diri mereka sebagai gay, lesbian, dan biseksual pada ajang Piala Dunia 2019.

Rugby, kriket, dan atletik memiliki komunitas yang terbuka dalam urusan homoseksual sejak beberapa tahun lalu.

Selain absen dalam pertandingan kontra Montpellier, Idrissa Gueye juga melewatkan pertunjukkan solidaritas yang digelar tahun 2021. Dia ketika itu beralasan mengalami gastroenteritis atau flu perut, menurut surat kabar Le Parisien yang pertama kali melaporkan alasan ketidakhadirannya.

Kantor berita AFP, Rabu (18/05), menyatakan telah melihat surat dari dewan etik FFF yang meminta Gueye untuk menjelaskan mengapa dia melewatkan pertandingan tersebut.

Surat itu, kata AFP, meminta Gueye untuk "mengeluarkan permintaan maaf kepada publik" atau mengatakan bahwa desas-desus yang menyebut dirinya menolak bermain "tidak berdasar".

Dalam surat itu juga disebutkan, jika dia menolak untuk bermain itu artinya dia "membenarkan perilaku diskriminatif".

Bagaimanapun, sikap Gueye mendapat dukungan dari politikus terkemuka Senegal.

Presiden Senegal, Macky Sall, misalnya, menulis di Twitter bahwa keyakinan Gueye sebagai muslim harus dihormati.

Adapun Menteri Olahraga Senegal, Matar Ba, mengunggah cuitan bahwa Gueye didukung oleh rakyat Senegal. Dia juga membagikan gambar Gueye yang sedang berziarah ke Mekah.

LGBTQ+ di sepak bola

Dalam dua musim terakhir, klub-klub di Prancis telah diundang untuk memperingati Hari Internasional melawan Homofobia, Transfobia dan Bifobia pada tanggal 17 Mei. Peringatan itu dilakukan dengan mengenakan seragam bercorak pelangi di bagian belakang.

Meski begitu, homofobia masih menjadi masalah besar dalam sepak bola. Di lapangan maupun tribun, kata-kata berbau ejekan maupun hinaan bernuansa homofobia sering terdengar.

Badan amal dan banyak klub sesungguhnya telah berkampanye hingga ke akar rumput untuk mengubah perilaku yang berlangsung selama bertahun-tahun itu. Hal tersebut menjadi pertanda bahwa komunitas sepak bola mengambil langkah mengatasi isu ini.

Baru-baru ini, penyerang klub Inggris, Blackpool, Jake Daniels, mengakui dirinya sebagai gay. Itu menjadi momen yang menentukan, baik dirinya secara pribadi maupun untuk sepak bola Inggris secara keseluruhan.

Sekitar 30 tahun lalu, Justin Fashanu adalah pesepakbola aktif terakhir di Inggris yang merasa cukup nyaman untuk terbuka sebagai gay.

Sejak saat itu, olahraga ini telah berubah secara signifikan. Josh Cavallo, Thomas Hitzlsperger, dan Thomas Beattie membagikan cerita mereka sebagai gay di dunia sepak bola.

Laki-laki gay dan biseksual sejak masa itu bisa bermain secara reguler di kompetisi tingkat akar rumput di Inggris. Anda barangkali juga akan kesulitan menemukan klub di Inggris yang tidak memiliki basis pendukung LGBTQ+.

Namun untuk semua kemajuan itu, tak seorang pun yang bermain secara profesional di Inggris merasa cukup nyaman untuk mengungkap identitas seksual mereka.

Hanya dengan beberapa kata sederhana, Jake Daniels telah mengubah situasi.

"Sekarang adalah saat yang tepat untuk mengungkapkannya. Saya siap menceritakan kisah saya kepada publik," ujar Daniels.

"Sejak saya mengungkapkan hal ini kepada keluarga, klub, dan rekan satu tim saya, tekanan mental akibat isu ini telah hilang. Itu memengaruhi kesehatan mental saya. Sekarang saya percaya diri dan senang akhirnya menjadi diri saya sendiri.

"Saya sudah lama berpikir tentang bagaimana saya ingin melakukannya, kapan saya ingin melakukannya. Saya tahu sekaranglah waktunya. Saya siap menjadi diri saya sendiri, bebas dan percaya diri dengan itu semua," ujar Daniels.

Perdana Menteri Inggris, Jake Daniels, menanggapi kisah Daniels lewat akun Twitter miliknya. "Butuh keberanian besar untuk buka suara. Anda akan menjadi inspirasi di dalam dan di luar lapangan," ujarnya.

Tiga klub Inggris, yaitu Manchester United, Manchester City, dan Chelsea juga mendukung langkah Daniels. Lewat akun media sosial, mereka menyatakan, "dunia sepak bola berada di sisi Anda."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam

Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 02:35 WIB

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:19 WIB

Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil

Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 02:12 WIB

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:07 WIB

Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir

Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 06:10 WIB

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

News | Senin, 29 Juni 2026 | 05:10 WIB

Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota

Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 01:40 WIB

Perkuat Layanan di Bekasi, Sequis Life Relokasi Kantor Pemasaran

Perkuat Layanan di Bekasi, Sequis Life Relokasi Kantor Pemasaran

Foto | Jum'at, 26 Juni 2026 | 05:45 WIB

Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde

Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 00:38 WIB

Terkini

Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir

Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 06:10 WIB

Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam

Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 02:35 WIB

Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil

Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 02:12 WIB

Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota

Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 01:40 WIB

Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde

Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 00:38 WIB

Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat

Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 00:28 WIB

Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran

Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 00:21 WIB

Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal

Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:28 WIB

Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela

Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:20 WIB

Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026

Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:44 WIB

×