facebook

Pertama Kali Tampil di Publik sebagai Manajer Manchester United, Erik ten Hag Umbar Janji Manis

Rully Fauzi
Pertama Kali Tampil di Publik sebagai Manajer Manchester United, Erik ten Hag Umbar Janji Manis
Manajer Manchester United, Erik ten Hag berpose di Stadion Old Trafford. [Manchester United]

Manchester United siap menjalani era baru bersama Erik ten Hag.

Suara.com - Manajer anyar Manchester United, Erik ten Hag akhirnya tampil dan buka suara untuk pertama kalinya di depan publik sebagai juru taktik Setan Merah. Sang pelatih pun mengumbar janji manis untuk fans Manchester United.

Ten Hag, pelatih berusia 52 tahun asal Belanda yang baru saja diangkut Manchester United dari Ajax, mengaku akan berjuang sekuat tenaga agar para suporter Setan Merah tidak terus-terusan galau dengan performa buruk tim.

Ten Hag berjanji bahwa ia akan memberikan segalanya untuk mengembalikan kejayaan Manchester United sebagai klub raksasa di Inggris bahkan juga Eropa.

"Saya tidak sabar menangani tim ini, karena itu saya datang lebih cepat untuk mempersiapkan musim baru," ucap Ten Hag dalam wawancara perdananya bersama MUTV, Senin (23/5/2022) malam WIB.

Baca Juga: Manchester United Resmi Umumkan 2 Asisten Pelatih yang Baru, Mitchell van der Gaag dan Steve McClaren

"Manchester United memiliki sejarah yang luar biasa dan saya serta staf (pelatih) ingin mengembalikan klub ini di tempat yang seharusnya," sambung eks pelatih Bayern Munich II itu.

Ten Hag mengakui bahwa situasi Manchester United belakangan ini memang buruk. Namun, ia berjanji akan membuat fans bangga dengan tim yang ia tangani.

"Pertama-tama kami ingin membuat para fan bangga dengan para pemain, dengan tim ini, dengan klub ini. Karena kami tahu saat ini situasinya tidaklah bagus," tutur Ten Hag.

"Saya ingin membangun sebuah tim yang berjuang satu sama lain dan bersatu untuk mendapatkan hasil yang bagus bagi tim ini," imbuhnya.

Ten Hag juga menyebut bahwa ia ingin timnya menjadi tim yang selalu lapar akan kemenangan. Ia ingin Manchester United bisa meraih kemenangan di segala situasi.

Baca Juga: Acungan Jari Tengah Iringi Perpisahan Edinson Cavani dan Manchester United

"Kami bermain di Teater Impian (Old Trafford), dan kami ingin menghibur para penonton kami. Namun tujuan akhir kami adalah memainkan sepakbola yang fantastis,"

"Namun jika pada akhirnya kami tidak bisa bermain dengan fantastis, kami harus tetap bisa meraih kemenangan," tukas Ten Hag.

Dengan Manchester United finis di peringkat keenam klasemen akhir Liga Inggris musim ini  bersama pelatih interim Ralf Rangnick, Setan Merah asuhan Ten Hag akan bermain di Liga Europa musim depan, alih-alih di Liga Champions.

Komentar