facebook

Liverpool vs Real Madrid, Ulangan Final Liga Champions di Paris 41 Tahun Silam

Syaiful Rachman
Liverpool vs Real Madrid, Ulangan Final Liga Champions di Paris 41 Tahun Silam
Bek sayap Liverpool Alan Kennedy pencetak gol penentu kemenangan dalam final Piala Champions 1980-81 di Stadion Parc des Princes, Paris, Prancis, pada 27 Mei 1981. (AFP/Dominique Faget)

Ketika itu Liverpool sukses menundukkan Real Madrid.

Suara.com - Parc des Princes, Paris, Prancis, 27 Mei 1981. Pertandingan final Piala Champions 1980-81 antara Liverpool kontra Real Madrid memasuki menit ke-82 ketika bola lemparan ke dalam Ray Kennedy diterima oleh Alan Kennedy.

Pantulan bola yang mengenai dada bek sayap kiri Liverpool itu berusaha disapu oleh oleh Rafael Garcia Cortes, tapi kaki kirinya menendang angin sementara Kennedy terus merangsek ke dalam kotak penalti Real Madrid.

Sentuhan Kennedy berikutnya adalah tendangan penyelesaian yang tak mampu diantisipasi sempurna oleh kiper Agustin dan bola melesak ke dalam gawang Real Madrid. Liverpool memecahkan kebuntuan setelah jual beli serangan kedua tim tak kunjung membuahkan hasil.

Bek sayap Liverpool Alan Kennedy (kanan) melepaskan tembakan untuk menaklukkan kiper Real Madrid Agustin (kiri) demi mencetak gol penentu kemenangan dalam final Piala Champions 1980-81 di Stadion Parc des Princes, Paris, Prancis, pada 27 Mei 1981. (ANTARA/AFP/Dominique Faget)
Bek sayap Liverpool Alan Kennedy (kanan) melepaskan tembakan untuk menaklukkan kiper Real Madrid Agustin (kiri) demi mencetak gol penentu kemenangan dalam final Piala Champions 1980-81 di Stadion Parc des Princes, Paris, Prancis, pada 27 Mei 1981. (ANTARA/AFP/Dominique Faget)

Kennedy sebelumnya sudah menciptakan peluang pertama di pertandingan itu pada menit ke-11 dengan sebuah tembakan jarak jauh yang masih bisa dijinakkan oleh Agustin.

Baca Juga: Sukses Pertahankan Kylian Mbappe, PSG Kini Bidik Frenkie de Jong dari Barcelona

Real Madrid balas mengancam mengandalkan umpan-umpan berbahaya dari Juanito, termasuk yang bisa dikejar oleh Jose Antonio Camacho yang kemudian memperdaya Alan Hansen tapi tembakan penyelesaiannya melenceng dari sasaran.

Liverpool kembali melancarkan serangan di pengujung babak pertama melalui kombinasi Phil Neal dan Kenny Dalglish yang kemudian menyodorkan bola untuk diselesaikan Graeme Souness, tetapi sekali lagi Agustin sigap mengamankan gawang Real Madrid.

Babak kedua dibuka dengan antisipasi buruk lini belakang Liverpool yang merasa Laurie Cunningham berada di posisi offside, memberi kesempatan Camacho merangsek berhadapan satu lawan satu dengan kiper Ray Clemence. Camacho berusaha mengecoh Clemence dengan tendangan cungkil, tapi bola masih terlalu tinggi di atas gawang.

Setelah Kennedy yang memecahkan kebuntuan, manajer Bob Paisley menempuh langkah pragmatis dengan menarik keluar Dalglish digantikan gelandang Jimmy Case demi mengamankan keunggulan.

Skor 1-0 bertahan hingga bubaran. Liverpool meraih trofi paling bergengsi Eropa ketiga mereka, sembari menjaga status juara bertahan di tangan klub Inggris untuk lima musim beruntun dan Real Madrid melanjutkan paceklik setelah kali terakhir juara pada 1966.

Baca Juga: Cerita Ronaldo-Marselino Replikasi Selebrasi Cristiano Ronaldo-Marcelo di Real Madrid

Hasil itu juga membuat Liverpool jadi tim keempat yang pernah menjuarai Piala Champions sekurang-kurangnya tiga kali, setelah Real Madrid, Ajax, dan Bayern Munich.

Komentar