facebook

7 Fakta Menarik Jelang AS Roma vs Feyenoord di Final UEFA Conference League

Reky Kalumata
7 Fakta Menarik Jelang AS Roma vs Feyenoord di Final UEFA Conference League
Pemain depan Roma asal Inggris Tammy Abraham (kanan) merayakan gol kedua yang dicetak oleh gelandang Roma asal Prancis Jordan Veretout (kiri) selama pertandingan sepak bola Serie A Italia Salernitana vs As Roma di stadion Arechi di Salerno pada 29 Agustus 2021. Alberto PIZZOLI / AFP.

Laga final ini akan dihelat di Air Albania Stadium, Kamis (26/5/2022) dini hari WIB

Suara.com - AS Roma akan menghadapi wakil Belanda, Feyenoord dalam laga Final UEFA Conference League. Berikut fakta - fakta menarik jelang laga AS Roma vs Feyenoord yang dihelat di Air Albania Stadium, Kamis (26/5/2022) dini hari pukul 02.00 WIB.

Roma lolos ke final Conference League setelah mengalahkan Leicester City dengan agregat 2-1. Sementara Feyenoord ke final usai mengalahkan Marseille dengan agregat 3-2.

Skuat besutan Jose Mourinho ini menutup musim ini dengan menempati posisi ke-6 klasemen akhir Serie A. Sedangkan Feyenoord di posisi ketiga di bawah Ajax dan PSV.

Pemain depan Feyenoord, Cyriel Dessers dan rekan setimnya merayakan kemenangannya di leg pertama semifinal UEFA Europa Conference League melawan Olympique de Marseille (OM) Feyenoord stadium de Kuip di Rotterdam, pada 28 April 2022.Kenzo TRIBOUILLARD/AFP
Pemain depan Feyenoord, Cyriel Dessers dan rekan setimnya merayakan kemenangannya di leg pertama semifinal UEFA Europa Conference League melawan Olympique de Marseille (OM) Feyenoord stadium de Kuip di Rotterdam, pada 28 April 2022.Kenzo TRIBOUILLARD/AFP

Berikut fakta - fakta menarik jelang laga AS Roma vs Feyenoord yang dihimpun dari berbagai sumber di Final UEFA Conference League :

Baca Juga: AS Roma vs Feyenoord: Arne Slot Tak Minder Bersaing dengan Jose Mourinho di Final Liga Conference

  1. Roma membidik kemenangan pertama mereka di final UEFA, setelah kalah dalam dua pertandingan sebelumnya – melawan Liverpool di Piala Eropa 1984 dan Inter di Piala UEFA 1991.
  2. Feyenoord mengincar kemenangan keempat di final UEFA utama, tiga pertama mereka menang di Piala Eropa 1970 (v Celtic) dan Piala UEFA 1974 (v Tottenham Hotspur) dan 2002 (v Borussia Dortmund).
  3. Sementara AS Roma kalah dua kali di Liga Konferensi Eropa UEFA – keduanya tandang ke klub Norwegia Bodø/Glimt – Feyenoord tidak terkalahkan sejak awal babak grup.
  4. Finalis adalah dua tim dengan skor tertinggi di kompetisi ini, Feyenoord telah mencetak 28 gol dalam 12 pertandingan mereka, satu lebih banyak dari Roma.
  5. Mereka juga memiliki dua penembak jitu individu teratas kompetisi ini, dengan Cyriel Dessers dari Feyenoord dengan sepuluh gol, satu lebih banyak dari Tammy Abraham dari Roma.
  6. Roma sudah menghadapi klub Belanda di UEFA Conference League musim ini, yakni Vitesse di babak 16 besar. Roma menang agregat 2-1 (1-0 tandang, 1-1 kandang).
  7. Sebelum ini, pertemuan terakhir Feyenoord dengan klub Italia adalah melawan Napoli di fase grup Liga Champions 2017/18. Mereka kalah 1-3 di Naples, kemudian menang 2-1 di Rotterdam.

Komentar