- Joel Piroe mencetak gol saat Leeds United mengalahkan Norwich City, membawa tim ke perempat final Piala FA sejak 2003.
- Leeds United menyediakan jeda khusus di menit 75 agar pemain yang berpuasa Ramadan dapat berbuka puasa saat melawan Norwich.
- Jeda berbuka puasa tersebut diterapkan setelah insiden kontroversial pada laga sebelumnya mengenai ejekan terhadap pemain yang sedang berpuasa.
Suara.com - Striker Joel Piroe tampil gemilang dengan mencetak gol ketiga saat Leeds United menang atas Norwich City di putaran kelima Piala FA.
Kemenangan ini membawa Leeds ke perempat final untuk pertama kalinya sejak 2003. Hebatnya lagi, saat pertandingan melawan Norwich, pemain yang disebut-sebut keturunan Jawa-Suriname itu sedang menjalani ibadah puasa Ramadan 2026.
“Selalu menyenangkan bisa mencetak gol, memberikan energi ekstra. Sebagai striker, ini momen yang sangat ingin diraih,” ujar Piroe kepada LUTV.
Golnya lahir dari penyelesaian satu sentuhan memanfaatkan umpan matang Lukas Nmecha, menegaskan insting tajamnya di depan gawang.
"Kami tahu hari ini akan menjadi favorit, tapi menang dengan cara ini sangat penting. Kami bermain baik dan menciptakan peluang, hanya perlu menambahkan gol untuk hasil yang lebih meyakinkan.”
Mengenai lawan di perempat final, ia berharap tetap bermain di kandang: “Jika dapat laga kandang lagi, siapa pun lawannya, kami akan senang.”
Sebelumnya, Leeds United memastikan akan ada jeda khusus saat laga putaran kelima FA Cup 2026 melawan Norwich City, agar pemain yang menjalankan Ramadan dapat berbuka puasa.
Waktu jeda diperkirakan terjadi sekitar menit ke-75, setelah matahari terbenam di Leeds pada pukul 17:56, dan wasit akan mengizinkan pemain mengonsumsi cairan serta suplemen energi, termasuk Joel Piroe yang sedang berpuasa.
Jeda ini dibuat menyusul kontroversi pada pertandingan sebelumnya melawan Manchester City, yang memicu ejekan sebagian suporter.
Baca Juga: Perjudian Besar Mikel Arteta Lawan Mansfield Town Berbuah Rekor Fantastis, Apa Itu?
Klub menegaskan bahwa mengejek pemain yang berbuka puasa sangat tidak pantas dan mengecewakan.
“Kami berterima kasih atas masukan dari Supporter Advisory Board yang membantu klub menyiapkan protokol ini dengan baik,” ujar pernyataan resmi Leeds.
Kontributor: M.Faqih