Pengakuan Alexandre Pato, Eks Pemain AC Milan yang Gemar Pesta Hingga Kariernya Hancur

Syaiful Rachman | Suara.com

Selasa, 07 Juni 2022 | 21:29 WIB
Pengakuan Alexandre Pato, Eks Pemain AC Milan yang Gemar Pesta Hingga Kariernya Hancur
Pemain asal Brasil Alexandre Pato saat berseragam AC Milan [AFP]

Suara.com - Alexandre Pato dulunya merupakan salah seorang pesepak bola yang digadang-gadang menjadi bintang besar. Namun kariernya hancur akibat kebiasaan buruknya, yaitu gemar berpesta.

Bagi penikmat sepak bola pertengahan 2000 an, nama Alexandre Pato adalah nama yang kerap diperbincangkan, terutama setelah dirinya bergabung AC Milan.

Pada musim panas 2007, AC Milan merekrut Pato yang masih berusia 17 tahun dari Internacional dengan mahar fantastis, yakni 24 juta euro.

Alexandre Pato. (Shutterstock)
Alexandre Pato. (Shutterstock)

Namun karena usia, Pato baru bisa bergabung AC Milan pada Januari 2008, saat usianya telah menginjak 18 tahun.

Saat pertama kali bergabung AC Milan, Pato mampu mencuri perhatian lewat gol di laga debutnya kala melawan Napoli di Serie A 2007/2008.

Debut manis itu dilanjutkan dengan penampilan apiknya di sisa musim 2007/2008 dengan total sembilan gol di kancah Serie A.

Karena penampilannya itu, Pato mendapat sorotan dan digadang-gadang menjadi bintang besar. Apalagi, catatannya terus menanjak bersama AC Milan hingga musim 2010/2011.

Sayang selepas musim 2010/2011 atau dimulai dari usia 21 tahun, performa Pato menurun drastis, sehingga AC Milan melepasnya pada 2013 ke Brasil.

Sejak dilepas AC Milan, Pato tak bisa kembali ke top performanya seperti saat muda. Meski sempat kembali ke Eropa dengan bergabung Chelsea dan Villarreal, dirinya tetap tak bisa kembali seperti dulu.

Kini di usia 32 tahun, Pato malah berkiprah di Amerika Serikat bersama Orlando City, di saat teman seangkatannya masih berkiprah di level tertinggi di Eropa.

Banyak yang meyakini bahwa performa Pato menurun sejak muda karena didera cedera. Hal tersebut memang benar.

Tapi, di balik menurunnya performa Pato di usia muda hingga saat ini adalah kebiasaan buruknya yang kerap berpesta.

Kebiasaan Berpesta yang Akhiri Karier Cemerlang Pato

Alexandre Pato secara blak-blakan mengungkap alasan di balik kegagalannya memenuhi potensi menjadi bintang besar dan menjadi salah satu peraih Ballon d'Or.

Lewat tulisannya di laman The Players Tribune, Pato menuangkan keluh kesahnya yang gagal memenuhi potensi sehingga kariernya merosot drastis.

“Saya tahu apa yang Anda pikirkan. Saya sudah mendengarnya selama 10 tahun. ‘Apa yang terjadi dengan Pato? Mengapa Pato tidak memenangkan Ballon d'Or? Mengapa Pato selalu cedera?’. Saya seharusnya sudah menjawabnya sejak lama,” buka Pato.

Alexandre Pato

Pato kemudian menjawab pertanyaan yang ia buka dalam tulisannya itu. Ia mengungkapkan kesalahan pertamanya sehingga kariernya hancur adalah meninggalkan rumah di usia muda.

Karena terlalu cepat merantau, Pato yang sendirian pun terjebak dalam jalan yang salah sehingga menjadi cikal bakal hancurnya karier yang ia miliki.

“Hal pertama yang harus Anda pahami adalah bahwa saya meninggalkan rumah lebih awal. Mungkin terlalu dini. Ketika Anda berusia 11 tahun, Anda belum siap untuk dunia. Anda pergi ke sana mengejar mimpi, tetapi Anda sendirian, dan sangat mudah tersesat di jalan,” lanjut Pato.

Pato mengawali kariernya pertama kali di futsal hingga usia 10 tahun, sebelum akhirnya pada usia 11 tahun dirinya bergabung Internacional.

Singkat cerita, penampilan Pato di usia muda membuatnya dilirik banyak klub top. Hanya saja, ia melabuhkan hatinya untuk AC Milan karena banyaknya bintang ternama di kubu Rossoneri.

Di AC Milan, semua berjalan indah di awal. Namun, perlahan perjalanan indah itu hancur akibat cedera yang mulai didapat pada 2010.

Cedera itu membuat Pato kehilangan kepercayaan diri. Cedera itu membuatnya merasa sendirian di AC Milan hingga mempengaruhi mentalnya.

Pato pun mengakui selain cedera dirinya juga kerap berpesta. Namun kebiasaan ini tak seperti yang digembar-gemborkan banyak pihak.

“Apakah saya banyak berpesta? Tidak sebanyak seperti yang mereka ingin katakan,” tulis Pato.

“Ketika media menulis kebohongan tentang saya, saya tidak punya PR. Saya seharusnya mengklarifikasi banyak hal, tetapi saya tidak pernah mengerti pentingnya berkomunikasi dan membangun hubungan,” tulis Pato.

Pada akhirnya, Pato yang dihantam badai cedera, kebiasaan berpesta, dan cap buruk dari media harus menerima akibat sehingga kariernya hancur berantakan.

Kini di usia 32 tahun, Pato menjelaskan bahwa dirinya percaya masih bisa tampil di Piala Dunia 2022. Apalagi dirinya kini telah sepenuhnya berubah.

“Saya masih percaya saya bisa pergi ke Piala Dunia. Lihatlah orang-orang seperti Thiago Silva dan Dani Alves, mereka masih bermain bagus di usia 37 dan 39 tahun.”

“Tetapi hal-hal ini terjadi dalam takdir Tuhan. Saya hidup hanya untuk hari ini. Selebihnya terserah Tuhan,” tutup Pato.

[Penulis: Felix Indra Jaya]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MotoGP Brasil 2026: Marco Bezzecchi Menang 4 Kali, Aprilia Makin Dipuji

MotoGP Brasil 2026: Marco Bezzecchi Menang 4 Kali, Aprilia Makin Dipuji

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 10:23 WIB

Sprint Race MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Dramatis

Sprint Race MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Raih Kemenangan Dramatis

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:41 WIB

Hasil Lengkap Sprint Race MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Menggila, Rider Pertamina VR46 Gigit Jari

Hasil Lengkap Sprint Race MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Menggila, Rider Pertamina VR46 Gigit Jari

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:31 WIB

Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an

Nafsu Besar Bos AC Milan, Ingin Mengembalikan Kejayaan Serie A seperti Era 90-an

Bola | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:15 WIB

Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero

Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:30 WIB

Hajar Chelsea di Stamford Bridge, Buktik PSG Lebih Berkualitas

Hajar Chelsea di Stamford Bridge, Buktik PSG Lebih Berkualitas

Bola | Rabu, 18 Maret 2026 | 17:09 WIB

Hasil Liga Champions: Drama Epik Sporting CP hingga Pesta Gol PSG di London

Hasil Liga Champions: Drama Epik Sporting CP hingga Pesta Gol PSG di London

Bola | Rabu, 18 Maret 2026 | 08:06 WIB

Lupakan Agregat, Luis Enrique Tuntut PSG Tampil 'Haus' di Kandang Chelsea

Lupakan Agregat, Luis Enrique Tuntut PSG Tampil 'Haus' di Kandang Chelsea

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:10 WIB

Bawa Modal Agregat 5-2 ke Markas Chelsea, Luis Enrique Haramkan Pemain PSG Santai

Bawa Modal Agregat 5-2 ke Markas Chelsea, Luis Enrique Haramkan Pemain PSG Santai

Bola | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:00 WIB

Jadi Tuan Rumah GP Brasil, Ini Perjalanan Diogo Moreira Sampai di MotoGP

Jadi Tuan Rumah GP Brasil, Ini Perjalanan Diogo Moreira Sampai di MotoGP

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:25 WIB

Terkini

Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah

Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 23:30 WIB

Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian

Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 22:12 WIB

Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Naik, Malaysia Anjlok Drastis Usai Sanksi AFC

Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Naik, Malaysia Anjlok Drastis Usai Sanksi AFC

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 20:39 WIB

Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda

Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 20:06 WIB

Polemik Izin Kerja Memanas! Pihak Go Ahead Eagles Salahkan Dean James dan PSSI?

Polemik Izin Kerja Memanas! Pihak Go Ahead Eagles Salahkan Dean James dan PSSI?

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 19:51 WIB

Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri

Maarten Paes Cs Gagal Kalahkan PSV, Oscar Garcia Sebut Ajax Kehilangan Jati Diri

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 18:46 WIB

Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur

Gagal Angkat Trofi Piala Liga Inggris, Mimpi Arsenal Juara Premier League Juga Terancam Hancur

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 18:36 WIB

Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City

Kepa Arrizabalaga Biang Kerok Kekalahan Arsenal dari Manchester City

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 18:35 WIB

Pemain Timnas Indonesia yang Malas Wajib Was-was! Steven Vitoria Bongkar Sisi Keras John Herdman

Pemain Timnas Indonesia yang Malas Wajib Was-was! Steven Vitoria Bongkar Sisi Keras John Herdman

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 15:22 WIB

Siapa Andrej Kostolansky? Pelatih Kiper Timnas Indonesia yang Bakal Dampingi John Herdman

Siapa Andrej Kostolansky? Pelatih Kiper Timnas Indonesia yang Bakal Dampingi John Herdman

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 15:02 WIB