facebook

Menjaga Semangat Sportivitas di Indonesia Jelang Piala Dunia U-20 2023

Syaiful Rachman
Menjaga Semangat Sportivitas di Indonesia Jelang Piala Dunia U-20 2023
Indonesia bersiap menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2023 (ANTARA/Juns)

Menolak Israel tampil di Piala Dunia U-20 2023 tidak prinsipil dari kacamata sportivitas dan olahraga.

Suara.com - Hingga 30 Juni 2022 sudah sepuluh negara, termasuk tuan rumah Indonesia, memastikan diri lolos ke Piala Dunia U-20 2023 yang akan digelar mulai 20 Mei sampai 11 Juni tahun depan.

Dua zona sudah memastikan wakil-wakilnya bertarung di Jakarta, Surabaya, Bandung, Solo, Palembang dan Gianyar dalam turnamen 24 tim dari lima benua itu.

Kedua zona itu adalah UEFA atau Eropa, dan zona Amerika Tengah, Utara dan Karibia atau CONCACAF.

Eropa mengirimkan wakilnya dari hasil Piala Eropa U-19 2022 yang akan menuntaskan partai final 1 Juli esok di Slovakia.

Baca Juga: 3 Pemain Timnas Indonesia yang Nyatakan Dukungan ke Jordi Amat usai Pindah ke JDT

Eropa sudah memastikan mengirimkan lima tim ke Piala Dunia U-20 di Indonesia itu yang terdiri dari empat semifinalis Piala Eropa U-19 dan satu tim hasil playoff antara dua peringkat ketiga terbaik dari dua grup turnamen ini.

Empat semifinalis itu adalah Prancis, Inggris, Italia, dan Israel, serta Slovakia sebagai pemenang playoff.

Sementara itu, CONCACAF mengirimkan empat semifinalis Piala CONCACAF U-20 2022, yakni Amerika Serikat, Honduras, Dominika, dan Guatemala.

Empat zona lainnya belum memastikan wakilnya, tapi Agustus nanti ada tambahan dua tim dari zona Oseania.

Sedangkan Asia, Afrika dan Amerika Latin baru bisa memastikan wakilnya dari hasil kompetisi U-20 di tiga kawasan ini pada 2023.

Baca Juga: Jordi Amat Bantah Dapatkan Paspor Indonesia Hanya untuk Gabung JDT

Di luar Indonesia, Asia akan mengirimkan empat wakil. Afrika dan Amerika Latin juga empat tim. Ketiga zona sama-sama memberangkatkan empat semifinalis turnamen U-20 di ketiga wilayah itu.

Komentar