facebook

Persib Bandung dan PSS Sleman Masih Sama Kuat, Belum Ada Gol di Babak Pertama

Syaiful Rachman
Persib Bandung dan PSS Sleman Masih Sama Kuat, Belum Ada Gol di Babak Pertama
Pemain PSS Sleman Ze Valente dihadang dua pemain Persib Bandung dalam pertandingan perempat final Piala Presiden 2022 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat (1/7/2022). [Suara.com/Ronald Seger Prabowo]

Kedua tim sama-sama bermain terbuka di sepanjang babak pertama.

Suara.com - Persib Bandung dan PSS Sleman masih sama-sama berpeluang meraih tiket semifinal Piala Presiden 2022. Berhadapan di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat (1/7/2022), kedua tim masih imbang tanpa gol di babak pertama.

Jalannya Pertandingan

Menghadapi PSS Sleman di Stadion Si Jalak Harupat, Persib Bandung mendapat peluang pertamanya di menit ke-4.

Menusuk dari sisi kanan, Ricky Kambuaya berhasil melewati pemain belakang dan kiper PSS Sleman. Namun, ia terjatuh sebelum sempat melepaskan tembakan.

Baca Juga: Pelatih Vietnam Khawatir Kehadiran Suporter Timnas Indonesia U-19 Bakal Bikin Mental Pemain Down

Berdasarkan rekaman pertandingan terlihat ada sentuhan dari M Ridwan ketika Kambuaya terjatuh, namun tidak dianggap sebagai pelanggaran oleh wasit.

Memasuki menit ke-8, PSS menebar ancaman. Mendapat ruang, Rifky melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti.

Beruntung bagi Persib, bola masih mampu dibendung oleh penjaga gawang Fitrul Dwi Rustapa.

Pergerakan Frets Butuan sempat membuat repot barisan pertahanan PSS Sleman di menit 18. Lolos dari kawalan di sisi kiri kotak penalti, Frets melepaskan umpan lambung. Sayang Ezra Walian yang dituju gagal mendapat bola.

PSS Sleman mendapat peluang di menit 30 ketika tiga pemain Super Elang Jawa berhadapan dengan dua pemain belakang Persib.

Baca Juga: Arema FC vs Barito Putera, Eduardo Almeida Bidik Tiket Semifinal Piala Presiden 2022

Namun Ze Valente yang menggiring bola memilih untuk melepaskan tembakan ketimbang mengumpan kepada rekannya yang tidak terkawal. Alhasil, bola berhasil diblok Achmad Jufriyanto.

Komentar