facebook

Thailand Gagal Menang dari Timnas Indonesia U-19, Pelatih: 5-6 Peluang Terbuang

Syaiful Rachman | Adie Prasetyo Nugraha
Thailand Gagal Menang dari Timnas Indonesia U-19, Pelatih: 5-6 Peluang Terbuang
Pelatih Thailand, Salvador Valero Garcia saat konferensi pers usai laga kontra Timnas Indonesia U-19 (Suara.com/Adie Prasetyo Nugraha).

Pelatih Thailand akui sulit membongkar pertahanan Timnas Indonesia U-19.

Suara.com - Pelatih Thailand Salvador Valero Garcia mengaku sulit membongkar pertahanan Timnas Indonesia U-19, terutama di babak pertama.

Pertandingan antara Timnas Indonesia U-19 vs Thailand di matchday ketiga Grup A Piala AFF U-19 2022 berakhir seri. Bermain di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (6/7/2022) kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Thailand memang terus ditekan di babak pertama. Namun, di paruh kedua mereka mulai bisa menemukan celah untuk membongkar pertahanan Timnas Indonesia U-19.

Pesepak bola Indonesia U19 Kakang Rudianto (kiri) mencoba merebut bola mendahului kiper Thailand U19 Narongsak Naengwongsa (kanan) dalam laga penyisihan grup Piala AFF U19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (6/7/2022). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.
Pesepak bola Indonesia U19 Kakang Rudianto (kiri) mencoba merebut bola mendahului kiper Thailand U19 Narongsak Naengwongsa (kanan) dalam laga penyisihan grup Piala AFF U19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (6/7/2022). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.

"Babak pertama kami bermain apik dengan sedikit menekan. Tapi pemain tidak bisa menunggu waktu yang pas, ketika tidak bisa menunggu kami jadi kehilangan banyak kesempatan," kata Garcia dalam konferensi pers usai laga.

Baca Juga: Pertahanan Timnas Indonesia Diacak-acak Thailand di Babak Kedua, Begini Penjelasan Shin Tae-yong

"Paruh pertama kami tidak bisa menemukan celah dari pertahanan yang dibangun Indonesia, makanya main lebih direct. Tapi di paruh kedua kami bermain lebih banyak variasi," terangnya.

Juru formasi asal Spanyol itu menyebut butuh waktu agar bisa menemukan celah untuk menekan Timnas Indonesia U-19. Apalagi, ada keuntungan setelah Marselino Ferdinan cedera.

"Menghadapi Indonesia kita harus belajar. Karena di babak pertama pemain kita lebih bermain direct. Kami akan belajar dari pengalaman ini," ungkapnya.

"Babak pertama memang sulit, tapi paruh kedua kami memiliki kesempatan," ungkapnya.

Sementara terkait kegagalan timnya mencetak gol, ia menyebut anak asuhannya terlalu banyak membuang peluang emas.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-19 dan Thailand Sudahi Laga Tanpa Gol, Shin Tae-yong Singgung Wasit

"Kami tidak bermain bagus saat mendapatkan keuntungan seperti corner, 5-6 peluang terbuang. Lima set piece juga berjalan, karena cross tidak bagus. Mentalitas pemain seharusnya bagus bila berhadapan one on one dengan kiper," pungkasnya.

Komentar