Hugo Lloris Mengeluh Banyak Tekanan ke Pemain untuk Tolak Piala Dunia 2022 karena Isu LGBT: Target Kami Juara

Selasa, 15 November 2022 | 14:48 WIB
Hugo Lloris Mengeluh Banyak Tekanan ke Pemain untuk Tolak Piala Dunia 2022 karena Isu LGBT: Target Kami Juara
Kekecewaan Hugo Lloris usai Tottenham Hotspur dikalahkan Ajax Amsterdam pada leg pertama semifinal Liga Champions. (EMMANUEL DUNAND / AFP)

Suara.com - Kapten Prancis Hugo Lloris mengeluh pemain Piala Dunia 2022 banyak mendapatkan tekanan untuk menyuarakan penolakan terhadap diskriminasi Qatar terhadap LGBT.

Padahal Hugo Lloris menjelaskan pesepak bola yang datang ke Piala Dunia 2022 pasti hanya bertujuan untuk menang.

Qatar memang tengah di bawah tekanan terhadap tuduhan perlakuan tak baik terhadap pekerja asing hingga diskriminasi terhadap kaum LGBT.

“Sejujurnya, saya setuju,” kata Lloris, seperti dikutip dari ESPN.

Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho (kanan) menyalami kiper Hugo Lloris usai laga Liga Inggris 2020/2021 kontra Chelsea di Stamford Bridge, London, Senin (30/11/2020) dini hari WIB. [MATTHEW CHILDS / POOL / AFP]
Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho (kanan) menyalami kiper Hugo Lloris usai laga Liga Inggris 2020/2021 kontra Chelsea di Stamford Bridge, London, Senin (30/11/2020) dini hari WIB. [MATTHEW CHILDS / POOL / AFP]

“Terlalu banyak tekanan pada para pemain. Kami berada di urutan terbawah," tambahnya.

"Jika Anda harus memberikan tekanan, pertama-tama harus 10 tahun yang lalu. Sekarang sudah terlambat. Anda harus memahami bahwa bagi para pemain, kesempatan ini terjadi setiap empat tahun dan Anda ingin setiap kesempatan berhasil. Fokusnya harus di lapangan. Sisanya untuk politisi. Kami adalah atlet."

Hugo Lloris mengatakan tujuannya di Piala Dunia 2022 ini untuk bertanding dan membawa Prancis menjadi juara kembali.

Kiper Tottenham Hotspur, Hugo Lloris memberikan aplaus pada suporter usai laga Liga Inggris kontra Watford di Vicarage Road, Sabtu (1/1/2022) malam WIB. [Glyn KIRK / AFP]
Kiper Tottenham Hotspur, Hugo Lloris memberikan aplaus pada suporter usai laga Liga Inggris kontra Watford di Vicarage Road, Sabtu (1/1/2022) malam WIB. [Glyn KIRK / AFP]

"Menjadi juara bertahan bukanlah tugas yang mudah," tambah Lloris.

"Ini adalah target pertama. Kami harus bermain sebaik mungkin dan kemudian kami tahu ini akan menjadi kompetisi yang berbeda dari babak 16 besar dan seterusnya. Dalam satu pertandingan, segalanya mungkin terjadi," tutup Hugo Lloris.

Baca Juga: 5 Wonderkid yang Diprediksi Bakal Gemparkan Piala Dunia 2022

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI