Alasan Injury Time di Piala Dunia 2022 Lebih Lama Ketimbang Pertandingan di Turnamen Lain

Syaiful Rachman | Suara.com

Rabu, 23 November 2022 | 18:33 WIB
Alasan Injury Time di Piala Dunia 2022 Lebih Lama Ketimbang Pertandingan di Turnamen Lain
Penyerang Iran Mehdi Taremi menyundul bola di sebelah gelandang Inggris Jude Bellingham selama pertandingan sepak bola Grup B Piala Dunia 2022 antara Inggris dan Iran di Stadion Internasional Khalifa di Doha, Qatar, Senin (21/11/2022). [Paul ELLIS / AFP]

Suara.com - Durasi perpanjangan waktu atau injury time di Piala Dunia 2022 jadi sorotan. Pasalnya, durasi yang diberikan dianggap terlalu lama.

Ambil contoh durasi perpanjangan waktu di laga Inggris vs Iran pada Senin (21/11/2022) malam WIB yang total mencapai 27 menit. Di laga itu, Inggris menang dengan skor meyakinkan 6-2.

Gol-gol Tim Tiga Singa dicetak oleh brace Bukayo Saka, lalu masing-masing satu gol dibagi rata oleh Jude Bellingham, Raheem Sterling, Marcus Rashford, dan Jack Grealish. Di kubu Iran, dua gol diborong oleh Mehdi Taremi.

Penyerang Timnas Arab Saudi #11 Saleh Al-Shehri merayakan golnya pada akhir matchday pertama Grup C Piala Dunia 2022 antara Argentina vs Arab Saudi di Stadion Lusail di Lusail, utara Doha pada 22 November 2022.Khaled DESOUKI / AFP.
Penyerang Timnas Arab Saudi #11 Saleh Al-Shehri merayakan golnya pada akhir matchday pertama Grup C Piala Dunia 2022 antara Argentina vs Arab Saudi di Stadion Lusail di Lusail, utara Doha pada 22 November 2022.Khaled DESOUKI / AFP.

Selain hujan gol, jumlah tambahan waktu di laga tersebut juga mencuri perhatian. Di babak pertama, tambahan waktunya mencapai 14 menit dan di babak kedua sampai 13 menit sehingga totalnya menjadi 27 menit.

Memang di laga tersebut sempat terjadi insiden benturan yang membuat kiper Iran, Alireza Beiranvand, harus mendapat perawatan intensif.

Durasi tambahan waktu terpanjang kedua adalah pada laga Wales vs Amerika Serikat yang berakhir dengan skor imbang 1-1. Laga tersebut berlangsung lebih dari 104 menit dengan sembilan menit tambahan.

Berikutnya, pada pertemuan Belanda vs Senegal yang berujung dengan skor 2-0, ada lebih dari 100 menit yang dimainkan. Bahkan, pertandingan pembukaan Piala Dunia 2022 antara tuan rumah Qatar vs Ekuador melebihi durasi 100 menit.

Mengenai kondisi ini, Kepala Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, memberikan penjelasan. Mantan wasit asal Italia itu pun sudah mengingatkan kepada para penonton untuk mengantisipasi hal seperti ini di Piala Dunia 2022.

Ia mengatakan kepada semua pihak agar tidak terkejut dengan keputusan tersebut. Apalagi jika melihat asisten atau ofisial wasit mengangkat papan elektronik tambahan waktu dengan angka yang berbeda dari biasanya, yakni enam sampai delapan menit.

Menurutnya, tambahan waktu yang panjang ini untuk mengganti waktu yang terbuang di lapangan. Biasanya, durasi permainan menjadi terpotong karena ada pemain cedera atau wasit yang memeriksa VAR.

"Kami tidak mau penonton terkejut ketika wasit keempat mengangkat papan injury time dengan angka 'besar' seperti enam, tujuh, delapan menit atau di atasnya. Jika waktu di lapangan berjalan dengan aktif, maka hal itu tidak akan terjadi," jelasnya kepada ESPN.

"Pikirkan, satu perayaan gol bisa memakan waktu satu sampai satu setengah menit. Lalu misalnya tim itu bikin tiga gol, berarti bisa sampai lima menit waktu terbuang," tambahnya.

[Penulis: Aditia Rizki]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prediksi Belgia vs Kanada di Grup F Piala Dunia 2022: Preview, Skor, Susunan Pemain

Prediksi Belgia vs Kanada di Grup F Piala Dunia 2022: Preview, Skor, Susunan Pemain

Bola | Rabu, 23 November 2022 | 15:10 WIB

Prediksi Spanyol vs Kosta Rika di Piala Dunia 2022: Catatan Pertemuan, Susunan Pemain dan Skor Pertandingan

Prediksi Spanyol vs Kosta Rika di Piala Dunia 2022: Catatan Pertemuan, Susunan Pemain dan Skor Pertandingan

Bola | Rabu, 23 November 2022 | 07:45 WIB

Prediksi Jerman vs Jepang di Piala Dunia 2022, Adu Kuat Siapa yang Jadi Raja di Grup Neraka

Prediksi Jerman vs Jepang di Piala Dunia 2022, Adu Kuat Siapa yang Jadi Raja di Grup Neraka

Bola | Rabu, 23 November 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol

Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:36 WIB

Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia

Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:31 WIB

FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026

FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:26 WIB

Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero

Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:30 WIB

FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global

FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:09 WIB

Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool

Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:15 WIB

Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?

Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:05 WIB

Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong

Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:10 WIB

Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026

Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:03 WIB

Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga

Orleans Masters 2026: Tumbang dari Unggulan, Ubed Akui Petik Pelajaran Berharga

Bola | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:02 WIB