Duit Proyek Piala Dunia 2022 Mengalir ke Taliban, Mulai dari Sediakan Alat Konstruksi Bangun Stadion

Pebriansyah Ariefana

Senin, 28 November 2022 | 11:15 WIB
Duit Proyek Piala Dunia 2022 Mengalir ke Taliban, Mulai dari Sediakan Alat Konstruksi Bangun Stadion
Seorang tentara Taliban saat berpatroli di pusat Kota Kabul. (foto: AFP)

Suara.com - Taliban dilaporkan mendapatkan keuntungan dari protek Piala Dunia 2022 Qatar. Taliban ikut terlibat menyediakan jasa dan alat untuk pembangunan proyek Piala Dunia 2022.

Dilaporkan Telegraph, Taliban menghasilkan jutaan dolar dari Piala Dunia 2022 dengan menyediakan peralatan konstruksi untuk membangun stadion di Qatar.

Bahkan pejabat senior Taliban mengambil keuntungan itu terkait dengan pembicaraan damai.

Mereka ikut protek Piala Dunia 2022 dengan cara mensubkontrakkan alat berat untuk infrastruktur turnamen selama 10 terakhir.

Itu berdasarkan sumber dari pejabatan Taliban di Doha.

Sebagian anggota Taliban tinggal di Doha, Ibu Kota Qatar yang menjadi lokasi Piala Dunia 2022 kali ini. Di sana mereka terlibat dalam pembicaraan damai jangka panjang dengan AS dan PBB.

“Taliban banyak berinvestasi dalam pembangunan Piala Dunia dan turnamen itu adalah bebek emas. Mereka dibayar jutaan,” kata sumber itu.

“Beberapa anggota Taliban masing-masing memiliki antara enam dan sepuluh mesin berat di Doha dan akan menghasilkan hingga 10.000 poundsterling per mesin per bulan.”

Sementara itu dua sumber senior Taliban yang terpisah menggambarkan bagaimana para pejabat Taliban diberikan fasilitas tinggal di negara itu selama negosiasi damai.

baca juga

Telegraph telah diberi tahu bahwa uang pembayaran itu awalnya dibayarkan secara tunai.

Lalu kemudian ditransfer langsung ke rekening bank pejabat Taliban, sehingga menyulitkan otoritas AS dan Qatar untuk melacak pengeluaran.

Orang-orang Qatar mengklaim pembayaran bulanan “dipantau dalam koordinasi” dengan AS, “termasuk jumlah total dan bagaimana serta di mana dibelanjakan”.

Dalam hal ini otoritas Qatar diklaim tidak melakukan kesalahan dan tidak terlibat.

Seorang pejabat pemerintah Qatar mengatakan Kantor politik Taliban di Doha didirikan atas permintaan khusus pemerintah AS pada tahun 2013, dan berkoordinasi dengan bekas pemerintah Afghanistan, dengan tujuan mendorong dialog menuju perdamaian.

“Kantor politik dan aktivitasnya dipantau dan dilibatkan—dengan persyaratan yang disepakati dan dikoordinasikan dengan Amerika Serikat. Dengan demikian, Amerika Serikat memiliki visibilitas penuh pada semua pengaturan dan hal-hal yang berkaitan dengan menjadi tuan rumah kantor politik Taliban di Qatar. Setiap tindakan yang diambil atau pengaturan yang dibuat sesuai dengan kewajiban Qatar di bawah hukum internasional, dan di bawah hukum dan peraturan AS dan Qatar yang relevan.”

The Telegraph juga telah menghubungi FIFA untuk memberikan komentar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Pernah Menang di Dua Laga, Begini Hitung-hitungan Jerman Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2022

Tak Pernah Menang di Dua Laga, Begini Hitung-hitungan Jerman Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2022

Bola | Senin, 28 November 2022 | 11:02 WIB

Momen Hangat Ronaldo Teraktir Skuad Timnas Portugal di Sela Piala Dunia 2022 Doha, Lupakan Masalah Manchester United

Momen Hangat Ronaldo Teraktir Skuad Timnas Portugal di Sela Piala Dunia 2022 Doha, Lupakan Masalah Manchester United

Bola | Senin, 28 November 2022 | 10:56 WIB

Investor Arab Saudi dan Qatar Mau Beli Liverpool, Menawar dengan Harga Rp 56,7 Triliun

Investor Arab Saudi dan Qatar Mau Beli Liverpool, Menawar dengan Harga Rp 56,7 Triliun

Bola | Senin, 28 November 2022 | 10:39 WIB

Terkini

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

×