Investor Arab Saudi dan Qatar Mau Beli Liverpool, Menawar dengan Harga Rp 56,7 Triliun

Pebriansyah Ariefana
Investor Arab Saudi dan Qatar Mau Beli Liverpool, Menawar dengan Harga Rp 56,7 Triliun
Manajer Liverpool Jurgen Klopp menegaskan timnya bukan cuma jago kandang usai menang 2-1 atas Tottenham Hotspur di matchday pekan ke-15 Liga Inggris 2022-2023 di Stadion Tottenham Hotspur, London, Senin (7/11/2022) dini hari WIB. [AFP]

Mereka juga ingin mengambilnya dari tangan pemiliknya saat ini, Fenway Sports Group (FSG).

Suara.com - Investor konsorsium Arab Saudi dan Qatar dilaporkan sudah mengadakan diskusi untuk membeli Klub Liga Inggris Liverpool dengan nilai hingga 3 miliar poundsterling atau sekira Rp 56,7 triliun.

Dilaporkan Daily Star, perwakilan konsorsium dari Arab Saudi dan Qatar telah mengindikasikan bahwa mereka akan bersedia untuk membeli klub tersebut.

Mereka juga ingin mengambilnya dari tangan pemiliknya saat ini, Fenway Sports Group (FSG).

Konsorsium telah menghubungi direktur FSG Mike Gordon, orang yang ditugaskan untuk menjual klub bergengsi Inggris tersebut.

Baca Juga: Jadwal Piala FA Putaran Keempat Lengkap: Manchester City Tantang Arsenal, Manchester United Hadapi Reading

Namun FSG masih berusaha Liverpool tidak dijual dengan perusahaan milik negata. Mereka ingin Liverpool dimiliki perorangan atau perusahaan non pemerintah.

Sebab kedua konsorsium Arab Saudi dan Qatar ini masih terkait dengan keluarga kerajaan.

Sebelumnya Menteri Olahraga Arab Saudi Pangeran Abdulaziz bin Turki Al-Faisal mendorong setiap tawaran pengambilalihan untuk Liverpool dan Manchester United.

“Dari sektor swasta, saya tidak bisa berbicara atas nama mereka, tetapi ada banyak minat dan selera dan ada banyak gairah tentang sepak bola," katanya.

“Kami pasti akan mendukungnya jika ada sektor swasta [Saudi] yang masuk, karena kami tahu itu akan berdampak positif pada olahraga di dalam kerajaan.”

Baca Juga: Mulai Dapat Tempat di Starting XI, Liverpool Perpanjang Kontrak Stefan Bajcetic

Sebelumnya Dana Investasi Publik (PIF) yang didukung Saudi telah membeli Newcastle.