Proliga 2023 Gunakan VAR, Liga 1 dan Sepak Bola Indonesia Makin Ketinggalan

Syaiful Rachman

Jum'at, 24 Februari 2023 | 20:55 WIB
Proliga 2023 Gunakan VAR, Liga 1 dan Sepak Bola Indonesia Makin Ketinggalan
Ilustrasi VAR. [John THYS / AFP]

Suara.com - Kompetisi kasta tertinggi Voli di Indonesia, Proliga 2023, sudah menggunakan sistem yang mirip dengan konsep Video Assistant Referee alias (VAR) dalam sepak bola, dan hal itu membuat sepak bola Indonesia, terutama Liga 1, semakin tertinggal.

Penggunaan perangkat yang serupa dengan VAR di Proliga 2023 ini disebut sebagai Video Challenge. Teknologi ini dianggap canggih untuk meningkatkan level kompetisi bola voli nasional.

Wasit asal Jerman Aytekin melihat layar VAR (Video Assistant Referee) saat Inggris menghadapi Italia di laga persahabatan di Wembley. Ian KINGTON / AFP
Wasit asal Jerman Aytekin melihat layar VAR (Video Assistant Referee) saat Inggris menghadapi Italia di laga persahabatan di Wembley. Ian KINGTON / AFP

Sebagai informasi, penerapan teknologi Video Challenge ini sudah mulai diterapkan pada ajang Final Four Proliga 2023 pada Kamis (23/2/2023).

Penggunaan teknologi ini memang sangat mirip dengan konsep VAR dalam dunia sepak bola. Tujuannya adalah untuk membantu wasit dalam mengambil keputusan.

Sebelumnya, penerapan sistem Video Challenge di Proliga 2023 ini sudah mengantongi izin dari pihak Federasi Bola Voli Asia (AVC).

Di media sosial, netizen memang sudah mulai gerah dengan kemajuan penyelenggaraan dan tata kelola sepak bola Indonesia.

Jika kompetisi bola voli sudah mulai menerapkan teknologi Video Challenge, sepak bola justru dinilai masih jalan di tempat karena tak kunjung menggunakan VAR.

Hal ini juga semakin memperlihatkan bahwa level kompetisi sepak bola Indonesia sudah semakin tertinggal. Apalagi, negara-negara ASEAN seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura sudah mulai menggunakan VAR.

Netizen juga menganggap bahwa sepak bola sebagai cabor paling favorit dan diminati masyarakat justru tertinggal dengan bola voli.

baca juga

“Kok bisa ya, cabor itu udah mah paling terkenal, pastinya dana dari pemerintah juga kucur tapi stagnan terus kompetisinya, kalah sama futsal, badminton, dan voli. 3 kompetisi ini sudah ada "var" lo, masak cabor itu belum, alasannya SDM-nya belum sampai. Berarti dipelihara dong?” tulis akun @shfwnzz.

“SDM bola sepak masih down grade. Kalah sama cabor yg kurang tenar udah semakin selangkah lebih maju. Serta sponsor nya konsisten kalau cabor lain. Lah iniii cabor bola sepak gede2an sponsor ship, tapi liga gitu2 ajaa,” tulis @lipieswell.

[Penulis: Muh Faiz Alfarizie]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemain Timnas Indonesia Optimistis Tatap Piala Asia U-20 2023

Pemain Timnas Indonesia Optimistis Tatap Piala Asia U-20 2023

Bola | Jum'at, 24 Februari 2023 | 20:09 WIB

Marselino Ferdinan Absen di Piala Asia U-20 2023, Arkhan Fikri Siap Berikan yang Terbaik untuk Timnas Indonesia

Marselino Ferdinan Absen di Piala Asia U-20 2023, Arkhan Fikri Siap Berikan yang Terbaik untuk Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 24 Februari 2023 | 19:22 WIB

2 Pemain Keturunan dalam Skuad Timnas Indonesia U-20 untuk Piala Asia U-20 2023

2 Pemain Keturunan dalam Skuad Timnas Indonesia U-20 untuk Piala Asia U-20 2023

Bola | Jum'at, 24 Februari 2023 | 19:15 WIB

Terkini

Mohamed Salah Cedera, Lini Pertahanan Australia Ogah Lengah di Laga Hidup Mati Piala Dunia 2026

Mohamed Salah Cedera, Lini Pertahanan Australia Ogah Lengah di Laga Hidup Mati Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:47 WIB

Hong Myung-bo Ditolak Restoran hingga Kena Ancaman Pembunuhan usai Korsel Tersingkir di Piala Dunia

Hong Myung-bo Ditolak Restoran hingga Kena Ancaman Pembunuhan usai Korsel Tersingkir di Piala Dunia

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:47 WIB

Hasil Piala Dunia 2026, Meksiko Lolos Babak 16 Besar Usai Bungkam Ekuador 2-0

Hasil Piala Dunia 2026, Meksiko Lolos Babak 16 Besar Usai Bungkam Ekuador 2-0

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:15 WIB

Kylian Mbappe Tempel Lionel Messi! Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 Makin Panas

Kylian Mbappe Tempel Lionel Messi! Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 Makin Panas

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:14 WIB

Thomas Tuchel Waspadai Perlawanan RD Kongo di Tengah Krisis Lini Belakang

Thomas Tuchel Waspadai Perlawanan RD Kongo di Tengah Krisis Lini Belakang

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:05 WIB

Jeremy Doku Kembali! Skuad Belgia Lengkap Hadapi Senegal di 32 Besar Piala Dunia 2026

Jeremy Doku Kembali! Skuad Belgia Lengkap Hadapi Senegal di 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:44 WIB

Tanpa Edouard Mendy, Senegal Tetap Pede Bisa Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026

Tanpa Edouard Mendy, Senegal Tetap Pede Bisa Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:24 WIB

Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026

Kylian Mbappe: Messi Boleh Cetak Gol Lebih Banyak, tapi Prancis yang Juara Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:15 WIB

Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Dihajar Maroko, KNVB Siap Bawa ke Ranah Hukum

Putra Patrick Kluivert Jadi Korban Rasis usai Belanda Dihajar Maroko, KNVB Siap Bawa ke Ranah Hukum

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:01 WIB

Belanda Kena Getahnya, Teknik Stutter Penalti Mulai Kehilangan Efektivitas di Piala Dunia 2026?

Belanda Kena Getahnya, Teknik Stutter Penalti Mulai Kehilangan Efektivitas di Piala Dunia 2026?

Bola | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:00 WIB

×