Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 29 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 00:45 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 00:45 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 00:45 WIB
Liga champions 20 Januari 2026 | 22:30 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 9 Desember 2025 | 22:30 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 6 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 6 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 6 November 2025 | 03:00 WIB

Edin Terzic: Selamat Bayern Muenchen, Kami Tidak Bahagia

Minggu, 28 Mei 2023 | 11:05 WIB
Edin Terzic: Selamat Bayern Muenchen, Kami Tidak Bahagia
Pelatih Borussia Dortmund, Edin Terzic menghadiri konferensi pers jelang laga Liga Champions 2022/2023 kontra FC Copenhagen. [SASCHA SCHUERMANN / AFP]

Suara.com - Pelatih Borussia Dortmund Edin Terzic kecewa gagal juara Bundesliga atau Liga Jerman 2022/2023. Namun dia memberikan selamat ke sang juara Bayern Muenchen.

Dortmund gagal memanfaatkan peluang juara setelah di pekan sebelumnya menyalip sang rival, Bayern Muenchen di puncak klasemen dengan keunggulan dua poin dan hanya membutuhkan satu kemenangan tanpa memperdulikan hasil tim asuhan Thomas Tuchel.

“Selamat untuk FC Bayern. Ini adalah gelar paling serius yang bisa Anda menangkan. Ketika Anda berada di puncak setelah 34 putaran pertandingan, Anda pantas mendapatkannya, terlepas dari bagaimana itu terjadi," kata Edin Terzic di awal konferensi persnya, dilansir dari laman resmi Dortmund, Minggu.

“Anda dapat melihat betapa sulitnya olahraga yang membuat kami jatuh cinta ini. Ini sangat menyakitkan: tidak ada akhir yang bahagia bagi kami musim ini,” lanjutnya.

Di pekan terakhir pertandingan Bundesliga itu, Dortmund tertinggal dua gol terlebih dahulu lewat Andreas Hanche-Olsen di menit ke-15 dan Karim Onisiwo di menit ke-24.

Menurut Terzic, dua gol ini membuat timnya tertekan dan tidak bisa bermain lepas di babak pertama.

“Kami memulai dengan baik, mengontrol dan berhasil menciptakan peluang. Setelah gol pertama kami kebobolan dan terutama setelah gol kedua, Anda bisa melihat bagaimana berat bola dan kaki kami menjadi berat,” kata pelatih asal Jerman itu.

Tim tuan rumah lalu bangkit di babak kedua dengan mencetak dua gol melalui Raphael Guerreiro di menit ke-69 dan Niklas Sule di menit ke-90+6.

Namun, meski mampu bangkit di babak kedua, dua gol itu tidak cukup mengantarkan Die Borussen menjuarai Liga Jerman karena di jam yang sama Bayern menang 2-1 dari FC Cologne. Dengan koleksi poin yang sama yaitu 71 poin, hasil ini membuat The Bavarians kembali menjuarai liga musim ini atau yang ke-11 kali berturut-turut sejak musim 2012/2013 karena unggul selisih gol.

Baca Juga: Link Live Streaming Borussia Dortmund vs Mainz di Liga Jerman, Segera Kick Off

“Di jeda paruh waktu, para pemain percaya bahwa musim ini sangat gila sehingga kami juga bisa membalikkan keadaan. Kami mencoba segalanya sampai akhir,” ucap Terzic.

Dalam kesempatan yang sama, pelatih 40 tahun itu sangat kecewa tidak bisa membawa timnya meraih kemenangan dan mempersembahkan hadiah istimewa bagi para fans yang hadir memenuhi Signal Iduna Park.

"Mereka sudah ada di sana sejak hari pertama. Sangat menyakitkan bahwa kami tidak dapat memberi mereka hadiah hari ini,” ucap Terzic.

Lebih lanjut, Terzic yakin rasa sakit hati akibat gagal menjuarai Liga Jerman musim ini itu akan menjadikan motivasi baginya dan timnya untuk tampil lebih baik di musim-musim selanjutnya.

“Terlepas dari betapa hebatnya rasa sakit hari ini, itu akan menjadi motivasi untuk besok. Kami sangat dekat. Kami berada di jalur yang sangat bagus terutama di paruh kedua musim. Itu akan terbayar suatu hari nanti,” pungkas Terzic.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI