Ini 2 Masalah Krusial Liga 1 yang Tak Kunjung Usai Menurut Erick Thohir

Reky Kalumata | Suara.com

Senin, 17 Juli 2023 | 15:56 WIB
Ini 2 Masalah Krusial Liga 1 yang Tak Kunjung Usai Menurut Erick Thohir
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir (pssi.org)

Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dua masalah krusial yang belum terselesaikan di Liga 1. Masalah tersebut adalah masalah wasit dan suporter.

Liga 1 2023-2024 baru saja menyelesaikan pekan ketiga dengan pertandingan Persija Jakarta vs Bhayangkara FC berakhir dengan skor 4-1.

Namun, dalam tiga pekan tersebut, kompetisi ini sudah menghadapi banyak kontroversi. Kejadian kontroversial dalam Liga 1 bukanlah hal baru, karena selalu ada kejadian-kejadian tersebut setiap musim.

Permasalahan yang sering muncul adalah kritik terhadap keputusan wasit Liga 1 dan masalah suporter.

Meskipun masalah ini bukan hal baru dalam sepak bola Indonesia, pada musim ini, PSSI berusaha melakukan perubahan untuk membawa sepak bola Indonesia ke arah yang lebih baik.

Di bawah kepemimpinan Erick Thohir, PSSI telah menjalin kerja sama dengan Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) untuk memperbaiki kompetisi.

Perwakilan dari Jepang telah datang ke Indonesia untuk melakukan seleksi wasit. Seleksi wasit dilakukan langsung oleh perwakilan JFA, yaitu Yoshimi Ogawa dan Toshiyuki Nagi.

Setelah seleksi, pelatihan diberikan kepada wasit-wasit Liga 1 yang memimpin pertandingan musim ini. Namun, meskipun pelatihan sudah dilakukan, masih banyak kontroversi yang terjadi dalam pertandingan Liga 1.

Melihat situasi ini, Erick Thohir mengungkapkan keprihatinannya karena PSSI telah berusaha secara serius untuk mempersiapkan kompetisi agar berjalan lebih baik.

Erick, yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN, menekankan bahwa PSSI memiliki target untuk menjadikan kompetisi Indonesia sebagai yang terbaik di Asia Tenggara.

Sebelum Liga 1 dimulai, PSSI telah bekerja sama dengan Jerman dan Jepang untuk memperbaiki masalah yang terjadi di Liga Indonesia agar tidak terulang.

Namun, dalam tiga pekan kompetisi berjalan, banyak masalah yang muncul. Situasi ini membuat Erick Thohir prihatin karena PSSI telah melakukan persiapan dengan sungguh-sungguh.

Namun, kenyataannya, keputusan yang telah dilatihkan oleh wasit-wasit berpengalaman dari Jepang belum sepenuhnya diterapkan dengan baik di lapangan.

Erick mengakui bahwa keputusan wasit di lapangan masih bermasalah.

"Saya prihatin dengan dua masalah saat ini, yaitu wasit yang telah diseleksi oleh wasit Jepang, tetapi implementasinya di lapangan belum baik," ujar Erick Thohir kepada awak media di Bali, pada Minggu (16/7/2023).

Meskipun mengakui bahwa keputusan wasit dalam Liga 1 masih kontroversial, Erick meminta agar semua pihak bersabar karena wasit juga manusia dan dapat membuat keputusan yang salah.

Namun, ia tidak menyangkal bahwa ada beberapa wasit yang tidak boleh memimpin pertandingan di masa depan karena kesalahan yang mereka lakukan, dan PSSI memberikan sanksi dengan menangguhkan mereka terlebih dahulu.

"Jangan langsung kehilangan semangat, saling menyalahkan. Perbaiki lagi," ucap Erick Thohir

"Wasit juga manusia, tetapi ada beberapa wasit yang tidak boleh memimpin pertandingan dalam beberapa kesempatan," lanjutnya.

Lebih lanjut, Erick, yang berusia 53 tahun, mengatakan bahwa perbaikan ini membutuhkan waktu dan tidak dapat selesai dengan cepat.

Menurut Erick, semua pihak perlu waktu untuk melakukan perbaikan.

"Perbaikan tidak akan selesai hari ini. Butuh waktu dan kesabaran. Tapi jika ada kecurangan dan pelanggaran di lapangan, saya akan langsung mengambil tindakan," kata Erick.

Selain itu, masalah kedua yang menjadi sorotan adalah adanya suporter tim tamu yang tetap datang ke stadion.

Sebelum Liga 1 dimulai, PSSI, PT LIB (Liga Indonesia Baru), kepolisian, dan klub sepakat bahwa suporter tim tamu dilarang hadir di stadion.

Namun, kenyataannya, rencana ini tidak berjalan dengan baik ketika Liga 1 dimulai. Erick Thohir menyoroti masalah suporter yang belum terselesaikan dalam sepak bola Indonesia.

Kejadian terbaru adalah beberapa suporter Arema FC, Aremania, yang berhasil masuk ke Stadion Brawijaya, Kediri, saat melawan Persik Kediri.

Pertandingan antara Persik Kediri dan Arema FC di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Sabtu (15/7/2023), tidak berjalan dengan baik.

Setelah pertandingan selesai, ada beberapa suporter tim tamu yang terlihat telah masuk ke Stadion Brawijaya.

Kehadiran suporter ini menyebabkan suporter Persik marah hingga terjadi keributan, dan tersebar video yang menunjukkan seseorang yang diduga sebagai penyusup yang menjadi korban pengeroyokan oleh beberapa pendukung.

Pria yang diduga penyusup itu diserang oleh beberapa suporter sebelum akhirnya dihentikan oleh orang lain.

Melihat hal ini, Erick merasa kesal karena kesepakatan bersama yang sudah dibuat tidak bisa dilaksanakan dengan baik.

Padahal, FIFA tetap memantau sepak bola Indonesia selama dua tahun ke depan. Namun, masih ada suporter yang memaksakan masuk ke stadion lawan meskipun sudah ada larangan

"Sama dengan suporter, malam tadi terjadi kerusuhan dalam pertandingan PSM Makassar. Tiba-tiba ada suporter tamu yang datang, padahal sudah ada kesepakatan dengan FIFA dan pemerintah Indonesia, serta kesepakatan liga dengan kepolisian bahwa tidak ada suporter tamu yang boleh hadir di stadion," ungkap Erick.

"Suporter tuan rumah saja sudah bertengkar kemarin," tambahnya.

Akibat situasi ini, Erick menegaskan bahwa Indonesia saat ini berada dalam ancaman sanksi dari FIFA.

Jika kerusuhan terus terjadi baik dari pemain maupun suporter, Indonesia bisa menghadapi sanksi yang berat.

Oleh karena itu, Erick meminta semua pihak, khususnya suporter, untuk lebih matang ke depannya.

Terlebih lagi, Tragedi Kanjuruhan belum terselesaikan dan kejadian ini akan selalu menjadi luka bagi sepak bola Indonesia.

Sebanyak 135 orang tewas, tetapi tidak semua pihak melakukan introspeksi diri.

Ia berharap para suporter dapat memperbaiki diri agar ke depannya lebih baik dan Indonesia tidak akan menghadapi sanksi.

"Ini yang kita lihat kemarin, mari para suporter menjadi bagian dari transformasi dan jangan lupakan Tragedi Kanjuruhan yang belum selesai. FIFA masih mengawasi kita selama dua tahun," ujar Erick.

"Oleh karena itu, ada aturan bahwa suporter tamu dilarang selama dua tahun."

"Jika kejadian ini terus berlanjut tanpa ada introspeksi dari kita, dari suporter, klub, dan panitia tamu, percayalah, kita akan dihukum. Apakah kita ingin dihukum lagi?"

Permasalahan wasit dan suporter tetap menjadi masalah utama yang belum terselesaikan dalam Liga 1. Oleh karena itu, Erick berharap agar semua pihak dapat melakukan perbaikan pada musim ini dan di masa depan.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persija Jakarta Pilih Fokus daripada Bicara Persaingan di Papan Atas Klasemen BRI Liga 1

Persija Jakarta Pilih Fokus daripada Bicara Persaingan di Papan Atas Klasemen BRI Liga 1

Bola | Senin, 17 Juli 2023 | 15:27 WIB

H-3 Penutupan Bursa Transfer, Persija Masih Tunggu Kedatangan Dua Legiun Asing Lagi

H-3 Penutupan Bursa Transfer, Persija Masih Tunggu Kedatangan Dua Legiun Asing Lagi

Bola | Senin, 17 Juli 2023 | 15:20 WIB

3 Alasan Luis Milla Cocok Jadi Pelatih Bali United Gantikan Teco

3 Alasan Luis Milla Cocok Jadi Pelatih Bali United Gantikan Teco

Bola | Senin, 17 Juli 2023 | 14:35 WIB

Terkini

Waspada Timnas Indonesia! St Kitts and Nevis Diperkuat 9 Pemain Didikan Liga Inggris

Waspada Timnas Indonesia! St Kitts and Nevis Diperkuat 9 Pemain Didikan Liga Inggris

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 07:45 WIB

Kata-kata Marc Klok Usai Tak Tembus Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Kata-kata Marc Klok Usai Tak Tembus Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 06:16 WIB

Elkan Baggott Tiba di Jakarta Jelang Bela Timnas Indonesia

Elkan Baggott Tiba di Jakarta Jelang Bela Timnas Indonesia

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 06:00 WIB

Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0

Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0

Bola | Senin, 23 Maret 2026 | 05:33 WIB

Jay Idzes Dkk Sukses Tahan Imbang Juventus, Fabio Grosso: Keberanian Kami Dibayar Lunas

Jay Idzes Dkk Sukses Tahan Imbang Juventus, Fabio Grosso: Keberanian Kami Dibayar Lunas

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:35 WIB

Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola

Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:05 WIB

Eliano Reijnders Siap Sikut Rekan Sendiri Demi Masuk Starting XI Timnas Indonesia

Eliano Reijnders Siap Sikut Rekan Sendiri Demi Masuk Starting XI Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:00 WIB

Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Elkan Baggott Duet dengan Jay Idzes?

Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Elkan Baggott Duet dengan Jay Idzes?

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kabar Buruk dari Jerman! Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Cedera Lutut

Kabar Buruk dari Jerman! Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Cedera Lutut

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:35 WIB

Juventus Tak Mampu Kalahkan Jay Idzes Cs, Begini Luapan Kekecewaan Spalletti

Juventus Tak Mampu Kalahkan Jay Idzes Cs, Begini Luapan Kekecewaan Spalletti

Bola | Minggu, 22 Maret 2026 | 17:20 WIB